Kota Probolinggo // Patrolihukum.net – Wujud kecintaan terhadap organisasi Nahdlatul Ulama (NU) ditunjukkan oleh H Asnawi, warga Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Jawa Timur. Ia dengan tulus mewaqafkan sebidang tanah miliknya kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk kepentingan umat dan kemajuan organisasi Islam terbesar di Indonesia ini.
Penandatanganan serta penyerahan resmi tanah tersebut berlangsung pada Jumat, 25 April 2025. Dalam prosesi itu, H Asnawi menyerahkan langsung akta tanah kepada Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Probolinggo, H Arbai Hasan. Acara ini turut disaksikan oleh jajaran pengurus PCNU Kota Probolinggo serta perwakilan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Dalam keterangannya, H Arbai Hasan membenarkan bahwa tanah milik H Asnawi kini telah resmi menjadi milik organisasi NU. “Ya, benar. Tanah tersebut sudah diwaqafkan dan menjadi milik ormas NU untuk kemaslahatan umat. Ini adalah bentuk dukungan nyata dari warga Nahdliyin,” ujar Arbai Hasan.
Ia mengaku bangga dan terharu atas ketulusan H Asnawi yang rela menyerahkan sebagian hartanya untuk kepentingan organisasi yang didirikan oleh para ulama besar Indonesia. “Kalau semua warga Nahdliyin di Kota Probolinggo seperti beliau, perjuangan kami dalam membesarkan NU serta melanjutkan cita-cita para ulama akan semakin maju dan kuat,” imbuhnya.
Penyerahan wakaf ini disambut dengan penuh rasa hormat dan syukur oleh seluruh jajaran pengurus PCNU Kota Probolinggo. Mereka memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada H Asnawi beserta keluarga atas keikhlasan dan komitmen mereka dalam mendukung perjuangan NU di Kota Probolinggo.
Dengan adanya wakaf tanah ini, diharapkan aktivitas PCNU Kota Probolinggo semakin berkembang, baik dalam kegiatan keagamaan, pendidikan, sosial, maupun dakwah. Para pengurus PCNU berjanji akan memanfaatkan dan merawat amanah wakaf tersebut sebaik mungkin demi keberlangsungan perjuangan Nahdlatul Ulama.
“Semoga langkah mulia H Asnawi menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk ikut berkontribusi dalam membangun peradaban Islam yang rahmatan lil alamin melalui Nahdlatul Ulama,” tutup H Arbai Hasan.
(Bambang/*)
























