Patrolihukum.net // PROBOLINGGO — Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 Tahun 2026 di Kota Probolinggo berlangsung di halaman Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Probolinggo, Kamis (17/9/2026) pagi.
Mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”, upacara tersebut diikuti unsur maritim dan kepelabuhanan, jajaran Pemerintah Kota Probolinggo, TNI-Polri serta sejumlah instansi terkait.
Wali Kota Probolinggo dr. H. Aminuddin, Sp.OG.(K)., M.Kes., bertindak sebagai pembina sekaligus inspektur upacara.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala KSOP Kelas IV Probolinggo I Gusti Agung Komang Arbawa, S.H., M.H., Kepala Dinas Perhubungan Kota Probolinggo Pudi Adji Tjahjo Wahono, S.Sos., M.Si., serta jajaran unsur pemerintahan dan kepelabuhanan.
Dalam momentum tersebut, Wali Kota Probolinggo menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung sistem transportasi yang aman, tertib dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Hari Perhubungan Nasional ke-55 ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh unsur perhubungan, baik pemerintah daerah, KSOP, TNI-Polri maupun stakeholder lainnya. Transportasi memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Wali Kota.
Menurutnya, aspek keselamatan, ketertiban dan kualitas pelayanan perlu menjadi perhatian bersama. Kolaborasi antarlembaga juga diperlukan agar konektivitas transportasi di Kota Probolinggo dapat terus berkembang.
“Kami berharap kolaborasi yang selama ini terjalin dapat semakin diperkuat, sehingga konektivitas transportasi di Kota Probolinggo semakin baik dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala KSOP Kelas IV Probolinggo I Gusti Agung Komang Arbawa saat ditemui seusai upacara mengatakan peringatan Harhubnas menjadi momentum untuk memperkuat komitmen insan perhubungan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Arbawa, sektor transportasi laut memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas wilayah, termasuk kelancaran pergerakan barang melalui jalur kepelabuhanan.
“Hari Perhubungan Nasional menjadi momentum bagi seluruh insan perhubungan untuk kembali memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Khususnya di sektor transportasi laut, keselamatan dan keamanan pelayaran tetap menjadi prioritas utama,” kata Arbawa.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara KSOP dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, unsur maritim dan stakeholder kepelabuhanan.
“Kami terus mendorong sinergi dan koordinasi dengan Pemerintah Kota Probolinggo, TNI-Polri, unsur maritim serta seluruh stakeholder kepelabuhanan. Dengan kolaborasi yang baik, aktivitas kepelabuhanan dapat berjalan aman, tertib dan lancar, sekaligus mendukung konektivitas serta perekonomian daerah,” pungkasnya.
Pelabuhan Probolinggo merupakan salah satu bagian dari konektivitas transportasi yang mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.
Pergerakan barang dan mobilitas masyarakat membutuhkan sistem transportasi yang tertib, aman serta didukung pengawasan yang konsisten.
Dalam konteks tersebut, pembangunan sektor perhubungan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan sarana dan prasarana. Keselamatan, keamanan, kedisiplinan, pelayanan dan koordinasi juga menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan transportasi.
Kehadiran pemerintah daerah bersama jajaran KSOP dan unsur terkait dalam peringatan Harhubnas ke-55 menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga konektivitas transportasi.
Bagi Kota Probolinggo, sektor perhubungan memiliki keterkaitan dengan berbagai aktivitas, mulai dari mobilitas masyarakat, perdagangan, jasa hingga distribusi barang.
Peringatan Harhubnas tahun ini pun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Semangat “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju” diharapkan dapat diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan, penguatan keselamatan dan koordinasi antarlembaga.
Transportasi bukan sekadar sarana perpindahan manusia dan barang, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
(Edi D/Red/**)















