Published: Edi D

Probolinggo – Dalam rangka memperingati Milad ke-51, RA Masyitoh 1 menggelar kegiatan Kids Camp di Bee Jay Bakau Resort (BJBR) Probolinggo. Acara yang berlangsung pada Sabtu (15/2/2025) ini diikuti oleh sekitar 100 siswa dan menghadirkan berbagai kegiatan menarik yang mengajarkan kemandirian serta kerja sama tim.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Anisatul Maulidia, S.Pd, selaku Kepala RA Masyitoh 1. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Kids Camp bertujuan untuk memberikan pengalaman baru bagi siswa dalam lingkungan alam terbuka, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebersamaan, keberanian, serta keterampilan bertahan hidup sederhana.
Belajar Mendirikan Tenda, Asah Kemandirian Sejak Dini
Salah satu sesi yang paling dinantikan adalah pengenalan dan praktik mendirikan tenda camping yang dipandu oleh tim trainer dari LAB Outbound (LD Achi Backpocer Probolinggo). Dalam sesi ini, anak-anak belajar cara memasang tenda dengan benar, mulai dari memilih lokasi yang tepat, menancapkan pasak, hingga mengamankan struktur tenda agar kokoh.
Dengan antusias, para siswa bekerja dalam kelompok, saling membantu dan berbagi tugas. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman tentang kehidupan di alam terbuka, tetapi juga melatih keterampilan motorik, komunikasi, serta kerja sama tim yang baik.
Momen Seru: Bakar-Bakar Sosis dan Daging di Tengah Alam
Setelah belajar mendirikan tenda, para peserta diajak menikmati grill party atau bakar-bakar sosis dan daging di area BJBR yang dikelilingi pemandangan mangrove yang indah. Suasana penuh keceriaan terasa saat anak-anak mulai memanggang makanan mereka sendiri, didampingi oleh guru serta tim LAB Outbound untuk memastikan keamanan.
“Kami ingin memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus edukatif. Anak-anak diajarkan cara mengolah makanan sederhana dengan tetap memperhatikan kebersihan dan keamanan,” ujar salah satu panitia kegiatan.
Pengalaman Tak Terlupakan untuk Para Siswa
Kids Camp RA Masyitoh 1 dikemas dengan konsep edukatif yang menyenangkan, memastikan setiap peserta mendapatkan pelajaran berharga selama kegiatan berlangsung. Tidak hanya belajar keterampilan bertahan hidup, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan keberanian dalam menghadapi tantangan di lingkungan luar sekolah.

Salah satu peserta, Alina, mengungkapkan kegembiraannya mengikuti kegiatan ini.
“Aku senang sekali! Bisa pasang tenda sendiri, bakar sosis, dan bermain bersama teman-teman. Rasanya seperti petualangan sungguhan!” ujar Alina dengan wajah ceria.
Acara ini mendapat apresiasi dari para orang tua yang merasa senang melihat anak-anak mereka mendapatkan pengalaman berharga yang tidak hanya bersifat rekreasi, tetapi juga mendidik.
Dengan suksesnya Kids Camp tahun ini, diharapkan kegiatan serupa dapat terus diadakan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi perkembangan anak-anak, khususnya dalam membangun karakter dan kemandirian sejak dini. (Tim/Red/**)











