BARABAI, Hulu Sungai Tengah // Patrolihukum.net – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran TNI-Polri di Kabupaten Hulu Sungai Tengah terus memperkuat sinergitas melalui kegiatan nyata di lapangan. Salah satu bentuk kolaborasi tersebut diwujudkan dalam kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang dilaksanakan oleh Babinsa Koramil 1002-06/Barabai, Serda Budiyono, bersama Bhabinkamtibmas Polsek Barabai, Aipda Khairudin, pada Jumat (18/4/2025) di Desa Babai, Kecamatan Barabai.
Kegiatan Komsos ini menjadi rutinitas penting bagi aparat kewilayahan dan kepolisian dalam menjalin komunikasi dua arah yang aktif dengan masyarakat. Tak sekadar formalitas, kegiatan ini dilakukan dengan mendatangi rumah-rumah warga untuk menjalin kedekatan, menyerap aspirasi, serta menyampaikan pesan-pesan penting terkait keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

Serda Budiyono menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan wujud tanggung jawab dan komitmen TNI dalam menjaga stabilitas wilayah binaannya. Dengan membangun komunikasi yang baik bersama warga, deteksi dini terhadap potensi ancaman keamanan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
“Sudah menjadi kewajiban bagi Babinsa untuk hadir di tengah masyarakat, agar bisa menjalin komunikasi yang erat dan menyatu dengan kehidupan warga. Ini penting agar setiap persoalan yang muncul bisa segera diketahui dan ditangani bersama,” jelas Budiyono.
Ia menambahkan bahwa kegiatan Komsos tidak hanya bertujuan untuk menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam membentuk aktualisasi diri masyarakat, meningkatkan kesadaran sosial, serta melestarikan nilai-nilai luhur budaya bangsa melalui pendekatan yang humanis dan persuasif.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Polsek Barabai, Aipda Khairudin, menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, tugas menjaga desa yang aman dan kondusif bukan hanya tanggung jawab aparat semata, tetapi merupakan kerja kolektif seluruh warga.
“Tanpa dukungan dan kekompakan masyarakat, aparat keamanan tidak bisa bekerja maksimal. Oleh karena itu, sinergi antara warga dan aparat harus terus diperkuat agar setiap potensi gangguan kamtibmas bisa diantisipasi sedini mungkin,” ujar Khairudin.
Kegiatan ini pun mendapat respons positif dari warga Desa Babai. Mereka menyambut baik kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang turun langsung ke lapangan, karena hal tersebut memberikan rasa aman dan kepercayaan bahwa aparat siap melindungi masyarakat.
“Kami merasa senang dan terlindungi dengan hadirnya Bapak Babinsa dan Bapak Polisi yang selalu siap sedia membantu warga,” ungkap salah seorang warga yang turut ditemui dalam kegiatan tersebut.
Lebih dari sekadar ajang penyampaian informasi, Komsos juga menjadi media strategis untuk menampung aspirasi dan masukan warga. Informasi yang dihimpun dari masyarakat ini selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam pengambilan langkah-langkah taktis demi menjaga keamanan wilayah.
Sinergitas antara Babinsa dan Bhabinkamtibmas di Desa Babai ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan wilayah dari tingkat desa. Dengan membangun solidaritas antara aparat dan masyarakat, diharapkan keutuhan NKRI dapat terjaga melalui ketahanan sosial di tingkat paling bawah.
Dengan semangat gotong royong dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat, Desa Babai diharapkan dapat menjadi contoh desa yang aman, tenteram, dan harmonis dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Edi D/pen1002hst)





























