Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Disertir Polres Yalimo Aske Mabel Ditangkap Satgas Ops Damai Cartenz

badge-check

Disertir Polres Yalimo Aske Mabel Ditangkap Satgas Ops Damai Cartenz

Yalimo – Aparat keamanan dari Satgas Ops Damai Cartenz 2025 berhasil menangkap Aske Mabel, seorang disertir dari Polres Yalimo yang selama ini menjadi buronan karena terlibat dalam berbagai aksi kriminal bersenjata di Papua.

Disertir Polres Yalimo Aske Mabel Ditangkap Satgas Ops Damai Cartenz

Penangkapan berlangsung pada Rabu (19/2) pukul 06.30 WIT di Distrik Abenaho, Kabupaten Yalimo. Dalam operasi tersebut, aparat juga berhasil menyita empat pucuk senjata api jenis AK2000P yang dibawa oleh disertir Aske Mabel.

Jejak Kejahatan Aske Mabel

Aske Mabel bukan sekadar seorang disertir, tetapi juga pelaku utama dalam berbagai aksi teror yang meresahkan masyarakat Yalimo. Berdasarkan catatan aparat keamanan, ia bertanggung jawab atas:

  • Perampasan senjata api dari Polres Yalimo, yang kemudian digunakan untuk aksi kriminal.
  • Tujuh aksi pembunuhan dan penembakan, dengan korban dari kalangan warga sipil maupun aparat keamanan.
  • Tiga kali aksi pembakaran dan perusakan, yang meninggalkan trauma dan kerugian besar bagi warga.
  • Menciptakan ketakutan dan ketidakstabilan sosial, sehingga masyarakat di beberapa wilayah Yalimo hidup dalam ancaman.

Aksi Perlawanan dan Pelumpuhan

Dalam pengembangan kasus, aparat meminta Aske Mabel menunjukkan lokasi penyimpanan senjata kedua. Namun, saat berada di dekat jurang, ia mencoba melarikan diri dan melakukan perlawanan. Menghadapi situasi tersebut, petugas bertindak tegas sesuai prosedur hukum dengan melumpuhkan pelaku. Dengan demikian, seluruh senjata yang dikuasainya telah berhasil diamankan.

Pernyataan Aparat Keamanan

Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakaops Damai Cartenz 2025, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., memberikan apresiasi atas keberhasilan tim di lapangan.

“Penegakan hukum terhadap disertir Aske Mabel adalah langkah strategis untuk menekan aksi kekerasan bersenjata di Papua Pegunungan. Kami akan terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan kelompok ini dan memastikan keamanan masyarakat,” ujar Brigjen Faizal.

Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Humas Ops Damai Cartenz 2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menegaskan bahwa operasi ini adalah hasil kerja keras aparat yang terus berupaya menegakkan keadilan.

“Keberhasilan ini adalah buah dari keberanian anggota Satgas Damai Cartenz 2025 yang tidak kenal lelah di tengah medan sulit Papua. Kami berterima kasih atas dukungan masyarakat yang berharap keadilan ditegakkan,” tutur Kombes Yusuf.

Langkah Selanjutnya

Aparat masih terus melakukan pengembangan untuk memastikan tidak ada sisa jaringan kriminal yang dibentuk oleh disertir Aske Mabel. Dengan tertangkapnya pelaku, diharapkan keamanan dan stabilitas di Yalimo semakin terjamin.

(Tim/Red/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Bumdes Di Banggai, Penyertaan Modal Hanya Untuk Pengurus Bumdes Dan Aparat Desa, Diminta Pemeriksaan Menyeluruh.

28 Juni 2026 - 20:37 WIB

Diduga Bumdes Di Banggai, Penyertaan Modal Hanya Untuk Pengurus Bumdes Dan Aparat Desa, Diminta Pemeriksaan Menyeluruh.

PCNU Kraksaan Sukses Gelar Apel Akbar 2.000 Kader di Pantai Bentar

28 Juni 2026 - 14:40 WIB

PCNU Kraksaan Sukses Gelar Apel Akbar 2.000 Kader di Pantai Bentar

Polsek Wonoasih Monitoring Lahan Jagung 4.000 Meter Persegi, Perkuat Pendampingan Petani

27 Juni 2026 - 19:09 WIB

Polsek Wonoasih Monitoring Lahan Jagung 4.000 Meter Persegi, Perkuat Pendampingan Petani

Demo Tolak Penghentian MBG Menggema, Bang Suli: Jangan Jadikan Suara Rakyat Tameng Kepentingan Kelompok

27 Juni 2026 - 16:06 WIB

Demo Tolak Penghentian MBG Menggema, Bang Suli: Jangan Jadikan Suara Rakyat Tameng Kepentingan Kelompok

SPPG Pondokkelor 2 Tebar Kepedulian di 10 Muharram, Puluhan Warga Terima Santunan

27 Juni 2026 - 10:24 WIB

SPPG Pondokkelor 2 Tebar Kepedulian di 10 Muharram, Puluhan Warga Terima Santunan
Trending di Nasional