Proyek Kanopi Terminal Lama Langsa Dipertanyakan, Kejari Didesak Telusuri Anggarannya

banner 468x60

Langsa Kota – Terkait pada sebelumnya, sempat pernah telah terjadi pemberitaan miring dengan sorotan publik. Dibeberapa media masa secara online tersebut, berjudul. Kanopi Parkir Terminal Lama Langsa Ambruk, Rehabilitasi Tanpa Papan Proyek Disorot. Terbitan pada tanggal, 25 september 2026 lalu. Dengan secara diam-diamkan dan terselebung tersebut, yang tadinya berawal kanopi arsal parkir telah ambruk. Pihak pelaksana pekerjaan proyek siluman itu, kini menuai menjadi sorotan publik. Tak tampilkan plang papan nama nilai anggaran kontrak kerja, serta asal usul dana yang di peroleh. Yang disebut-sebut sapaan panggilan “hendra plastik”, terkesan membungkam. Saat di tanyai oleh sejumlah wartawan media online ini, ambruk kanopi parkir di depan pasar terminal lama.

Pada sebelumnya juga, sempat pernah telah terjadi pemberitaan miring dengan sorotan publik. Dibeberapa media masa secara online itu, berjudul. Kanopi Ambruk Direhabilitasi Tanpa Papan Proyek, Publik Langsa Pertanyakan Anggaran dan Kontraktor. Terbitan pada tanggal, 8 september 2026 lalu. Pada sebelumnya juga, sempat pernah telah terjadi pemberitaan miring dengan sorotan publik. Dibeberapa media secara online tersebut, berjudul. Kanopi Parkir Ambruk, Kini Direhabilitasi Tanpa Papan Proyek. Ada Apa?, terbitan pada tanggal 7 september 2026 lalu. Sesuai adanya desas desus secara himpunan informasi di lapangan, kemarin minggu 6/9/2026. Kanopi parkir yang ambruk di hantam angin pada saat hujan turun kemarin itu, dengan ambruknya kanopi parkir di pasar terminal lama tersebut. Kini telah di lakukan rehabilitas, oleh dugaan pihak pelaksana rekanan kontraktor terselubung itu. Dan juga tanpa adanya menampilkan plang papan nama kontrak asal usul dana anggaran, yang sedang dikerjakan tersebut.

Ada pun, ketika wartawan media online ini. Menerima himpunan informasi dari beberapa kalangan pedagang masyarakat di pasar terminal lama itu. Kemarin malam, minggu 6/9/2026 sekitar pukul.21.15.wib. Terdengar oleh wartawan media ini, atas penyampaian komentarnya sumber khusus masyarakat di seputaran pasar terminal lama tersebut. Yang juga sebagai indentitas jati beberapa masyarakat seputaran pasar terminal lama, yang sulit di sebutkan satu per/satu jarinya mereka. Sumber pun, langsung mengomentari kepada wartawan media ini.

“Coba orang bang perhatikan, adanya ambruk kanopi parkir di depan pasar terminal lama itu. Yang dikerjakan oleh pihak pelaksana rekanan kontraktor itu, yang katanya dari kantor dinas perhubungan langsa. Karena urusan tempat parkir itu, adalah urusan pihak perhubungan langsa. Terlihat kami, sebagai masyarakat pasar terminal lama. Dugaan tanpa ada plang papan nama proyek yang di tampilkan secara publik, apa boleh itu bang”. Tanda tanya, masyarakat sekitar pedagang pasar terminal lama di kecamatan langsa kota kota langsa-aceh tersebut.

Yang lebih parahnya lagi, setelah wartawan media ini. Menerima himpunan informasi dari sumber khusus masyarakat pedagang itu, yang enggan namanya mau disebut-sebutkan secara sorotan publik media ini. Dan meminta di rahasiakan, wartawan media online ini juga. Mencoba melakukan jafrian dan melangsirkan beberapa pemberitaan miring secara sorotan publik, serta juga sekaligus melakukan jafrian konfirmasi kepadanya “hendra plastik” itu. Melalui aplikasi via pesan whatsapp selularnya, di nomor 085270xxxx80. Wartawan media ini juga, menyampaikan kepada “hendra plastik” tersebut. Ass bg, ijin bg. Konfirmasi bg, apa benar orang bg. Yang sebagai pihak pelaksana pekerjaan kanopi parkir yg ambruk di pasar depan terminal lama bg, Sesuai adanya pemberitaan miring, di beberapa media online tersebut bg. Ijin bg, dari wartawan media online liputan daerah provinsi aceh bg. Ijin bg, jawaban nya bg. Sebutnya, oleh wartawan media ini. Dan juga terkirim kepadanya, kamis 24/9/2026 sekitar pukul.22.01.wib.

Namun, apa yang telah terjadi. Dugaan pihak pelaksana proyek kegiatan kanopi parkir di depan terminal lama kecamatan langsa kota kota langsa itu, “hendra plastik”. Nyaris terkesan membungkam dan nyaris tak berkomentar, disinyalir terkesan takut adanya telah di lakukan tanya jawab yang di sampaikan oleh wartawan media ini. Ada apa, dengan ketakutan “hendra plastik” itu. Apa benar, proyek yang di kerjakan tersebut. Adalah proyek siluman, berasal dari dana pemerintahan kota (pemko) langsa. Tapi dikerjakan secara terselubung, dan dengan secara tersembunyi.

Untuk menindak lanjuti, dalam hal kasus tersebut, maka. Dari pihak pemerhati sosial publik aceh di kota langsa itu, mendesak pihak kejaksaan negeri (kejari) daerah kota langsa. Untuk dapat segera melakukan pengusutan, adanya proyek pekerjaan siluman. Yang di kerjakan oleh pihak pelaksana, disebut-sebut sapaan panggilan “hendra” plastik. Di seputaran pasar terminal lama kecamatan langsa kota kota langsa tersebut, yang sampai saat ini. Pantauan wartawan media ini, terkesan masih membungkam saja. Pekerjaan proyek siluman itu, pada sebelumnya juga. Sempat pernah ambruk kanopi parkir di depan pasar terminal lama tersebut, yang tanpa ada kejelasan. Sesuai adanya aturan undang-undang keterbukaan informasi publik, nomor 14 tahun 2008.

Dari segi plang papan nama kontrak kerja, serta asal usul nilai dana anggaran yang di peroleh pihak pelaksana yang di kerjakan oleh “hendra” plastik tersebut. “Saya meminta dan mendesak, pihak kejari langsa. Agar dapat turun ke lokasi, di pasar terminal lama itu. Dan dalat untuk segera memanggil ‘hendra’ plastik di pasar terminal lama itu, di karenakan dirinya disinyalir membungkam juga bersembunyi dengan sorotan oleh wartawan media ini. Dengan secara sempat pernah di lakukan konfirmasi, melalui aplikasi via pesan whatsappnya. Namun, apa yang terjadi. Diduga sampai hari juga, ‘hendra’ plastik. Masih tak bernyali, untuk menjawab pertanyaan yang telah di sampai olehnya tersebut”. Pintanya, dengan secara tegas. Oleh bung “karo-karo” menjabarkan kepada wartawan media ini. Minggu 27/9/2026, sekitar pukul.01.02.wib.

(Jihandak Belang/Sumber : PSP Aceh)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60