Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Ketahanan Pangan Nasional, Satgas Yonzipur 5/ABW Tanam Jagung Perdana Jagung Perdana

badge-check

SINTANG // Patrolihukum.net – Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonzipur 5/ABW menghadiri undangan DSN Group Forkopimcam bersama kelompok tani setempat meluncurkan kegiatan program penanaman perdana jagung lokal sebagai ketahanan pangan di Desa Senaning, Kecamatan Ketungau hulu, Kabupaten Sintang, Rabu (22/1/2025).

Kegiatan ini melibatkan beberapa instansi, baik dari seluruh Kepala desa dari Ketungau hulu dan Ketungau tengah, Camat, Danramil, Kapolsek, Satgas Pamtas RI-Malaysia, para petani warga perbatasan dan pihak DSN Group dibawah pimpinan langsung Bapak Erik Setiawan sebagai Region hed Kalbar.

Ketahanan Pangan Nasional, Satgas Yonzipur 5/ABW Tanam Jagung Perdana Jagung Perdana

Lahan seluas 100 hektar telah disiapkan untuk budi daya jagung hibrida yang memiliki produktivitas tinggi. Selain itu, pemerintah memberikan bantuan berupa benih unggul, pupuk, dan pendampingan teknis dari penyuluh pertanian.

Kepala DSN Group Forkopimcam, Bapak Erik Setiawan menyatakan, “Jagung dipilih karena memiliki masa tanam yang relatif singkat, tahan terhadap berbagai kondisi cuaca, dan memiliki potensi pasar yang besar. Kami berharap program ini dapat menjadi solusi bagi kemandirian pangan di wilayah perbatasan.” ujarnya.

Program ini bertujuan untuk mendukung swasembada pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat dan Program ini juga melibatkan partisipasi aktif dari TNI, Polri dan relawan desa untuk mendukung distribusi sarana produksi serta memastikan keamanan di area pertanian.

Salah satu petani, Bapak Rudi mengungkapkan antusiasmenya, “Dengan adanya program ini, kami tidak hanya mendapatkan hasil panen, tetapi juga ilmu baru tentang cara bercocok tanam yang lebih efektif.”

Pemerintah menargetkan panen perdana pada bulan Mei mendatang dengan hasil yang diharapkan mencapai hasil yang maksimal. Hasil panen akan dimanfaatkan untuk kebutuhan lokal dan sebagian akan dipasarkan ke wilayah lain.

“Melalui program ini, diharapkan masyarakat di perbatasan dapat semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus memperkuat ekonomi lokal, sehingga memudahkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari”. Tutup Bapak Erik Setiawan.

(Pen Satgas Yonzipur 5/ABW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TNI Kerahkan 33.150 Personel, Bangun 20 Jembatan Bailey, dan Gelar Trauma Healing di Wilayah Terdampak

8 Desember 2025 - 21:33 WIB

TNI Kerahkan 33.150 Personel, Bangun 20 Jembatan Bailey, dan Gelar Trauma Healing di Wilayah Terdampak

TNI Terobos 20 Titik Longsor Dengan Berjalan Kaki, Logistik Bencana Didorong ke Wilayah Terisolir Tapteng

8 Desember 2025 - 18:29 WIB

TNI Terobos 20 Titik Longsor Dengan Berjalan Kaki, Logistik Bencana Didorong ke Wilayah Terisolir Tapteng

TNI dan Unsyiah Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Banjir di Pidie Jaya

8 Desember 2025 - 15:50 WIB

TNI dan Unsyiah Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Banjir di Pidie Jaya

Pererat Kolaborasi, Dandim 1008/Tabalong Turut Serta pada Upacara HUT ke-60 Tabalong

8 Desember 2025 - 14:16 WIB

Pererat Kolaborasi, Dandim 1008/Tabalong Turut Serta pada Upacara HUT ke-60 Tabalong

Koramil 1002-01/BAS Dorong Akselerasi Pemasangan Listrik Pedesaan

8 Desember 2025 - 14:08 WIB

Koramil 1002-01/BAS Dorong Akselerasi Pemasangan Listrik Pedesaan
Trending di TNI, AD-AL-AU