Jakarta | Badan Tim Nasional Esports Indonesia telah menyampaikan pengumuman kepada Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) mengenai atlet yang akan memperkuat Merah Putih di IESF World Esports Championship 2026 atau WEC26. Para atlet tersebut dipersiapkan untuk mewakili Indonesia dalam kejuaraan dunia yang berlangsung di Banten pada 15–20 Desember 2026. Pengumuman roster menjadi penanda awal bagi persiapan tim nasional menuju ajang tersebut. Dengan identitas atlet yang telah diumumkan, tahapan berikutnya dapat berfokus pada pengembangan kesiapan para wakil Indonesia.
Kepala Badan Tim Nasional Esports Indonesia, Canka Adzana Jagad Subiyanto, menjelaskan bahwa pengumuman roster bukan akhir dari proses persiapan, melainkan tahap awal. Penetapan atlet memberi landasan bagi tim untuk mulai menjalankan program pembinaan dan menyusun langkah persiapan yang dibutuhkan. Waktu menuju kompetisi perlu dimanfaatkan secara terencana agar atlet dapat berkembang sebagai individu sekaligus membangun kesiapan bersama. Karena itu, perhatian tidak hanya tertuju pada daftar nama yang diumumkan, tetapi juga pada proses yang akan dijalani tim setelah pengumuman.
Fokus selanjutnya, menurut Canka, adalah memastikan pembinaan dan persiapan berjalan optimal. Proses tersebut menjadi penting untuk mendukung atlet menghadapi persaingan di WEC26, sekaligus membantu mereka mencapai kondisi terbaik saat bertanding. Pembinaan yang terarah dan persiapan yang konsisten dapat menjadi bagian dari upaya membangun performa tim nasional. Pelaksanaan kejuaraan di Banten pada pertengahan Desember 2026 memberikan batas waktu yang jelas bagi tahapan tersebut. Dengan demikian, pengumuman roster membuka fase kerja berikutnya bagi Badan Tim Nasional, atlet, dan pihak terkait. Perkembangan menuju kompetisi akan bergantung pada kesinambungan pembinaan serta kesiapan tim dalam menjalani agenda persiapan hingga hari pertandingan.
Sebagai negara tuan rumah Kejuaraan Dunia Esports 2026, Indonesia akan berpartisipasi dalam tujuh nomor pertandingan. Susunan nomor tersebut mencakup beragam gim dan kategori, termasuk pertandingan khusus putra dan putri. Dengan demikian, keikutsertaan Indonesia tidak terbatas pada satu jenis kompetisi, melainkan tersebar di sejumlah nomor yang telah ditetapkan.
Dalam Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), Indonesia akan mengikuti dua nomor, yaitu MLBB putra dan MLBB putri. Kedua kategori itu tercatat sebagai nomor yang berbeda dalam daftar partisipasi. Pada PUBG Mobile, Indonesia juga akan berlaga dalam satu nomor. Susunan ini menempatkan tiga nomor pertama pada dua gim seluler yang tercantum dalam kompetisi.
Indonesia selanjutnya akan tampil pada Counter-Strike 2 melalui dua kategori, yakni Counter-Strike 2 putra dan Counter-Strike 2 putri. Seperti pada MLBB, pemisahan kategori putra dan putri membuat masing-masing dihitung sebagai nomor tersendiri. Selain kedua kategori tersebut, daftar partisipasi Indonesia juga memuat Dota 2 dan eFootball, masing-masing sebagai satu nomor pertandingan.
Jika dirangkum, tujuh nomor yang diikuti Indonesia adalah MLBB putra, MLBB putri, PUBG Mobile, Counter-Strike 2 putra, Counter-Strike 2 putri, Dota 2, serta eFootball. Daftar ini memberikan gambaran cakupan keikutsertaan Indonesia sebagai tuan rumah di Kejuaraan Dunia Esports 2026. Pengelompokan berdasarkan gim dan kategori juga memperjelas bahwa MLBB dan Counter-Strike 2 masing-masing memiliki nomor putra serta putri, sementara PUBG Mobile, Dota 2, dan eFootball tercantum sebagai nomor tersendiri. Rincian tersebut merupakan dasar untuk memahami jumlah dan komposisi nomor yang akan diikuti Indonesia, tanpa mengubahnya menjadi informasi mengenai atlet atau jadwal pertandingan.
Penetapan roster untuk tujuh nomor Kejuaraan Dunia Esports 2026 dilakukan melalui mekanisme penunjukan langsung. Pendekatan ini memberi ruang bagi PB ESI untuk menyusun komposisi atlet berdasarkan kebutuhan dan karakter persaingan pada setiap nomor, bukan menerapkan satu ukuran yang sama untuk seluruh gim. Tiap nomor memiliki format pertandingan, tingkat kompetisi, dan tuntutan tersendiri, sehingga pemilihan atlet perlu mempertimbangkan kecocokan kemampuan dengan tantangan yang akan dihadapi. Dengan pertimbangan tersebut, roster diharapkan dapat menjadi tim yang siap bersaing secara terarah di panggung internasional.
Sejumlah aspek menjadi dasar dalam menentukan atlet terpilih. Performa terkini menjadi gambaran kesiapan dan konsistensi atlet, sedangkan rekam jejak prestasi internasional menunjukkan pengalaman mereka menghadapi lawan serta tekanan pada kompetisi tingkat dunia. PB ESI juga memperhatikan mentalitas bertanding, termasuk kemampuan menjaga fokus, beradaptasi, dan mengambil keputusan dalam situasi sulit. Komitmen atlet terhadap program tim serta kesediaan menjalani proses persiapan turut menjadi bagian dari penilaian. Selain itu, proyeksi pencapaian medali dipertimbangkan agar susunan roster selaras dengan target dan peluang Indonesia pada masing-masing nomor.
PB ESI menyampaikan apresiasi kepada para atlet dan pelatih yang terpilih untuk mewakili Indonesia. Kepercayaan tersebut merupakan pengakuan atas kemampuan dan upaya mereka, sekaligus membawa tanggung jawab untuk menjalankan persiapan dengan disiplin. Para atlet diharapkan menjaga komitmen dan integritas, baik selama latihan maupun ketika bertanding, serta membangun kerja sama yang kuat dengan rekan satu tim dan pelatih. Kolaborasi penting untuk menyatukan strategi, memperkuat komunikasi, dan merespons dinamika pertandingan dengan baik. Persiapan optimal juga mencakup konsistensi latihan, kesiapan mental, dan evaluasi berkala. Dengan dukungan dan kerja bersama, tim diharapkan mampu tampil maksimal serta memperjuangkan hasil terbaik bagi Indonesia di setiap nomor.
Kesempatan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Esports 2026, atau WEC26, dinilai sebagai peluang penting bagi Indonesia untuk memperlihatkan perkembangan ekosistem esports nasional. Penyelenggaraan ajang internasional di dalam negeri dapat mempertemukan atlet, ofisial, komunitas, dan penggemar dalam satu perhelatan berskala dunia. Momen tersebut juga memberi gambaran mengenai kesiapan berbagai unsur pendukung, mulai dari pembinaan atlet dan organisasi hingga penyediaan fasilitas serta pengalaman penyelenggaraan. Dengan demikian, kehadiran WEC26 bukan semata-mata menghadirkan pertandingan, melainkan turut menjadi ruang untuk menunjukkan kapasitas Indonesia dalam mengembangkan industri esports yang semakin terstruktur. Bagi publik, kompetisi ini membuka kesempatan menyaksikan langsung persaingan level internasional sekaligus mengenal lebih dekat perjalanan para atlet.
Dukungan masyarakat menjadi bagian penting dari pengalaman bertanding para atlet, terlebih saat mereka berlaga di hadapan penonton di tanah air. Sorak dukungan secara langsung dapat menambah semangat timnas ketika menghadapi lawan dari berbagai negara, sementara kehadiran penonton membantu menciptakan atmosfer kompetisi yang meriah dan positif. Masyarakat juga dapat mengikuti perkembangan persiapan, mengenal nomor pertandingan yang diikuti Indonesia, serta memberikan perhatian kepada atlet dari berbagai cabang esports. Dukungan tersebut tidak hanya ditujukan kepada nama-nama yang sudah dikenal, tetapi juga kepada seluruh perwakilan yang berjuang membawa nama bangsa. Antusiasme publik diharapkan tumbuh seiring proses persiapan, sehingga keterlibatan masyarakat menjadi bagian dari perjalanan tim menuju kejuaraan.
PB ESI mengajak masyarakat untuk mendukung para atlet Indonesia di seluruh tujuh nomor yang dipersiapkan untuk WEC26. Dukungan dapat disampaikan dengan mengikuti informasi resmi mengenai timnas dan kompetisi, serta memberikan semangat kepada para atlet selama menjalani pemusatan latihan maupun saat bertanding. Perhatian terhadap setiap nomor akan membantu menunjukkan bahwa perjuangan seluruh wakil Indonesia mendapat tempat yang setara di mata publik. Pengumuman roster menjadi penanda bahwa tahap persiapan timnas menuju WEC26 telah dimulai. Setelah daftar atlet ditetapkan, para pemain dan jajaran pendukung dapat memusatkan perhatian pada latihan, koordinasi, dan strategi menghadapi persaingan internasional. Dengan dukungan bersama, Indonesia diharapkan dapat menyambut kejuaraan ini dengan kesiapan dan kebanggaan.
Baca juga: Audit Inspektorat Kasus Pauzi Dinanti, Libas88 Siapkan Aksi Jika Tak Transparan















