Harga Bahan Pokok di Pasrujambe Stabil, Kapolsek: Pemantauan Ditingkatkan

banner 468x60

Lumajang – Menjelang bulan suci Ramadan 1446 H, harga bahan pokok di wilayah Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, terpantau stabil. Pemantauan intensif yang dilakukan oleh aparat kepolisian bersama instansi terkait menjadi faktor utama dalam menjaga kestabilan harga di pasar tradisional.

Kapolsek Pasrujambe, Iptu Purwaningsih, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan di Pasar Desa Pasrujambe guna memastikan harga bahan pokok tetap terkendali. Dari hasil pemantauan yang dilakukan pada Jumat (28/2/2024), sebagian besar komoditas pokok tidak mengalami lonjakan harga yang signifikan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Harga Stabil, Beberapa Komoditas Mengalami Kenaikan

Berdasarkan data yang dihimpun, harga beras medium dan premium, kedelai, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, jagung, gula, minyak goreng, tepung, daging sapi, serta ikan tongkol tidak mengalami perubahan harga. Namun, terjadi sedikit kenaikan pada harga daging ayam ras dan telur ayam ras.

“Memang ada sedikit kenaikan pada harga daging ayam ras dan telur ayam ras. Kenaikan ini masih dalam batas wajar dan kami akan terus memantau perkembangannya,” ujar Iptu Purwaningsih.

Adapun perbandingan harga bahan pokok di Pasar Desa Pasrujambe adalah sebagai berikut:

  • Beras Medium: Rp 13.500,-
  • Beras Premium: Rp 15.000,-
  • Kedelai: Rp 15.000,-
  • Cabai Merah: Rp 50.000,-
  • Cabai Rawit: Rp 80.000,-
  • Bawang Merah: Rp 35.000,-
  • Bawang Putih: Rp 38.000,-
  • Jagung: Rp 6.000,-
  • Gula: Rp 18.000,-
  • Minyak Goreng: Rp 18.000,-
  • Tepung: Rp 9.000,-
  • Daging Sapi: Rp 120.000,-
  • Daging Ayam Ras: Rp 36.000,- (naik dari Rp 35.000,-)
  • Telur Ayam Ras: Rp 30.000,- (naik dari Rp 28.000,-)
  • Ikan Tongkol: Rp 35.000,-
  • Gas LPG 3 Kg: Rp 21.000,-

Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan

Untuk mengantisipasi lonjakan harga yang tidak terkendali, Polsek Pasrujambe telah berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang. Langkah ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga selama Ramadan.

“Kami juga mengapresiasi upaya pemerintah daerah dalam menekan angka inflasi, seperti pembagian bantuan sosial (bansos) beras, rencana pasar murah, serta program pasar Ramadan,” tambah Iptu Purwaningsih.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying atau membeli bahan pokok dalam jumlah berlebihan. Selain itu, para pedagang diingatkan agar tidak memanfaatkan momen Ramadan dengan menaikkan harga secara tidak wajar.

“Kami akan terus bekerja sama dengan pihak terkait untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di wilayah Pasrujambe. Jika ditemukan indikasi penimbunan atau kenaikan harga yang tidak wajar, kami akan mengambil tindakan tegas,” tegasnya.

Dengan adanya pemantauan yang lebih intensif dan koordinasi dengan berbagai pihak, diharapkan harga bahan pokok di Pasrujambe tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat selama bulan Ramadan.

Sumber: HmsPolresLumajang
Pewarta: Ajeng R
Editor: Supriyono

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan