Patrolihukum.net // Baturaja – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), H. Teddy Meilwansyah, selama lebih dari lima jam di Mapolres OKU pada Sabtu (22/3/2025). Pemeriksaan ini dilakukan dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang terjadi beberapa waktu lalu.
Juru bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap Bupati Teddy. Melalui pesan WhatsApp yang diterima wartawan pada Sabtu malam pukul 22.00 WIB, Tessa menjelaskan bahwa pemeriksaan berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga 15.30 WIB di Polres OKU.

Wartawan Kecolongan, Kapolres Mengaku Tidak Tahu
Menariknya, pemeriksaan ini berlangsung tanpa sepengetahuan para wartawan. Informasi baru tersebar setelah Maghrib, sehingga saat para wartawan tiba di Polres OKU, situasi sudah sepi.
Kapolres OKU, AKBP Imam Zamroni SIK MH, yang dikonfirmasi via WhatsApp, mengaku tidak mengetahui jalannya pemeriksaan karena sedang berada di Palembang untuk persiapan serah terima jabatan (sertijab).
“Saya sedang di Palembang. Kalau soal peminjaman tempat oleh KPK, memang benar sejak 17 Maret lalu,” ujar Imam Zamroni.
Sementara itu, Kasi Humas Polres OKU, AKP Ibnu Holdon, juga menyatakan tidak mengetahui detail pemeriksaan terhadap Bupati Teddy. Namun, ia membenarkan bahwa KPK memang menggunakan fasilitas Polres OKU untuk pemeriksaan.
Situasi di Polres OKU dan Dugaan Penyitaan Barang Bukti
Pantauan wartawan di Mapolres OKU pada Sabtu malam sekitar pukul 20.00 WIB menunjukkan suasana sudah lengang. Beberapa wartawan yang datang menemukan anggota kepolisian yang bertugas mengaku tidak mengetahui jalannya pemeriksaan.
Di area parkir Polres OKU, terlihat satu unit mobil Toyota Fortuner BG 1851 ID yang diduga telah dipasang garis polisi. Mobil ini disebut-sebut merupakan barang bukti yang disita dari tersangka Nov, Kepala Dinas PUPR OKU.
Selain itu, sekitar pukul 22.00 WIB, sebuah mobil Toyota Innova yang diduga dikendarai oleh tim KPK terlihat menuju rumah pribadi Bupati Teddy Meilwansyah di Lorong Sehati, Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur.
Tak lama setelah itu, sekitar pukul 22.30 WIB, sebuah mobil Innova hitam berpelat B keluar dari area rumah tersebut. Belum diketahui apakah kendaraan tersebut milik tim KPK atau penghuni rumah.
Kasus ini terus menjadi sorotan publik, terutama terkait status Bupati Teddy Meilwansyah dalam penyelidikan KPK. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak bupati terkait pemeriksaan yang dijalaninya. (**)
(Tim/ Rka Belakon PJN)



























