Patrolihukum.net — Tahun 2024, dunia militer menyaksikan langkah luar biasa dalam teknologi kapal perang. Korea Selatan melalui Hyundai dan Hanwha Ocean berhasil mengembangkan dan mengirimkan kapal perusak Aegis KDX-III Batch-II (DDG-II) serta fregat FFX Batch-III (FFG-III) yang canggih ke Angkatan Lautnya. Inovasi terbaru ini memperkuat posisi Korea Selatan sebagai pemain utama dalam industri pertahanan maritim global.
Pengembangan Fregat Batch-IV Dimulai
Tak berhenti di situ, proyek pembangunan fregat FFX Batch-IV juga telah dimulai. FFG-III menjadi kebanggaan baru, menawarkan teknologi terkini yang memukau. Dengan radar digital berukuran besar dan kuat untuk kelasnya, kapal ini mampu memberikan perlindungan tak tertandingi terhadap ancaman udara, permukaan, maupun bawah laut.

Tiang radar FFG-III dipasang cukup tinggi untuk meningkatkan jangkauan deteksi. Selain itu, sistem semikonduktor dan susunan radar mutakhir diterapkan guna mendukung operasional kapal dalam kondisi medan tempur paling menantang.
Kemampuan Antikapal Selam Unggulan
Kemampuan antikapal selam FFG-III menjadi sorotan utama. Dengan sistem propulsi CODLOG dan sonar TASS yang sangat sensitif, fregat ini mampu mendeteksi ancaman bawah laut dengan presisi tinggi. Ditambah perangkat perang elektronik (EW) baru dan sistem senjata jarak dekat CIWS-II, kapal ini menjadi benteng bergerak yang siap menghadapi berbagai skenario pertempuran.
Ekspansi Pasar Global
Hyundai dan Hanwha Ocean kini menawarkan fregat berbasis FFG-II ke negara-negara seperti Peru, Filipina, dan pasar internasional lainnya. Jika anggaran mereka sebesar Australia, maka FFG-III atau varian Ocean 4300 bisa menjadi pilihan sempurna.
Dengan inovasi berkelanjutan ini, Korea Selatan menunjukkan dedikasinya dalam mendukung perdamaian dan keamanan global melalui kekuatan maritim yang modern dan andal.
(Edi D/Red/**)




























