Patrolihukum.net // Aceh – Sungguh sangat cukup gawat, sesuai hasil pantauan sejumlah wartawan media online. Kemarin, minggu 4/10/2026. Diduga tak logika, apa yang telah ditemukan. Dan tak nyambung, atas yang tertulis di plang papan nama kontrak kerja. Mulai dari pengawas consultant yang ditampilkan, juga dengan pekerjaan fisik. Bangunan baru mesjid di dalam lingkungan sekretariat daerah kota langsa, ada pun yang telah di temukan.
Dengan secara tampilan plang papan nama kegiatan itu, tertuliskan dengan sorotan publik. Menyebutkan, pemerintahan kota langsa sekretariat daerah, beralamat. Jalan darussalam nomor 6-8 kota langsa, nomor kontrak. EP-01KZNH9156ZZ33GQ27VEV8F68S (SP CATALOG ELEKTRONIK), tanggal kontrak. 11 agustus 2026, nama kegiatan. Pengadaan bangunan mesjid dalam lingkungan sekretariat daerah, volume. 1 paket, lokasi. Kota langsa, nilai kontrak. Rp, 2. 030, 489. 647,- sumber dana. APBK langsa, tahun anggaran. 2026, tanggal selesai. 31 desember 2026, pelaksana. Cv meutuah tamiang, yang lebih lucunya lagi.
Ketika wartawan media online ini, sempat pernah menemui ke lokasi areal dalam bangunan baru mesjid lingkungan sekretariat daerah langsa itu. Bahkan sempat juga, menemui salah satu seorang dari kepala tukang kerja buruh kasar. Yang disebut-sebut sapaan panggilan wak “li”, sewaktu di tanyai (di konfirmasi) oleh wartawan media online ini. Siapakah orangnya sebagai pihak pelaksana rekanan kontraktor, dan kenapa tidak berada di tempat. Tanya nya wartawan media ini, wak “li” tersebut pun. Langsung merespon dan mengomentari kepada wartawan media ini, “kalau orang pihak sebagai pemborongnya. Bernama aris, dan saat ini dia tidak berada di langsa. Dan aris itu, sedang di luar kota”. Ujarnya, wak “li” dengan singkat.
Di lanjuti kembali, wartawan media online ini juga. Sempat juga bertemu dengan salah satu seorang, yang mengaku dirinya bernama “agung”. Dirinya mengaku kembali, dari pihak pengawas consultant proyek. Yang di wakili juga, dari pengawas consultant bernama “jeri”. Saat di lakukan konfirmasi kepadanya, siapa orang dari pihak pelaksana rekanan kontraktor proyek tersebut. “Agung” pun, langsung menimpali berkomentar kepada wartawan media online ini. “Saya tidak tau, siapa pemborongnya. Dan saya di sini hanya sebagai pengawas consultant serap saja, yang tau dalam hal kegiatan proyek ini. Adalah pengawas consultant jeri, yang sekarang ini dia posisi di kantor pupr kota langsa”. Terangnya, dengan singkat menjelaskan kepada wartawan media ini. Minggu 4/10/2026, sekitar pukul.12.20.wib.
Pantauan wartawan media ini kembali, diduga apa yang telah di sebut-sebut kedua orang itu. Menilai tak sesuai apa yang telah tertuliskan dalam plang papan nama kegiatan kontrak kerja, yang tertuliskan dalam sorotan publik itu. Disinyalir pula, terkesan tertutup dengan sangat rapi. Dan dugaan tidak adanya keterbukaan informasi publik, juga terkesan memiliki rahasia tertentu.
(Pasukan Ghoib)
















