Wonomerto, Probolinggo — Camat Wonomerto, Ali Kusno, memberikan klarifikasi kedua terkait pemberitaan yang sebelumnya dimuat oleh beberapa media online, salah satunya media “Patrolihukum.net” dengan judul “Banjir Terjang Jalan Utama Desa Wonorejo, Warga Keluhkan Tidak Ada Perbaikan”. Klarifikasi ini muncul setelah hujan deras yang terjadi pada Kamis (12/12/2024) menyebabkan banjir di Jalan Umum Balai Desa Wonorejo, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, yang menggenangi jalan di Dusun Karang Tengah, RT 05 RW 02, Desa Wonorejo. Banjir tersebut mengalir deras hingga menutupi jalan yang merupakan akses utama bagi warga setempat.
Masalah banjir yang melanda jalan utama ini sudah menjadi isu tahunan yang dikeluhkan oleh warga. Mereka menyebutkan bahwa meskipun sudah beberapa kali melaporkan kondisi ini kepada pihak terkait, belum ada perbaikan yang dilakukan. Salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, “Hampir setiap musim hujan, jalan ini selalu banjir. Sudah berulang kali dilaporkan, namun perbaikan belum juga dilakukan.”

Menanggapi keluhan warga, media ini menghubungi Camat Wonomerto melalui pesan foto yang menunjukkan kondisi banjir di lokasi tersebut. Namun, tanggapan pertama dari Camat Ali Kusno terkesan mengabaikan persoalan tersebut. “Mana ada embung Wonorejo?” jawab Camat Ali Kusno. Media ini pun memberikan klarifikasi lebih lanjut mengenai lokasi yang dimaksud, yaitu di Dusun Karang Tengah, tepatnya di depan Balai Desa Wonorejo. Namun, sampai berita ini ditayangkan, Camat Wonomerto belum memberikan penjelasan lebih lanjut.
Terkait hal ini, Camat Ali Kusno memberikan tanggapan melalui percakapan dengan media, mengungkapkan bahwa perbaikan jalan desa sudah menjadi prioritas untuk tahun 2025. Ia mengatakan bahwa jalan di Desa Wonorejo, terutama di sekitar Balai Desa, akan segera diperbaiki pada tahun depan. “Insya Allah tahun depan sudah saya suruh jalan desa jadi prioritas tahun 2025. Mohon dukungan dan kerjasama,” ujar Camat Ali Kusno.
Namun, diskusi lebih lanjut dengan warga setempat memperlihatkan adanya perbedaan pendapat. Warga setempat mengungkapkan bahwa meskipun sudah ada upaya kerja bakti, masalah banjir dan kerusakan jalan utama di Desa Wonorejo tetap belum teratasi. Seorang warga menambahkan, “Kerja bakti itu tidak pernah dilaksanakan di Dusun Karang Tengah, dan tidak ada perbaikan jalan yang signifikan. Jalan ini sudah rusak parah, dan ini yang membuat kami pusing.”
Warga juga menyampaikan bahwa selama ini pihak kecamatan terkesan kurang memperhatikan kondisi jalan utama yang sering terendam banjir. Camat Ali Kusno dalam penjelasannya mengungkapkan bahwa banjir terjadi karena aliran sungai di sepanjang jalan tidak mampu menampung debit air yang tinggi akibat hujan deras. “Kalinya di pinggir jalan kecil, sehingga tidak mampu untuk menampung air yang meluap,” ujarnya.
Sementara itu, warga menyatakan kekhawatirannya terkait perbaikan jalan yang dijanjikan untuk tahun 2025. Mereka berharap bahwa janji tersebut benar-benar ditepati dan tidak hanya menjadi janji kosong. “Jika tahun 2025 baru ada perbaikan, bagaimana dengan tahun ini? Kami khawatir janji tersebut tidak terealisasi, apalagi pak camat akan pensiun pada bulan Maret 2025,” ungkap salah seorang warga.
Camat Ali Kusno juga menegaskan bahwa masyarakat bisa meminta pertanggungjawaban kepada kepala desa jika hasil musyawarah desa (Musdes) tidak ditindaklanjuti. “Kalau sudah hasil musdes dan sudah disepakati, meskipun ganti pimpinan tidak akan berubah,” jelasnya.
Dalam klarifikasinya, Camat Wonomerto juga meminta dukungan dari masyarakat untuk mengutamakan jalan desa dalam pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) pada tahun 2025. Ia menegaskan bahwa jika masalah ini terus berlanjut, maka jalan desa harus menjadi prioritas.
Meskipun ada ketidaksesuaian antara tanggapan Camat dan harapan warga setempat, pihak media akan terus mengawal dan memantau setiap perkembangan terkait perbaikan jalan dan infrastruktur di Desa Wonorejo. Pihak media juga berencana untuk melanjutkan pemberitaan ini dengan melibatkan berbagai pihak terkait demi mendapatkan solusi yang tepat bagi warga setempat.
Pewarta: Edi D/Tim/Red/

























