Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Kabar Viral

Aksi Damai LIBAS88 dan Banser: Suara Santri Menentang Tayangan TRANS7 yang Diduga Lecehkan Kyai

badge-check


					Aksi Damai LIBAS88 dan Banser: Suara Santri Menentang Tayangan TRANS7 yang Diduga Lecehkan Kyai Perbesar

**Probolinggo, Patrolihukum.net** – Suasana di sekitar Gedung DPRD Kabupaten Probolinggo, Jl. Panglima Sudirman, Kraksaan, pada Minggu (19/10/2025) pagi mendadak dipadati ribuan massa dari berbagai elemen. Aksi besar ini digelar sebagai bentuk protes terhadap dugaan penghinaan dan upaya mendiskreditkan pesantren serta para kyai se-Nusantara oleh salah satu tayangan di stasiun televisi nasional Trans7.

Aksi yang dimotori oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LIBAS88 ini diikuti sekitar 500 anggotanya. Mereka bergabung dengan sekitar 2.000 anggota Barisan Ansor Serbaguna (BANSER), 4.000 anggota perguruan bela diri PAGAR NUSA, serta ribuan kyai dan santri dari berbagai pesantren di Kabupaten Probolinggo.

Aksi Damai LIBAS88 dan Banser: Suara Santri Menentang Tayangan TRANS7 yang Diduga Lecehkan Kyai

Massa mulai berkumpul sejak pukul 07.00 WIB di titik-titik strategis dan bergerak menuju kompleks DPRD Kabupaten Probolinggo. Untuk menjaga ketertiban dan menghindari kemacetan, aparat kepolisian bersama Dinas Perhubungan melakukan pengalihan arus lalu lintas di jalur nasional sekitar pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.

**Tuntutan Tegas: Trans7 Harus Minta Maaf dan Lakukan Rekonstruksi Tayangan**
Dalam orasinya, Koordinator Lapangan LSM LIBAS88, **Sahlan**, menegaskan bahwa aksi damai ini merupakan wujud kekecewaan umat terhadap konten yang dinilai melecehkan simbol-simbol pesantren dan para ulama.

“Kami menuntut Trans7 untuk segera meminta maaf secara terbuka kepada seluruh pesantren dan para kyai di Indonesia. Selain itu, mereka harus melakukan evaluasi dan rekonstruksi terhadap tayangan-tayangan yang menyinggung dunia pesantren,” tegas Sahlan di tengah massa aksi.

Ia menambahkan bahwa kebebasan berekspresi dalam media tidak boleh digunakan untuk merendahkan lembaga keagamaan, terutama pesantren yang telah menjadi pilar pendidikan dan moral bangsa.

**Aksi Damai dan Tertib**
Meski diikuti puluhan ribu massa, unjuk rasa ini berlangsung dengan tertib dan damai. Para peserta aksi terlihat disiplin menjaga kebersihan serta mematuhi arahan petugas keamanan. Spanduk dan poster bertuliskan *“Jaga Martabat Pesantren, Hargai Kyai Kami!”* dan *“Trans7 Wajib Klarifikasi dan Minta Maaf!”* membentang di depan gedung DPRD.

Tak hanya diwarnai orasi, aksi juga diselingi dengan pembacaan doa bersama dan shalawat sebagai bentuk spiritualitas dan kekompakan antar-santri. Sejumlah tokoh masyarakat, ulama, dan pengurus pesantren juga turut hadir memberi dukungan moral terhadap gerakan tersebut.

Semoga pihak DPRD Kabupaten Probolinggo bisa menampung aspirasi masyarakat tersebut dan meneruskannya ke lembaga berwenang agar tuntutan dapat disampaikan secara resmi kepada pihak Trans7.

Menjelang siang, sekitar pukul 11.00 WIB, massa mulai membubarkan dari dengan tertib. Petugas kebersihan dan para relawan dari Banser tampak membersihkan area sekitar DPRD sebagai bentuk tanggung jawab sosial.

Aksi damai ini menjadi simbol bahwa umat pesantren tidak hanya teguh dalam nilai spiritual, tetapi juga solid dalam menjaga martabat dan kehormatan ulama di tengah arus media modern.

(Bambang/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Integritas Kepala BKSDA Sulteng Dipertanyakan, Apakah Punya Nyali Atau Tidak, Evaluasi Personil Bahkan Mutasi Ke Papua, Guna Pembinaan Jiwa Nasionalisme.

30 Maret 2026 - 17:18 WIB

Integritas Kepala BKSDA Sulteng Dipertanyakan, Apakah Punya Nyali Atau Tidak, Evaluasi Personil Bahkan Mutasi Ke Papua, Guna Pembinaan Jiwa Nasionalisme.

Tradisi Unik SMKN 1 Wonomerto: Guru dan Siswa Lebur Tanpa Sekat di Momen Halal Bihalal

30 Maret 2026 - 11:50 WIB

Tradisi Unik SMKN 1 Wonomerto: Guru dan Siswa Lebur Tanpa Sekat di Momen Halal Bihalal

FKPS Perkuat Peran Wujudkan Kabupaten Sehat Berkelanjutan

29 Maret 2026 - 20:10 WIB

FKPS Perkuat Peran Wujudkan Kabupaten Sehat Berkelanjutan

Membuka Fakta dan Data Insiden Ngadisari: Aturan Disepakati Warga Sebelum Kejadian, Kades dan Perangkat Kooperatif Jalani Proses Hukum

29 Maret 2026 - 18:44 WIB

Membuka Fakta dan Data Insiden Ngadisari: Aturan Disepakati Warga Sebelum Kejadian, Kades dan Perangkat Kooperatif Jalani Proses Hukum

Pemerintah Gagal Pemetaan Evaluasi Saluran Air Ke Sungai Babakan, Ketanggungan Darurat Banjir

29 Maret 2026 - 11:03 WIB

Pemerintah Gagal Pemetaan Evaluasi Saluran Air Ke Sungai Babakan, Ketanggungan Darurat Banjir
Trending di Kabar Viral