Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Dua Alumni ITB Mengundurkan Diri dari Tim Pembangunan Ibukota Negara, Menyusul Kritik Terhadap Urgensi Proyek tersebut

badge-check

Gambar Ilustrasi

Patrolihukum.net — Dalam sebuah langkah mengejutkan, dua alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) yang sangat berpengalaman dalam pembangunan kawasan, yakni Bambang Susantono dan Dhony, telah mengundurkan diri dari tim yang ditugaskan oleh Presiden Jokowi untuk membangun Ibukota Negara (IKN). Langkah ini mengundang perhatian setelah kritik dari Sudrajat Djiwandono, ekonom Partai Gerindra, yang menyatakan bahwa tidak ada urgensinya untuk memindahkan ibukota negara saat ini.

Dua Alumni ITB Mengundurkan Diri dari Tim Pembangunan Ibukota Negara, Menyusul Kritik Terhadap Urgensi Proyek tersebut

Meskipun Presiden Prabowo menyatakan niatnya untuk melanjutkan program pembangunan IKN, namun dengan proyeksi waktu yang jauh lebih panjang, antara 25 hingga 30 tahun ke depan. Pernyataan ini menimbulkan pertanyaan serius tentang keberlanjutan proyek tersebut, terutama dengan mundurnya dua tokoh kunci dari tim pembangunan.

Kritik juga muncul terkait pengabaian terhadap aspek pertahanan dan keamanan dalam perencanaan IKN. Gatot Nurmantyo, mantan Panglima TNI, menyatakan bahwa rencana tersebut rentan terhadap invasi militer asing, yang dapat mengancam keamanan nasional.

Dalam situasi di mana krisis ekonomi dan kesehatan melanda dunia akibat pandemi COVID-19, pertanyaan tentang urgensi dan keberlanjutan proyek IKN semakin memuncak. Dengan mundurnya dua pimpinan tim pembangunan, serta fokus Prabowo yang lebih terarah pada program kesejahteraan sosial seperti gizi rakyat, proyek IKN tampak semakin meragukan.

Terkait hal ini, pertanyaan besar muncul: Apakah Presiden Jokowi akan tetap melanjutkan proyek pembangunan IKN, ataukah akan mengubah arah kebijakan terkait pemindahan ibukota negara? Apakah Jakarta akan tetap menjadi ibukota negara dalam waktu yang belum dapat dipastikan?

Dalam konteks ini, wacana mengenai kebanggaan terhadap ibukota yang bersejarah dan merepresentasikan keragaman budaya Indonesia semakin memperoleh perhatian. Dengan berbagai pertimbangan politik, ekonomi, dan keamanan, nasib IKN dan masa depan ibukota negara menjadi perdebatan yang semakin hangat di tengah masyarakat.

Seiring dengan itu, pertanyaan penting mengenai alokasi anggaran dan prioritas pembangunan menjadi fokus perhatian, baik bagi pemerintah maupun rakyat Indonesia. Dalam menghadapi tantangan ini, keputusan yang diambil oleh pemerintah akan membawa dampak yang signifikan bagi arah pembangunan negara ini, serta warisan sejarah yang akan kita tinggalkan untuk generasi mendatang. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Para Pengolah Kayu Bantalan Kumea Di Mamosalato Dan Bungku Utara, Miliki Beking Hingga Kebal Hukum.

16 Juni 2026 - 16:42 WIB

Diduga Para Pengolah Kayu Bantalan Kumea Di Mamosalato Dan Bungku Utara, Miliki Beking Hingga Kebal Hukum.

AWPR Rayakan Tahun Baru Islam 1448 H, Fahrul Mozza Ajak Anggota Tingkatkan Profesionalisme

16 Juni 2026 - 16:13 WIB

AWPR Rayakan Tahun Baru Islam 1448 H, Fahrul Mozza Ajak Anggota Tingkatkan Profesionalisme

Pemkab Probolinggo dan DPRD Kabupaten Probolinggo Mulai Bahas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025

16 Juni 2026 - 16:05 WIB

Pemkab Probolinggo dan DPRD Kabupaten Probolinggo Mulai Bahas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025

Rapimnas 2026 Senkom Mitra Polri Fokus Rumuskan Strategi Kamtibmas Berkelanjutan

16 Juni 2026 - 10:47 WIB

Rapimnas 2026 Senkom Mitra Polri Fokus Rumuskan Strategi Kamtibmas Berkelanjutan

Halo Apa Kabar APH, Dugaan Hutan Mamosalato Dan Bungku Utara Dijarah, Terkesan Adanya Pembiaran.

16 Juni 2026 - 09:32 WIB

Halo Apa Kabar APH, Dugaan Hutan Mamosalato Dan Bungku Utara Dijarah, Terkesan Adanya Pembiaran.
Trending di Berita