KABUPATEN TANGERANG, BANTEN — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 8 Oktober 2026, Sejumlah ruas jalan di kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, akan mengalami pengalihan arus pada Sabtu malam, 10 Oktober 2026. Rekayasa lalu lintas tersebut diberlakukan untuk mendukung pelaksanaan Korpri Night Run 2026, sekaligus menjaga keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat selama kegiatan berlangsung. Pengguna jalan diimbau memperhatikan rambu, arahan petugas, serta informasi mengenai akses alternatif yang disiapkan di sekitar lokasi acara.
Korpri Night Run 2026 merupakan ajang lari malam berskala nasional yang diselenggarakan oleh Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri). Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-394 Kabupaten Tangerang. Selain mendorong gaya hidup sehat, penyelenggaraan lomba tersebut diharapkan dapat memperkuat kebersamaan serta memperkenalkan kawasan Gading Serpong sebagai salah satu pusat kegiatan masyarakat dan olahraga di Kabupaten Tangerang.
Ketua Panitia Korpri Night Run 2026, Arief Rahman Hakim, menyampaikan bahwa acara dijadwalkan dimulai pada pukul 19.30 WIB. Perlombaan itu diperkirakan diikuti ribuan pelari dari berbagai daerah. Peserta akan menempuh jarak 5 kilometer dengan titik awal berada di Hotel Atria, Kabupaten Tangerang. Waktu pelaksanaan pada malam hari dipilih untuk memberikan pengalaman berbeda bagi peserta sekaligus menyesuaikan rangkaian agenda peringatan daerah.
Dengan adanya kegiatan tersebut, kepadatan lalu lintas berpotensi meningkat, terutama di ruas jalan yang terhubung dengan area Hotel Atria dan jalur perlombaan. Masyarakat yang tidak berkepentingan menuju lokasi disarankan mengatur waktu perjalanan atau menggunakan jalur lain selama pengalihan berlangsung. Sementara itu, peserta dan pendamping diharapkan datang lebih awal, mengikuti petunjuk panitia, serta mematuhi ketentuan keselamatan agar pelaksanaan Korpri Night Run 2026 berjalan tertib.
Pengaturan lalu lintas selama Korpri Night Run 2026 disiapkan untuk menjaga keselamatan peserta sekaligus mempertahankan kelancaran mobilitas masyarakat di kawasan Gading Serpong. Rekayasa arus kendaraan diberlakukan pada ruas yang menjadi lintasan utama kegiatan, terutama jalur dari Taco Bell hingga Hotel Atria. Ruas tersebut akan ditutup total bagi kendaraan bermotor mulai pukul 18.30 WIB sampai 20.30 WIB. Selama periode itu, kendaraan tidak dapat melintas di jalur yang digunakan para pelari.
Penutupan pada ruas utama tersebut bersifat sementara dan mengikuti waktu pelaksanaan kegiatan. Petugas akan ditempatkan di sejumlah titik untuk mengarahkan pengendara menuju jalur alternatif serta mencegah kendaraan memasuki area lari. Masyarakat yang memiliki tujuan perjalanan di sekitar Gading Serpong disarankan memperhitungkan waktu tempuh dan memilih rute lain sebelum mendekati kawasan yang terdampak.
Selain penutupan ruas dari Taco Bell hingga Hotel Atria, seluruh fasilitas putar balik atau u-turn di sepanjang rute lari juga ditutup selama acara berlangsung. Kebijakan ini diperlukan untuk mencegah konflik pergerakan kendaraan dan peserta, termasuk risiko kendaraan berbalik arah di dekat rombongan pelari. Di beberapa bagian jalan, lajur kendaraan akan dipersempit menjadi satu lajur agar tersedia ruang yang cukup bagi peserta untuk berlari dengan aman.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Jaenudin, menjelaskan bahwa pengaturan tersebut merupakan rekayasa arus kendaraan untuk mengantisipasi kepadatan selama kegiatan, bukan penutupan ataupun pemblokadean seluruh jalan di kawasan Gading Serpong. Dengan demikian, akses di luar ruas dan waktu yang telah ditetapkan tetap dapat digunakan sesuai arahan petugas. Pengendara diharapkan mematuhi rambu sementara, mengikuti instruksi personel di lapangan, serta menghindari manuver mendadak di sekitar rute lari.
Pengendara yang perlu melintas di sekitar Gading Serpong saat Korpri Night Run 2026 disarankan menyesuaikan rute sebelum memasuki kawasan yang terdampak rekayasa lalu lintas. Jalur alternatif disiapkan untuk membantu pergerakan kendaraan dari arah BSD menuju Summarecon Mall Serpong, maupun sebaliknya, tanpa melewati lintasan lari. Dengan memilih rute pengganti sejak awal, pengendara dapat mengurangi risiko terjebak antrean dan menjaga kelancaran perjalanan.
Dari arah BSD menuju Summarecon Mall Serpong, kendaraan dapat diarahkan melewati kawasan The Springs. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan melalui Scientia Boulevard hingga menuju Simpang Hotel Lemo. Rangkaian ruas ini dapat digunakan karena tidak termasuk bagian dari lintasan Korpri Night Run 2026. Pengendara sebaiknya mengikuti petunjuk petugas di lapangan serta memperhatikan rambu sementara yang dipasang di sejumlah titik persimpangan.
Rute yang sama dapat dimanfaatkan oleh pengguna jalan dari arah Summarecon Mall Serpong menuju BSD dengan menyesuaikan arah perjalanan. Dari kawasan Summarecon, pengendara dapat bergerak menuju Simpang Hotel Lemo, melanjutkan perjalanan melalui Scientia Boulevard, kemudian memasuki kawasan The Springs sebelum meneruskan perjalanan ke arah BSD. Jalur tersebut menjadi pilihan yang lebih aman bagi kendaraan yang ingin menghindari ruas utama yang digunakan peserta dan pendukung kegiatan lari.
Sebelum berangkat, pengendara disarankan memeriksa kembali kondisi lalu lintas dan memperkirakan waktu tempuh tambahan. Meskipun tidak menjadi bagian dari lintasan, jalur alternatif tetap berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan selama acara berlangsung. Kurangi kecepatan saat mendekati persimpangan, jangan berhenti sembarangan, dan berikan prioritas kepada arahan petugas. Pengguna jalan juga dapat menyiapkan rute cadangan melalui aplikasi navigasi, terutama jika perjalanan dilakukan pada jam dengan kepadatan tinggi. Penyesuaian rute lebih awal akan membantu perjalanan tetap tertib selama rekayasa lalu lintas diterapkan.
Panitia Korpri Night Run 2026 mengimbau masyarakat, khususnya pengguna kendaraan bermotor, untuk menghindari kawasan yang menjadi lintasan lari selama kegiatan berlangsung. Sejumlah ruas jalan di kawasan Gading Serpong berpotensi mengalami kepadatan karena digunakan peserta dan mendukung rangkaian acara. Imbauan ini disampaikan agar perjalanan masyarakat tetap nyaman, sekaligus membantu menjaga keamanan para pelari yang mengikuti kegiatan.
Panitia juga menyampaikan permohonan maaf apabila pelaksanaan acara menimbulkan kepadatan arus lalu lintas, perlambatan perjalanan, atau perubahan pola akses di sejumlah titik. Masyarakat yang memiliki keperluan melintas di sekitar lokasi disarankan memilih akses alternatif yang tidak digunakan sebagai jalur lari. Pengguna jalan dapat menyesuaikan rute sejak sebelum berangkat dengan memperhatikan informasi pengaturan lalu lintas dan kondisi jalan terkini.
Rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Perhubungan, dengan dukungan Satpol PP, kepolisian, TNI, serta petugas keamanan kawasan. Pengaturan bersama ini ditujukan untuk memastikan arus kendaraan tetap terkendali, kegiatan berjalan lancar, dan keselamatan peserta maupun masyarakat di sekitar lokasi tetap terjaga. Petugas akan ditempatkan di sejumlah persimpangan dan titik yang dinilai memerlukan pengawasan selama acara.
Jaenudin mengimbau masyarakat agar menyesuaikan waktu perjalanan, terutama bagi warga yang hendak beraktivitas di sekitar Gading Serpong pada jam pelaksanaan lari. Pengguna kendaraan diharapkan mematuhi rambu-rambu sementara, tidak menerobos pembatas atau jalur yang telah ditentukan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Kerja sama masyarakat diperlukan agar rekayasa lalu lintas dapat diterapkan secara tertib dan kegiatan Korpri Night Run 2026 berlangsung aman bagi seluruh pihak.
















