Tersangka dicokok petugas di kawasan Walantaka, Kota Serang pada Selasa, 25 Agustus 2026 dini hari saat hendak mengantar barang haram tersebut ke wilayah Kecamatan Petir, Kabupaten Serang. Kasatresnarkoba Polresta Serang Kota, Kompol Vhalio Agafe, menjelaskan bahwa penangkapan berawal dari kecurigaan tim lapangan terhadap gerak-gerik AL yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy. AL kemudian digelandang ke Mapolresta Serang Kota untuk pemeriksaan mendalam. Satu korek masih berfungsi, sedangkan dua lainnya hanya mengeluarkan percikan api," terang Vhalio kepada Pos Kota, Jumat, 4 September 2026. Barang haram itu rencananya diserahkan kepada seorang pemesan berinisial OT yang beroperasi di wilayah Petir.
SERANG KOTA, POSKOTA.CO.ID – Satresnarkoba Polresta Serang Kota membongkar modus operandi baru dalam peredaran gelap narkotika. Seorang pria berinisial AL, warga Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, ditangkap lantaran menyembunyikan paket sabu di dalam tabung korek api gas yang telah dimodifikasi. Diburu Sejak 2025 "Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan tiga korek api gas di dalam box motor.
Data lain dalam laporan menunjukkan Setelah membongkar bagian bawah dua korek api yang mencurigakan tersebut, polisi menemukan lima paket sabu siap edar dengan berat total melebihi 5 gram. Sindikat Narkoba Internasional Bidik Indonesia, Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine Digagalkan di Natuna Namun, upaya pengembangan ke pemesan belum membuahkan hasil. OT diduga telah mengendus penangkapan AL dan melarikan diri sehingga kini ditetapkan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).
Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Kecurigaan petugas kian menguat setelah memeriksa isi percakapan di ponsel tersangka. Siapa Bos Narkoba Kampung Bahari yang Digerebek BNN? Tersangka berusaha menyamarkan barang bukti menggunakan korek api yang dibuang isinya. Bentuk luar tetap seperti korek biasa, tetapi tidak dapat berfungsi normal karena di dalamnya diselipkan sabu," tambah Vhalio. Kepada penyidik, AL mengaku membeli sabu tersebut seharga Rp3 juta dari kawasan Kampung Ambon, Cengkareng.















