Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Nasional

Demi Sang Ibu, Tessy Rela Lepas Seragam Marinir dan Beralih Jadi Pelawak

badge-check

Jakarta, Patrolihukum.net – Siapa sangka sosok komedian senior Tessy Srimulat pernah mengenakan seragam tentara. Dalam sebuah wawancara eksklusif bersama Sule yang diunggah di kanal YouTube Sule Production pada 15 Februari 2022, pria berusia 79 tahun itu mengungkap kisah masa lalunya yang jarang diketahui publik.

Dalam video bertajuk “Eksklusif, Tessy Ungkap Kondisinya Terkini!!”, Tessy menceritakan perjalanan hidupnya sebelum dikenal sebagai pelawak. Rupanya, ia pernah bertugas sebagai prajurit Korps Komando Operasi (KKO), cikal bakal Korps Marinir TNI Angkatan Laut.

Demi Sang Ibu, Tessy Rela Lepas Seragam Marinir dan Beralih Jadi Pelawak

“Begitulah kurang lebih. KKO, kalau sekarang disebut marinir,” ujar Tessy menanggapi pertanyaan Sule tentang masa lalunya sebagai tentara.


Terpanggil Karena Darah Ayahnya

Tessy mengaku menjadi tentara bukan semata-mata karena cita-cita. Keputusan itu lebih karena faktor keterpaksaan dan panggilan darah dari sang ayah yang juga seorang anggota ABRI.

“Mungkin panggilan darah kali ya, turunan. Bapak saya dulu ABRI, meninggal karena berjuang. Akhirnya saya terpanggil untuk menjadi tentara,” katanya.

Namun, perjalanan menuju dunia militer itu tak berjalan mulus. Tessy mengaku harus memalsukan berbagai dokumen, mulai dari ijazah hingga tanda tangan orang tua agar dapat diterima sebagai prajurit pada tahun 1961.

“Itu semua saya palsukan. Ijazah palsu, surat tanda bersih itu palsu, semua palsu. Tanda tangan orangtua semua palsu, eh alhamdulillah diterima,” ucapnya blak-blakan.


Respon Mengejutkan Sang Ibu

Setelah diterima dan menjalani dinas sebagai marinir, Tessy pulang ke rumah dengan penuh kebanggaan untuk menunjukkan seragamnya kepada sang ibunda. Namun, respons sang ibu justru di luar dugaan.

“Saya sudah dinas, saya pulang nih pamer ke ibu kan saya anak tunggal. Ibu nanya ke saya ‘Kamu sayang ibu apa sayang kerjaan?’. Bingung dong saya. Terus saya mikir, dalam hati saya sayang ibulah, apalagi saya anak tunggal,” kenang Tessy.

Perkataan sang ibu membuatnya terdiam. “Kalau kamu sayang ibu, lepas pakaianmu. Kalau kamu sayang kerjaan, pergi dari rumah,” kata Tessy menirukan ucapan ibundanya saat itu.


Keputusan Berat: Mundur dari Marinir

Kalimat itulah yang akhirnya mengubah arah hidup Tessy. Ia pun memutuskan untuk meninggalkan karier militernya yang baru dijalaninya selama 2,5 tahun.

“Di situlah saya harus cari gimana caranya saya harus keluar. Iya kabur karena saya berusaha lepas baju. Gak perlu diomongin kenapa saya keluar gitu karena ada, pokoknya keluar,” jelasnya.

Keputusan tersebut menjadi titik balik dalam hidupnya. Setelah keluar dari dunia militer, Tessy akhirnya memilih meniti karier baru di panggung hiburan. Namanya kemudian melejit bersama grup lawak legendaris Srimulat dan dikenal luas hingga sekarang.


Dari Seragam Tentara ke Panggung Lawak

Cerita hidup Tessy ini menyedot perhatian publik lantaran tak banyak yang tahu bahwa komedian dengan karakter khasnya itu pernah menjadi bagian dari korps marinir TNI AL. Kejujurannya membuka masa lalu ini menunjukkan bahwa jalan hidup seseorang bisa berubah karena dorongan keluarga dan pilihan pribadi.

Kini, meski usia tak muda lagi, Tessy tetap dikenal sebagai salah satu pelawak senior yang disegani. Kisahnya menjadi inspirasi bahwa keberanian mengambil keputusan demi orang tua dapat mengubah nasib seseorang.

(Edi D/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Integritas Kepala BKSDA Sulteng Dipertanyakan, Apakah Punya Nyali Atau Tidak, Evaluasi Personil Bahkan Mutasi Ke Papua, Guna Pembinaan Jiwa Nasionalisme.

30 Maret 2026 - 17:18 WIB

Integritas Kepala BKSDA Sulteng Dipertanyakan, Apakah Punya Nyali Atau Tidak, Evaluasi Personil Bahkan Mutasi Ke Papua, Guna Pembinaan Jiwa Nasionalisme.

Tradisi Unik SMKN 1 Wonomerto: Guru dan Siswa Lebur Tanpa Sekat di Momen Halal Bihalal

30 Maret 2026 - 11:50 WIB

Tradisi Unik SMKN 1 Wonomerto: Guru dan Siswa Lebur Tanpa Sekat di Momen Halal Bihalal

FKPS Perkuat Peran Wujudkan Kabupaten Sehat Berkelanjutan

29 Maret 2026 - 20:10 WIB

FKPS Perkuat Peran Wujudkan Kabupaten Sehat Berkelanjutan

Membuka Fakta dan Data Insiden Ngadisari: Aturan Disepakati Warga Sebelum Kejadian, Kades dan Perangkat Kooperatif Jalani Proses Hukum

29 Maret 2026 - 18:44 WIB

Membuka Fakta dan Data Insiden Ngadisari: Aturan Disepakati Warga Sebelum Kejadian, Kades dan Perangkat Kooperatif Jalani Proses Hukum

Pemerintah Gagal Pemetaan Evaluasi Saluran Air Ke Sungai Babakan, Ketanggungan Darurat Banjir

29 Maret 2026 - 11:03 WIB

Pemerintah Gagal Pemetaan Evaluasi Saluran Air Ke Sungai Babakan, Ketanggungan Darurat Banjir
Trending di Kabar Viral