Probolinggo, Patrolihukum.net — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Probolinggo terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik, terutama dalam kemudahan akses dokumen kependudukan. Melalui program inovatif _jemput bola_ atau pelayanan _door to door_, petugas Disdukcapil turun langsung ke desa-desa untuk membantu masyarakat mengurus berbagai dokumen penting, seperti KTP elektronik, Kartu Keluarga, dan Akta Kelahiran.
Selasa (21/10/2025), tim Disdukcapil mendatangi Desa Randuputih, Dusun Parsehan RT/RW 12/03, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga yang sejak pagi sudah menunggu di balai dusun untuk mendapatkan pelayanan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Kabupaten Probolinggo, **Rofiah Adawiyah**, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan pelayanan administrasi kependudukan di wilayah pedesaan. Ia menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi masyarakat untuk kesulitan mengurus dokumen kependudukan, karena pihaknya siap turun langsung ke lapangan.
“Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan dekat dengan masyarakat. Dengan sistem jemput bola, warga tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor Disdukcapil. Kami yang datang ke mereka,” ujar Rofiah di sela kegiatan.
Menurutnya, program ini merupakan bentuk implementasi dari arahan Kementerian Dalam Negeri agar pemerintah daerah melakukan pelayanan proaktif terhadap penduduk yang belum memiliki dokumen kependudukan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan warga di wilayah terpencil.
Lebih lanjut, Rofiah menambahkan bahwa Disdukcapil Kabupaten Probolinggo telah menyiapkan jadwal rutin untuk pelayanan keliling ke seluruh kecamatan. “Kami ingin memastikan semua warga Kabupaten Probolinggo memiliki dokumen kependudukan yang valid. Ini penting untuk akses layanan publik lainnya, seperti pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial,” jelasnya.
Sementara itu, **Jumaati (40)**, salah satu warga Desa Randuputih yang mengikuti kegiatan tersebut, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran tim Disdukcapil. Ia mengaku sangat terbantu karena tidak perlu pergi jauh untuk memperbarui Kartu Keluarga miliknya.
“Biasanya saya harus ke kantor kecamatan, kadang antre lama. Sekarang petugasnya datang langsung ke desa, jadi lebih mudah dan cepat. Kami sangat senang,” ujarnya dengan wajah sumringah.
Kegiatan jemput bola ini tidak hanya melayani perekaman KTP-el, tetapi juga pembaruan data kependudukan dan penerbitan dokumen bagi warga yang mengalami perubahan status, seperti pernikahan atau kelahiran anak.
Langkah inovatif ini mendapat apresiasi dari pemerintah desa setempat. Kepala Desa Randuputih menyebut program tersebut sangat bermanfaat bagi warganya yang sebagian besar bekerja sebagai petani dan sulit meluangkan waktu ke kantor pelayanan publik.
“Program seperti ini sangat kami harapkan. Warga bisa mengurus dokumen sambil tetap beraktivitas di desa. Terima kasih kepada Disdukcapil yang telah peduli,” ungkapnya.
Dengan adanya pelayanan jemput bola ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya dokumen kependudukan semakin meningkat, serta seluruh warga Kabupaten Probolinggo dapat terdata dengan baik dalam sistem administrasi kependudukan nasional.
*(Bambang/Red)*











