SURABAYA, JAWA TIMUR — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 18 September 2026, Pada Rabu malam, 16 September, terjadi pertemuan penting jajaran Komisaris dan Direksi PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) serta Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Audiensi ini dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi yang terletak di Surabaya. Pertemuan tersebut memiliki tujuan strategis lainnya untuk membahas potensi peningkatan kinerja kawasan industri di provinsi Jawa Timur.
Salah satu agenda utama dari pertemuan ini adalah mengidentifikasi langkah-langkah konkret yang dapat diambil untuk meningkatkan efektivitas operasional kawasan industri yang ada, sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Timur. Dalam diskusi, pihak PT SIER mengemukakan beberapa poin penting terkait tantangan yang dihadapi oleh kawasan industri, di antaranya adalah perlunya dukungan infrastruktur yang memadai serta kebijakan pemerintah yang berpihak kepada pengembangan industri.
Gubernur Khofifah juga menyampaikan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi pemerintah dan sektor industri. Dalam konteks ini, beliau menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia yang terampil dan siap pakai dalam mendukung kawasan industri. Selain itu, diskusi juga menyentuh tentang pentingnya inovasi di dalam operasional industri untuk bersaing di pasar global. Pertemuan ini diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan produktivitas kawasan industri, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Kinerja positif dari perusahaan yang beroperasi di kawasan industri memiliki dampak yang signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di suatu wilayah. Dalam konteks ini, PT SIER sebagai salah satu pemain utama di sektor industri di Jawa Timur, diharapkan mampu meningkatkan performanya guna berkontribusi lebih besar pada kas daerah. Gubernur Khofifah menegaskan bahwa peningkatan kinerja perusahaan tidak hanya memperkuat posisi PT SIER sebagai entitas ekonomi, tetapi juga berdampak langsung pada perekonomian daerah.
Peningkatan kinerja industri dapat terjadi melalui inovasi dalam produk dan proses produksi, efisiensi operasional, serta manajemen yang efektif. Setiap langkah yang diambil untuk meningkatkan daya saing perusahaan akan berujung pada peningkatan pendapatan yang dapat dibagikan kepada daerah. Dalam hal ini, kontribusi PT SIER tidak hanya terbatas pada pajak yang dibayarkan tetapi juga mencakup menciptakan lapangan kerja, yang pada gilirannya meningkatkan daya beli masyarakat di sekitarnya.
Kinerja positif perusahaan industri juga berperan dalam menarik investasi baru, yang penting untuk pengembangan ekonomi daerah yang berkelanjutan. Dengan kinerja yang baik, PT SIER dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain di kawasan industri untuk mengejar target yang sama, sehingga mendorong sinergi dalam peningkatan kinerja industri secara keseluruhan. Oleh karena itu, kolaborasi pemerintah daerah dan perusahaan sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan industri, yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan PAD Jawa Timur.
Dengan menekankan pentingnya kinerja positif bagi PAD, Gubernur Khofifah berharap PT SIER akan terus menerapkan strategi inovatif dan efisien yang memungkinkan mereka untuk berkontribusi secara maksimal. Hal ini sejalan dengan visi untuk mengembangkan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur. Kinerja industri menjadi salah satu kunci dalam menciptakan keberlanjutan ekonomi yang lebih luas bagi kawasan ini.
Kawasan Industri SIER (Sidoarjo Industrial Estate) memiliki posisi strategis dalam pengembangan ekonomi Jawa Timur, berfungsi tidak hanya sebagai pusat industri, tetapi juga sebagai magnet untuk menarik investasi baru. Didirikan pada awal tahun 1990-an, kawasan ini telah berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui berbagai investasi yang diterima. Keberadaan SIER memberikan keuntungan kompetitif kepada para investor dengan akses mudah ke infrastruktur, serta fasilitas yang memadai.
Gubernur Jawa Timur menekankan bahwa SIER harus terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan pasar untuk tetap menarik bagi investor. Investasi yang masuk ke kawasan ini diharapkan tidak hanya untuk mengembangkan industri manufaktur, tetapi juga untuk menciptakan peluang di sektor-sektor lain yang berpotensi, seperti teknologi dan jasa. Dengan demikian, SIER tidak sekadar memberikan ruang bagi perusahaan untuk beroperasi, tetapi juga menjadi pendorong perekonomian yang positif bagi masyarakat sekitar.
Dalam konteks ini, SIER juga berperan dalam menciptakan lapangan pekerjaan yang luas. Banyaknya perusahaan yang beroperasi di kawasan ini membuka peluang kerja yang signifikan bagi masyarakat lokal. Dengan meningkatnya jumlah tenaga kerja terampil, SIER diharapkan dapat menumbuhkan ekosistem yang berkelanjutan, di mana tenaga kerja tidak hanya mendapatkan pekerjaan, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan keterampilan mereka. Hal ini akan berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Jawa Timur.
Selain itu, keberadaan SIER turut mendukung upaya pemerintah dalam menarik lebih banyak investasi luar negeri. Melalui kebijakan yang pro-investasi dan kemudahan yang ditawarkan oleh kawasan industri ini, diharapkan semakin banyak perusahaan yang akan mempertimbangkan Jawa Timur sebagai lokasi operasional mereka. Dengan cara ini, SIER akan terus berfungsi sebagai katalisator dalam pertumbuhan investasi yang berkelanjutan di provinsi ini.
Direktur Utama PT SIER, Alif Abadi, telah mengungkapkan rencana strategis untuk pengembangan kawasan industri yang diharapkan akan memanfaatkan potensi area komersial di Surabaya. Pengembangan kawasan industri ini dirancang tidak hanya untuk menarik investor, namun juga untuk menciptakan lingkungan yang kondusif dan nyaman bagi para tenant. Salah satu fokus utama dalam pengembangan ini adalah memperkuat fasilitas yang ada dan meningkatkan layanan yang ditawarkan kepada para pelaku usaha.
Kedepannya, PT SIER berencana untuk menghadirkan inovasi layanan yang dapat meningkatkan produktivitas dan kenyamanan tenant. Hal ini mencakup penyediaan infrastruktur yang memadai, akses transportasi yang mudah, dan pelayanan yang responsif. Dengan adanya peningkatan infrastruktur, diharapkan para pelaku usaha akan merasa lebih betah dan berkompetisi dengan lebih efisien. Selain itu, pengembangan ekosistem industri di kawasan ini dirancang untuk memberikan nilai tambah bagi setiap pelaku usaha.
Upaya ini juga melibatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan sektor swasta, untuk memastikan bahwa pengembangan kawasan industri berjalan sesuai dengan harapan masyarakat. Dengan meningkatkan kualitas layanan dan kemudahan dalam berbisnis, PT SIER berupaya menjadikan kawasan industri di Surabaya sebagai destinasi menarik bagi investor dan pengusaha. Langkah-langkah ini diyakini akan menciptakan sinergi positif yang akan berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Jawa Timur.













