TULUNGAGUNG – Pemerintah Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, menggelar kegiatan REMBUK STUNTING sebagai upaya perencanaan pencegahan dan penanganan stunting untuk Tahun Anggaran 2027. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Pojok dan diikuti oleh sebanyak 45 peserta dari berbagai unsur terkait.
REMBUK STUNTING ini dihadiri oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat (PM) Kecamatan Campurdarat, Beni Nurswasono, S.E, serta perwakilan Puskesmas Campurdarat, Rizquna Hidayatul N.M. Turut hadir pula perangkat desa, kader kesehatan, kader posyandu, tokoh masyarakat, dan unsur pendukung lainnya.

Dalam forum tersebut dibahas berbagai strategi dan program prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2027, mulai dari upaya pencegahan stunting sejak dini, peningkatan gizi ibu hamil dan balita, penguatan peran posyandu, hingga sinergi lintas sektor dalam penanganan stunting di Desa Pojok.
Kepala Desa Pojok, Ismiati, dalam keterangannya menyampaikan bahwa rembuk stunting merupakan langkah penting untuk menyamakan persepsi dan menyusun program yang tepat sasaran.
“Melalui REMBUK STUNTING ini, kami ingin memastikan bahwa perencanaan kegiatan pencegahan dan penanganan stunting di Desa Pojok benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat. Harapannya, dengan kolaborasi semua pihak, angka stunting dapat terus ditekan dan kualitas kesehatan anak-anak di Desa Pojok semakin baik,” ujar Ismiati, Selasa (20/01/2026).
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Desa Pojok untuk mendukung program nasional percepatan penurunan stunting melalui penganggaran dan pelaksanaan kegiatan yang berkelanjutan.
Dengan dilaksanakannya REMBUK STUNTING ini, diharapkan Desa Pojok mampu merumuskan program yang efektif dan terintegrasi demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang.
PENULIS : Anwar C



























