**Tabalong** – Komandan Kodim 1008/Tabalong, Letkol Inf Budi Sanjaya Galih, S.AP., M.IP., memimpin upacara bendera pada Senin, 18 November 2024, yang berlangsung di Lapangan Nanggala Kodim 1008/Tabalong. Upacara ini dihadiri oleh seluruh Danramil, Perwira Staf, anggota Kodim, serta PNS TNI AD di wilayah tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, Letkol Inf Budi Sanjaya membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang menyampaikan apresiasi atas dedikasi prajurit dan PNS TNI AD. KSAD mengakui peran besar mereka dalam menjaga stabilitas dan keberhasilan pelaksanaan tugas negara.

### Pesan Penting Menjelang Agenda Nasional
Amanat tersebut juga menyoroti agenda politik nasional, seperti pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih serta Pilkada Serentak yang melibatkan 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota pada bulan ini. Dalam hal ini, Jenderal Maruli menekankan pentingnya netralitas TNI AD.
“Sebagai prajurit TNI AD, kita wajib menjaga netralitas, tidak memihak pasangan calon, tidak menggunakan fasilitas TNI untuk kepentingan politik, dan menghindari perbincangan politik, terutama di media sosial,” ujar Jenderal Maruli melalui amanatnya.
### Transparansi Anggaran dan Peningkatan Kesiapan
Selain netralitas, KSAD juga menegaskan perlunya evaluasi terhadap pengelolaan anggaran di lingkungan TNI AD. Pejabat pembuat komitmen (PPK) diminta untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran negara.
Terkait kesiapan operasional, Jenderal Maruli menggarisbawahi pentingnya latihan adaptif, seperti sistem blok, untuk memastikan prajurit memiliki kemampuan maksimal dalam menghadapi berbagai tugas.
### Fokus pada Kesejahteraan dan Program Unggulan
Pada aspek kesejahteraan, pembangunan rumah untuk prajurit menjadi perhatian utama. KSAD menginstruksikan pengawasan ketat agar program ini berjalan lancar dan tepat sasaran.
Lebih lanjut, TNI AD terus mendukung program unggulan, seperti TNI AD Manunggal Air dan Ketahanan Pangan, guna memanfaatkan lahan kosong menjadi produktif demi mendukung swasembada pangan. Selain itu, Jenderal Maruli menyoroti kesiapsiagaan menghadapi bencana alam dan ancaman dunia digital, seperti judi online dan pinjaman online ilegal.
“TNI AD hadir tidak hanya untuk mengatasi ancaman fisik, tetapi juga ancaman digital yang merusak kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Upacara bendera ini menjadi momentum penting bagi prajurit Kodim 1008/Tabalong untuk memahami arah kebijakan dan instruksi dari pimpinan TNI AD, sekaligus memperkuat komitmen menjaga netralitas dan profesionalisme di tengah tantangan bangsa.
*(Pendim 1008)*





























