Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Kabar Viral

Banjir Bandang Isolasi Kecamatan Pining: Bantuan Tak Bisa Masuk, Warga Bertahan dengan Pisang

badge-check


Banjir Bandang Isolasi Kecamatan Pining: Bantuan Tak Bisa Masuk, Warga Bertahan dengan Pisang Perbesar

Gayo Lues, Patrolihukum.net – Sejumlah desa di Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, hingga kini masih terisolasi total setelah banjir bandang menerjang wilayah tersebut pada Sabtu (29/11/2025). Peristiwa yang dipicu curah hujan ekstrem selama beberapa hari berturut-turut itu menyebabkan akses jalan utama tertutup material kayu, lumpur, dan batu besar, hingga tak bisa dilalui kendaraan.

Kondisi terputusnya akses ini membuat warga di beberapa desa mengalami krisis logistik. Persediaan bahan pangan yang tersisa di rumah warga telah habis sejak dua hari terakhir. Bantuan dari pemerintah maupun relawan belum dapat menjangkau lokasi akibat jalan yang lumpuh total dan medan yang sangat sulit.

Banjir Bandang Isolasi Kecamatan Pining: Bantuan Tak Bisa Masuk, Warga Bertahan dengan Pisang

Menurut keterangan warga setempat, pemerintah desa bersama tokoh masyarakat hanya bisa membagikan pisang dari kebun warga sebagai satu-satunya makanan yang masih tersedia.

Logistik di Kecamatan Pining, terutama di Desa Pasir Putih, sudah habis. Karena akses terputus, warga hanya bisa membagikan pisang untuk kebutuhan pangan sehari-hari. Ini satu-satunya makanan yang masih ada,” ungkap Tengku Razak Pining, salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Pining.

Akses Masih Lumpuh, Alat Berat Belum Bisa Masuk

Tengku Razak menjelaskan bahwa banjir bandang terjadi setelah debit air sungai meningkat drastis. Luapan air membawa material kayu, lumpur, dan batu berdiameter besar hingga menutup seluruh badan jalan.

Banjir bandang membawa kayu, lumpur, dan batu besar yang menutup akses desa. Alat berat belum bisa masuk karena medan sangat sulit dan cuaca juga tidak mendukung,” ujar Putra Datok Pining tersebut.

Hingga saat ini, belum ada kejelasan kapan akses dapat dibuka kembali. Warga yang terisolasi berharap pemerintah daerah, provinsi, hingga pemerintah pusat segera turun tangan mengatasi kondisi darurat ini.

Warga Mendesak Bantuan Darurat

Dalam kondisi terisolasi dan tanpa jaringan komunikasi, kebutuhan warga semakin mendesak. Tengku Razak menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan bantuan darurat berupa:

  • Makanan siap saji
  • Air bersih
  • Obat-obatan
  • Selimut dan pakaian
  • Layanan jaringan selular
  • Evakuasi untuk lansia, anak-anak, dan kelompok rentan

Semoga bantuan segera masuk karena warga sudah benar-benar kekurangan makanan,” katanya. Tengku Razak juga diketahui merupakan putra angkat dari Letjen (Purn) Solichin GP.

Kritik Terhadap Lambatnya Respon Pemerintah

Dalam keterangannya, Tengku Razak juga menyampaikan kekecewaannya terhadap pemerintah yang dinilai lamban merespons bencana di Kecamatan Pining.

Sampai saat ini beberapa wilayah desa di Kecamatan Pining terisolasi. Kami di perantauan tidak bisa menghubungi keluarga karena jaringan tidak ada. Sementara pemerintah pusat masih berpangku tangan,” ujarnya dengan nada kesal.

Hingga laporan ini diturunkan, warga masih menunggu bantuan darurat dan pembukaan akses jalan agar penanganan bencana bisa dilakukan secara maksimal.

(Edi D/PRIMA/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Enam Rumah Warga desa Taima rusak Diterjang Gelombang, Diminta Pemda Banggai Tidak Tidur, Berikan Solusi.

18 Maret 2026 - 20:23 WIB

Enam Rumah Warga desa Taima rusak Diterjang Gelombang, Diminta Pemda Banggai Tidak Tidur, Berikan Solusi.

Aksi Sosial Wartawan Trabas di Probolinggo: Puluhan Parsel Dibagikan untuk Warga Kurang Mampu

18 Maret 2026 - 18:03 WIB

Aksi Sosial Wartawan Trabas di Probolinggo: Puluhan Parsel Dibagikan untuk Warga Kurang Mampu

Aksi Sosial Jelang Lebaran, Gubernur LIRA Jatim Samsudin Bagikan Parsel untuk Warga Desa Satreyan

18 Maret 2026 - 17:56 WIB

Aksi Sosial Jelang Lebaran, Gubernur LIRA Jatim Samsudin Bagikan Parsel untuk Warga Desa Satreyan

Buka Bersama dan Santunan 70 Anak Yatim Piatu, Keluarga Besar Santoso Pererat Kebersamaan di Tanjungsari

18 Maret 2026 - 17:51 WIB

Buka Bersama dan Santunan 70 Anak Yatim Piatu, Keluarga Besar Santoso Pererat Kebersamaan di Tanjungsari

‎Dugaan Rumah Dinas Bea Cukai Probolinggo Jadi Salon: LGS Jatim Sebut Ada Klaim Fiktif

18 Maret 2026 - 04:18 WIB

‎Dugaan Rumah Dinas Bea Cukai Probolinggo Jadi Salon: LGS Jatim Sebut Ada Klaim Fiktif
Trending di Kabar Viral