Dukungan Intelijen BIN Disebut Berperan dalam Operasi terhadap Kelompok Bersenjata di Maybrat

Dukungan Intelijen BIN Disebut Berperan dalam Operasi terhadap Kelompok Bersenjata di Maybrat
banner 468x60

Kabupaten Maybrat | Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto menjelaskan bahwa dukungan informasi intelijen memiliki peran penting dalam operasi keamanan terhadap kelompok bersenjata di Papua. Informasi mengenai keberadaan kelompok tersebut menjadi salah satu dasar bagi aparat untuk memahami kondisi di sekitar lokasi operasi. Dengan informasi yang tersedia, aparat dapat menentukan sasaran penindakan secara lebih terarah sesuai kebutuhan operasi.

Lucky menyampaikan penjelasan tersebut di Jakarta pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Ia menerangkan bahwa informasi tentang keberadaan kelompok bersenjata membantu aparat menetapkan lokasi dan sasaran yang perlu ditindak. Dukungan intelijen, termasuk informasi yang berkaitan dengan posisi kelompok, menjadi bagian penting dalam proses penentuan sasaran sebelum operasi dilaksanakan. Hal itu memungkinkan aparat menjalankan tindakan keamanan dengan arah yang lebih jelas.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Selain membantu menentukan sasaran, informasi intelijen juga berfungsi untuk menekan risiko terhadap masyarakat sipil yang berada di sekitar lokasi penindakan. Pemahaman mengenai keberadaan kelompok bersenjata dan kondisi wilayah dapat menjadi pertimbangan bagi aparat dalam menjalankan operasi. Dengan demikian, langkah penindakan tidak hanya diarahkan kepada sasaran yang telah ditentukan, tetapi juga dilakukan dengan memperhatikan keberadaan warga di sekitar area operasi.

Menurut Lucky, keterangan mengenai lokasi kelompok bersenjata memberikan dukungan bagi aparat dalam melaksanakan operasi keamanan di Papua. Informasi tersebut membantu menghubungkan proses pengumpulan keterangan dengan pelaksanaan tindakan di lapangan. Peran intelijen menjadi penting karena ketepatan informasi dapat mendukung penentuan sasaran sekaligus membantu mengurangi potensi risiko bagi masyarakat sipil. Penjelasan itu menegaskan bahwa operasi keamanan memerlukan informasi yang dapat digunakan untuk menentukan langkah secara terarah.

Pasukan gabungan yang terdiri atas Satgas Yonif Marinir 9 dan Denkull 4 Satgas Rajawali V Koops TNI Habema dilaporkan melaksanakan operasi penindakan terhadap kelompok bersenjata TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Operasi tersebut diarahkan pada sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian anggota kelompok bersenjata.

Dalam operasi itu, pasukan gabungan disebut berhasil menemukan Komandan Operasi TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya, Manfret Fatem. Selain itu, dua komandan batalyon, yakni Anton Fatem dan Yesias Fatem, juga disebut ditemukan dalam rangkaian tindakan tersebut. Informasi mengenai identitas dan posisi para tokoh itu menjadi bagian penting dari laporan operasi yang disampaikan kepada publik.

Operasi penindakan tersebut menunjukkan upaya aparat untuk mengamankan wilayah dan menindak kelompok bersenjata yang masih beraktivitas di Maybrat. Pelaksanaan operasi oleh satuan gabungan juga mencerminkan koordinasi unsur-unsur yang terlibat dalam tugas pengamanan di wilayah Papua Barat Daya. Meski demikian, setiap informasi mengenai hasil operasi tetap perlu dipahami berdasarkan keterangan resmi dan perkembangan verifikasi di lapangan.

Menurut keterangan Lucky, keberhasilan operasi itu turut didukung informasi intelijen dari Badan Intelijen Negara atau BIN. Informasi tersebut disebut memiliki nilai A1, istilah yang dalam penilaian intelijen merujuk pada informasi dari sumber yang dinilai sangat dapat dipercaya dengan isi yang dianggap akurat. Dukungan intelijen itu dikatakan membantu pasukan gabungan mengidentifikasi lokasi persembunyian serta menentukan sasaran operasi secara lebih terarah.

Keterangan tersebut menempatkan aspek intelijen sebagai salah satu unsur pendukung dalam operasi terhadap TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya. Namun, rincian mengenai proses pengumpulan informasi, pergerakan pasukan, dan kondisi para pihak yang ditemukan belum seluruhnya disampaikan secara terbuka. Karena itu, informasi lanjutan dari pihak berwenang tetap diperlukan untuk memberikan gambaran lengkap mengenai operasi di Kabupaten Maybrat tersebut.

Kontak senjata tersebut dilaporkan berlangsung ketika personel TNI melakukan operasi terhadap kelompok bersenjata di wilayah Maybrat. Berdasarkan informasi yang menjadi rujukan, Manfret Fatem, Anton Fatem, dan Yesias Fatem disebut melakukan perlawanan dengan menembaki pasukan TNI. Uraian mengenai kronologi ini disampaikan sebagai laporan awal, sehingga setiap keterangan mengenai posisi, urutan kejadian, dan kondisi para pihak tetap perlu merujuk pada hasil verifikasi aparat serta sumber resmi terkait.

Dalam peristiwa itu, Manfret Fatem dilaporkan tewas di lokasi setelah kontak senjata berlangsung. Sementara itu, Anton Fatem dan Yesias Fatem disebut berusaha melarikan diri menuju kawasan Sungai Frambu. Keduanya kemudian dilaporkan tewas dalam upaya tersebut. Namun, laporan mengenai keberadaan dua jenazah itu belum sepenuhnya dituntaskan. Personel terkait masih melakukan pencarian terhadap jenazah Anton dan Yesias yang disebut tenggelam di sungai.

Pencarian di kawasan Sungai Frambu dilakukan untuk memastikan lokasi dan kondisi kedua jenazah. Proses tersebut dapat menghadapi kendala medan, arus sungai, maupun kondisi lingkungan setempat. Karena itu, informasi mengenai hasil pencarian masih bersifat sementara sampai ada keterangan lanjutan dari pihak berwenang. Penyebutan bahwa dua orang tersebut tenggelam juga tetap ditempatkan sebagai bagian dari laporan yang masih ditindaklanjuti, bukan sebagai temuan akhir yang telah dipastikan secara independen.

Dari lokasi kontak senjata, personel TNI dilaporkan mengamankan sejumlah barang. Barang-barang tersebut terdiri atas satu pucuk senjata api jenis AK-101, puluhan butir amunisi tajam, serta selembar bendera Bintang Kejora. Temuan itu disebut menjadi bagian dari barang bukti yang diamankan setelah operasi. Penanganan selanjutnya terhadap senjata, amunisi, dan benda lainnya diharapkan mengikuti prosedur pemeriksaan serta pendokumentasian yang berlaku. Sampai pencarian dan verifikasi selesai, perkembangan mengenai operasi, kondisi jenazah, dan barang bukti masih menunggu pembaruan resmi.

Lucky menegaskan bahwa TNI akan terus melanjutkan pengamanan wilayah Maybrat serta penegakan hukum terhadap setiap ancaman kekerasan bersenjata. Pelaksanaan tugas tersebut dilakukan secara profesional, tegas, dan terukur, dengan mempertimbangkan kondisi lapangan serta dampaknya terhadap masyarakat. Langkah pengamanan tidak semata-mata diarahkan untuk menghadapi kelompok bersenjata, tetapi juga untuk menciptakan situasi yang memungkinkan warga menjalankan aktivitas sehari-hari secara aman dan tertib.

Seluruh personel yang berada di bawah kendali Kogabwilhan III wajib mematuhi rules of engagement, ketentuan peraturan perundang-undangan, dan prinsip penghormatan terhadap hak asasi manusia. Setiap tindakan harus didasarkan pada kewenangan yang sah, kebutuhan operasional, serta prinsip proporsionalitas dan akuntabilitas. Dalam menjalankan mandat tersebut, keselamatan masyarakat sipil menjadi perhatian utama, termasuk melalui upaya pencegahan risiko, perlindungan warga, dan koordinasi dengan unsur pemerintah daerah serta aparat penegak hukum terkait.

Penegasan itu sejalan dengan prinsip salus populi suprema lex esto, yang dimaknai bahwa keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi. Prinsip tersebut menempatkan perlindungan warga dan stabilitas keamanan di Papua sebagai prioritas dalam setiap kebijakan maupun operasi. Operasi di Maybrat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan TNI untuk menjaga keamanan serta mendukung penegakan hukum di wilayah yang masih menghadapi ancaman bersenjata. Dukungan informasi intelijen BIN dan koordinasi antarsatuan diharapkan memperkuat pelaksanaan tugas, dengan tetap menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap hukum. Dengan pendekatan tersebut, tindakan keamanan diharapkan mampu menekan ancaman tanpa mengabaikan hak dan keselamatan masyarakat yang terdampak.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60