Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Bencana

Banjir Rendam Rumah Warga di Kintom dan Nambo, TNI Polri Serta Basarnas Lakukan Evakuasi*

badge-check

 

 

 

Sejumlah rumah di Kecamatan Kintom dan Nambo terendam banjir pasca tingginya curah hujan yang turun di wilayah tersebut, Selasa (1/7/2023) malam.

 

“Untuk di Kintom sendiri banjir tersebut disebabkan luapan air rawah dan drainase karena banyaknya tumpukan sampah,” ungkap Kapolsek Kintom AKP Laata.

 

Adapun jumlah rumah yang terendam banjir setinggi 1 meter di Kelurahan Mendono sebanyak 6 unit, sedangkan di Kelurahan Mendono, Kecamatan Kintom sebanyak 3 unit dengan ketinggian 40 centi meter.

 

Untuk di Kecamatan Nambo wilayah yang terendam yakni di Desa Padungnyo sebanyak 24 unit rumah dan satu bangunan Puskesmas Pembantu yang belum ditempati petugas medis.

 

“Di Desa padungnyo banjir  diakibatkan luapan air Sungai sehingga menggenangi rumah warga,” bebernya.

 

Saat peristiwa terjadi, aparat Polsek Kintom bersama Koramil, pemerintah desa dan Basarnas Luwuk melakukan upaya untuk membantu melakukan evakuasi barang-barang serta melakukan pembersihan lumpur di rumah warga.

 

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Tetapi kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah,” jelas Laata.

 

Saat ini banjir yang menggenangi rumah warga sudah surut dan curah hujan telah redah.

 

“Perustiwa ini hampir setiap tahun terjadi. Kami juga sudah mengimbau warga untuk selalu waspada apabila hujan turun lagi,” pungkasnya.*

*Banjir Rendam Rumah Warga di Kintom dan Nambo, TNI Polri Serta Basarnas Lakukan Evakuasi*

Sejumlah rumah di Kecamatan Kintom dan Nambo terendam banjir pasca tingginya curah hujan yang turun di wilayah tersebut, Selasa (1/7/2023) malam.

“Untuk di Kintom sendiri banjir tersebut disebabkan luapan air rawah dan drainase karena banyaknya tumpukan sampah,” ungkap Kapolsek Kintom AKP Laata.

Adapun jumlah rumah yang terendam banjir setinggi 1 meter di Kelurahan Mendono sebanyak 6 unit, sedangkan di Kelurahan Mendono, Kecamatan Kintom sebanyak 3 unit dengan ketinggian 40 centi meter.

Untuk di Kecamatan Nambo wilayah yang terendam yakni di Desa Padungnyo sebanyak 24 unit rumah dan satu bangunan Puskesmas Pembantu yang belum ditempati petugas medis.

“Di Desa padungnyo banjir diakibatkan luapan air Sungai sehingga menggenangi rumah warga,” bebernya.

Saat peristiwa terjadi, aparat Polsek Kintom bersama Koramil, pemerintah desa dan Basarnas Luwuk melakukan upaya untuk membantu melakukan evakuasi barang-barang serta melakukan pembersihan lumpur di rumah warga.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Tetapi kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah,” jelas Laata.

Saat ini banjir yang menggenangi rumah warga sudah surut dan curah hujan telah redah.

“Perustiwa ini hampir setiap tahun terjadi. Kami juga sudah mengimbau warga untuk selalu waspada apabila hujan turun lagi,” pungkasnya.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polisi Sterilisasi 12 Gereja di Probolinggo Kota Jelang Paskah, Unit K9 Diterjunkan

3 April 2026 - 15:17 WIB

Sinergi Tanpa Batas, TNI-Polri Pastikan Ibadah Jumat Agung Aman dan Damai

3 April 2026 - 14:38 WIB

Pererat Kemitraan Strategis, Panglima TNI Terima Courtesy Call Panglima Angkatan Tentera Malaysia

3 April 2026 - 11:23 WIB

Donor Darah Serentak Wanita TNI dan Dharma Pertiwi Raih Rekor MURI

3 April 2026 - 10:56 WIB

Empat Wilayah Jadi Sorotan, Dugaan Jaringan Terorganisir Obat Ilegal Makin Menguat

3 April 2026 - 10:29 WIB

Trending di Kabar Viral