Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Mantan Menko Polhukam, Prof Mahfud MD, mengajak Polri tetap tegar menjadi bhayangkara negara

badge-check

Di depan lebih dari 750 anggota Polri dari seluruh Indonesia. Mantan Menko Polhukam, Prof Mahfud MD, mengajak Polri tetap tegar menjadi bhayangkara negara. Hal itu disampaikan dalam Forum Belajar Bersama PJU Posko Presisi yang diikuti pejabat Polri dari pusat sampai provinsi dan kabupaten/kota.

 

Mantan Menko Polhukam, Prof Mahfud MD, mengajak Polri tetap tegar menjadi bhayangkara negara

Forum tersebut diselenggarakan pada Jumat, 12 September 2025 di Ruang Posko Presisi Bareskrim dan diikuti secara daring oleh Polda dan Polres seluruh Indonesia. Ia menilai, Polri mempunyai catatan prestasi yang sangat hebat. Bahkan, Polri pernah disetarakan dengan Scotland Yard.

 

Scotland Yard merupakan Kepolisian Metropole London (Inggris) yang sangat efektif dan disegani. Ia menilai, Polri sangat profesional mengungkap kasus-kasus pidana umum, berperan penting di interpol lintas negara, dan pernah punya sejarah kehebatan ketika dipimpin Hoegeng.

 

“Jadi, Polri harus kembali ke jati dirinya sebagai bhayangkara atau pelindung negara dan pengayom masyarakat,” kata Mahfud, Jumat (12/9/2025).

 

Mahfud melihat, pasca kerusuhan akhir Agustus 2025, Polri mendapat tudingan negatif, di-bully, dan mendapat sentimen negatif sampai 89,1% dalam hasil survai lembaga yang kredibel. Tapi, sebenarnya polisi jadi korban dari perkembangan politik yang menimbulkan dilemma bagi polisi.

 

Petugas di lapangan banyak yang menjadi korban keberingasan massa juga. Dilemmanya, kalau berbuat tegas bisa dituding salah atau melanggar HAM, tapi kalau tidak tegas bisa anarkis dan polisi yang menjadi korban.

 

Mahfud mengingatkan, polisi sangat berperan penting dalam membangun ketertiban dan ketenteraman masyarakat. Misalnya, kehidupan masyarakat di 75.265 desa di seluruh Indonesia yang berjalan tertib dan aman.

 

Itu semua tidak lain bisa terjadi salah satunya berkat pengawasan dan bimbingan polisi. Untuk itu, Guru Besar Hukum Tata Negara tersebut mengajak seluruh anggota Polri bangkit lagi sebagai bayangkara negara.

 

“Ada oknum anggota Polri yang berperilaku buruk, tapi sebenarnya jauh lebih banyak polisi yang baik dalam melayani masyarakat,” ujar Mahfud.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Miris. Diduga Kepala BKSDA Sulteng, Mandul, Takut Evaluasi Personilnya, Buktinya Masih Ada Yang Beraktifitas

31 Maret 2026 - 07:39 WIB

Miris. Diduga Kepala BKSDA Sulteng, Mandul, Takut Evaluasi Personilnya, Buktinya Masih Ada Yang Beraktifitas

BULOG Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idulfitri

30 Maret 2026 - 22:13 WIB

BULOG Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idulfitri

Perkuat Soliditas, Laskar Ronggolawe Nusantara Cabang Bangilan Gelar Halal Bihalal dan Musyawarah Keluarga Besar

30 Maret 2026 - 17:23 WIB

Perkuat Soliditas, Laskar Ronggolawe Nusantara Cabang Bangilan Gelar Halal Bihalal dan Musyawarah Keluarga Besar

Integritas Kepala BKSDA Sulteng Dipertanyakan, Apakah Punya Nyali Atau Tidak, Evaluasi Personil Bahkan Mutasi Ke Papua, Guna Pembinaan Jiwa Nasionalisme.

30 Maret 2026 - 17:18 WIB

Integritas Kepala BKSDA Sulteng Dipertanyakan, Apakah Punya Nyali Atau Tidak, Evaluasi Personil Bahkan Mutasi Ke Papua, Guna Pembinaan Jiwa Nasionalisme.

Tradisi Unik SMKN 1 Wonomerto: Guru dan Siswa Lebur Tanpa Sekat di Momen Halal Bihalal

30 Maret 2026 - 11:50 WIB

Tradisi Unik SMKN 1 Wonomerto: Guru dan Siswa Lebur Tanpa Sekat di Momen Halal Bihalal
Trending di Nasional