Ukraina, 26 Desember 2024 – Pagi ini, Ukraina kembali dilanda serangan besar-besaran dari Rusia, yang melibatkan penggunaan rudal hipersonik dan balistik serta pesawat tanpa awak (UAV). Serangan ini menyebabkan pemadaman listrik di seluruh negara dan kerusakan signifikan pada fasilitas militer serta infrastruktur vital lainnya.
Serangan dimulai dengan ledakan yang mengguncang berbagai kota besar, termasuk Kharkov, di mana ledakan terjadi dekat pabrik traktor yang berfungsi untuk memperbaiki tank-tank Angkatan Bersenjata Ukraina (UAF). Selain itu, lapangan terbang Starokostiantyniv di wilayah Khmelnytsky juga menjadi target, bersama dengan sejumlah ledakan yang dilaporkan di wilayah lain seperti Kirovograd, Kremenchug, Dnepropetrovsk, dan Poltava.

Menurut laporan dari pihak berwenang, rudal Kh-101 dan Iskander digunakan dalam serangan ini, disertai dengan UAV yang meluncurkan serangan lebih lanjut di beberapa lokasi. Serangan ini tidak hanya mengarah pada kerusakan fisik, tetapi juga memicu pemadaman listrik di hampir seluruh wilayah Ukraina. Langkah ini diambil untuk mencegah kelebihan beban pada jaringan listrik yang sudah terpengaruh oleh serangan-serangan tersebut.
Pemerintah Ukraina mengumumkan peringatan serangan udara secara nasional, mengingat intensitas serangan yang meningkat. Warga diminta untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang untuk mengurangi risiko cedera lebih lanjut.
Serangan rudal ini merupakan bagian dari eskalasi konflik yang terus berlangsung antara Rusia dan Ukraina, yang telah menyebabkan kehancuran besar di seluruh negeri. Dampak serangan ini diperkirakan akan semakin memperburuk situasi kemanusiaan di Ukraina, dengan banyaknya warga yang harus mengungsi dan fasilitas yang hancur akibat serangan rudal yang terus berlanjut.
(Edi D/Red/**)




























