Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Hukum dan Kriminal

Polda Metro Jaya Dijaga Ketat, Mabes TNI Pastikan Menghormati Seluruh Proses Hukum

badge-check

Polda Metro Jaya Dijaga Ketat, Mabes TNI Pastikan Menghormati Seluruh Proses Hukum Perbesar

Patrolihukum.net // Jakarta – Pengamanan di Markas Polda Metro Jaya diperketat dengan pengerahan personel Brigade Mobil (Brimob) beserta kendaraan taktis dan kendaraan lapis baja, Kamis (9/7/2026). Langkah tersebut berlangsung di tengah penyidikan sejumlah perkara dugaan korupsi yang sedang ditangani aparat penegak hukum dan menjadi perhatian publik.

Peningkatan pengamanan itu bertepatan dengan beredarnya informasi di media sosial yang menyebut adanya puluhan personel TNI, termasuk dari Badan Intelijen Strategis (BAIS), mendatangi Polda Metro Jaya untuk menjemput seorang saksi yang disebut berkaitan dengan penyidikan perkara yang turut dikaitkan dengan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Polda Metro Jaya Dijaga Ketat, Mabes TNI Pastikan Menghormati Seluruh Proses Hukum

Namun, informasi tersebut langsung dibantah oleh Markas Besar TNI.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhammad Nas menegaskan bahwa kabar mengenai kedatangan prajurit TNI ke Polda Metro Jaya untuk mengambil saksi tidak benar.

“Berita itu tidak benar, tidak ada prajurit TNI yang ke Polda terkait masalah ini,” tegas Muhammad Nas, Kamis (9/7/2026).

Ia juga memastikan institusi TNI tetap menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan.

“Kalau ada kasus, pasti TNI sangat menghargai proses,” ujarnya.

Perkara yang tengah diselidiki tersebut diketahui ditangani bersama oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya. Penyidikan mencakup dugaan tindak pidana korupsi, tindak pidana pencucian uang (TPPU), serta suap yang berkaitan dengan sejumlah perkara, di antaranya PT PLN, PT Asabri, dan PT Krakatau Steel.

Sehari sebelum peningkatan pengamanan, tim penyidik Kortastipidkor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi di Jakarta dan Bogor sebagai bagian dari proses penyidikan.

Hingga berita ini diturunkan, Polda Metro Jaya belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan pengerahan personel Brimob beserta kendaraan lapis baja di lingkungan markas kepolisian tersebut.

Catatan Redaksi: Dalam pemberitaan ini, informasi mengenai dugaan keterkaitan pihak tertentu merupakan bagian dari proses penyidikan yang masih berjalan. Belum terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap sehingga seluruh pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

(Edi D/Bbg/Red/**)

📚 Artikel Terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ditreskrimum Polda Kepri Usut Tuntas Dugaan Penggelapan Dana Keberangkatan Pesparawi

10 Juli 2026 - 18:00 WIB

Ditreskrimum Polda Kepri Usut Tuntas Dugaan Penggelapan Dana Keberangkatan Pesparawi

Koramil 1008-02 Bersama Masyarakat Gotong Royong Wujudkan Lingkungan Bersih di Bintang Ara

10 Juli 2026 - 17:41 WIB

Koramil 1008-02 Bersama Masyarakat Gotong Royong Wujudkan Lingkungan Bersih di Bintang Ara

Rutan Kraksaan Gelar Nobar Piala Dunia, Perkuat Kebersamaan dan Sportivitas Warga Binaan

10 Juli 2026 - 17:29 WIB

Rutan Kraksaan Gelar Nobar Piala Dunia, Perkuat Kebersamaan dan Sportivitas Warga Binaan

Kasus Viral Dugaan Penganiayaan Anak di Paya Awe, Romi: Mediasi Gampong Tidak Menghapus Proses Hukum

10 Juli 2026 - 17:19 WIB

Kasus Viral Dugaan Penganiayaan Anak di Paya Awe, Romi: Mediasi Gampong Tidak Menghapus Proses Hukum

Viral! Pendataan Bantuan Pascabanjir Langsa Diduga Beroperasi dari Warung Kafe, Publik Bertanya

10 Juli 2026 - 17:11 WIB

Viral! Pendataan Bantuan Pascabanjir Langsa Diduga Beroperasi dari Warung Kafe, Publik Bertanya
Trending di Kabar Viral