Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Kabar Viral

Kasus Dugaan Pungli di Puskesmas Birem Bayeun Memanas, Muncul Klaim Korban Bertambah Jadi 34 Orang

badge-check

Kasus Dugaan Pungli di Puskesmas Birem Bayeun Memanas, Muncul Klaim Korban Bertambah Jadi 34 Orang Perbesar

Patrolihukum.net // Aceh Timur – Dugaan praktik pungutan terhadap puluhan pegawai di Puskesmas Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, kembali menjadi sorotan. Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan dugaan pemotongan dana tidak hanya dialami tujuh pegawai, namun diduga mencapai 34 orang pegawai dan karyawan.

Informasi tersebut berasal dari seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan dan hanya bersedia disebut dengan inisial HMT. Kepada wartawan, HMT mengaku jumlah pegawai yang diduga mengalami pemotongan bertambah berdasarkan informasi yang diterimanya.

“Kalau dihitung, jumlahnya sekitar 34 orang. Silakan dihitung sendiri jika dikalikan dengan nominal yang disebut-sebut setiap bulan dan masa jabatan kepala puskesmas,” ujar HMT kepada wartawan, Kamis (16/7/2026).

Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, media ini belum memperoleh dokumen resmi yang dapat memastikan besaran kerugian maupun mekanisme dugaan pemotongan tersebut. Karena itu, seluruh informasi tersebut masih memerlukan pembuktian melalui proses penyelidikan aparat penegak hukum.

Sebelumnya, media ini telah berupaya meminta konfirmasi kepada Kepala Puskesmas Birem Bayeun, Yusliana, SKM., MM, melalui aplikasi WhatsApp pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 17.44 WIB.

Dalam percakapan tersebut, wartawan menyampaikan bahwa sejumlah pemberitaan mengenai dugaan pungutan telah terbit dan meminta tanggapan dari yang bersangkutan.

Yusliana kemudian memberikan respons dan menyatakan belum memahami mengapa persoalan tersebut mencuat ke publik.

“Iya Pak. Saya belum tahu, belum bisa berpikir kenapa bisa seperti ini beritanya. Semoga Allah memberikan jalan keluar untuk saya. Mohon maaf bukan saya tidak kooperatif, tetapi beberapa hari ini banyak kegiatan sehingga takutnya lama baru bisa bertemu,” tulis Yusliana dalam pesan WhatsApp yang diterima media ini.

Dalam pesan berikutnya, Yusliana juga menyampaikan keinginannya untuk bertemu dengan wartawan guna memberikan penjelasan.

“Kalau besok saya masih ke Idi, saya mau bertemu Pak. Nanti saya kabari ya. Terima kasih banyak,” tulisnya.

Media ini mencatat, dalam komunikasi tersebut juga terdapat permintaan agar pemberitaan ditunda terlebih dahulu hingga pertemuan dapat dilakukan. Namun demikian, redaksi tetap menjalankan fungsi jurnalistik secara independen dengan tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Kasus dugaan pungutan di lingkungan Puskesmas Birem Bayeun sebelumnya telah menjadi perhatian publik setelah muncul pemberitaan yang mengungkap adanya bukti transfer yang diduga berkaitan dengan pemotongan dana terhadap pegawai.

Sejumlah pihak berharap aparat penegak hukum, baik Polres Langsa, Polres Aceh Timur apabila kewenangannya terkait locus perkara, maupun Kejaksaan Negeri Aceh Timur, melakukan pendalaman secara profesional apabila ditemukan bukti dan unsur pidana.

Media ini menegaskan bahwa seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan tetap berhak atas asas praduga tak bersalah. Dugaan yang disampaikan narasumber belum merupakan fakta hukum yang berkekuatan tetap.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai hasil pemeriksaan ataupun penyelidikan atas dugaan tersebut.

Pewarta: Pasukan Ghoib
Narasumber: HMT (inisial), Kepala Puskesmas Birem Bayeun Yusliana, SKM., MM (konfirmasi melalui WhatsApp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Diduga Mengaku Pengacara, Oknum Wartawan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Kerugian Rp120 Juta

17 Juli 2026 - 06:32 WIB

Kasat Reskrim Baru Polres Langsa Mengaku Belum Lihat Baket, Dugaan Mark-Up HT 66 Desa Kembali Disorot

17 Juli 2026 - 06:22 WIB

Teuku Indra: Beri Kesempatan Kapolda Aceh Menata Internal Sebelum Dinilai Publik

17 Juli 2026 - 06:06 WIB

Dugaan Perundungan Jadi Pemicu Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan

16 Juli 2026 - 21:25 WIB

Kabar Terkini! Kipas Angin Rp11 Juta per Unit Jadi Sorotan, Polemik Anggaran KDMP Rp1,8 Triliun Memanas

16 Juli 2026 - 21:06 WIB

Trending di Kabar Viral