**Sumber, Probolinggo** – Pemerintah Desa (Pemdes) Pandansari, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, menggelar rapat koordinasi akhir tahun pada Kamis, 14 November 2024, yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Kepala Desa Pandansari, Tiarso, Babinsa 0820/11 Sumber, Serda Chairul, kader Posyandu, kader PKK, Karang Taruna, BPD, tokoh masyarakat, serta mahasiswa KKN dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Pandansari ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian kinerja selama tahun 2024 serta merencanakan kegiatan untuk tahun depan.

Foto Istimewa. Dari kanan Babinsa Koramil 0820/11 Sumber, Serda Chairul, Kepala Desa Pandansari, Tiarso, Ketua BPD, Untung, Sekertaris Desa, Suyadi
Kepala Desa Tiarso mengawali rapat dengan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan desa, terutama kepada mahasiswa KKN yang telah memberikan program yang bermanfaat bagi masyarakat. Tiarso juga menyampaikan bahwa meskipun di penghujung tahun anggaran, Pemdes Pandansari masih memiliki beberapa kegiatan yang harus diselesaikan, dengan anggaran yang tersisa sekitar 20%.

“Untuk akhir tahun ini, kami masih memiliki beberapa pekerjaan rumah, namun Alhamdulillah ada anggaran yang masih bisa dipergunakan, terutama untuk BPJS Ketenagakerjaan bagi perangkat desa yang terdaftar,” ujar Tiarso. Ia juga berharap agar pembangunan infrastruktur di desa, seperti di Dusun Sidorejo, bisa dilanjutkan meskipun kondisi alam di musim penghujan sedikit menghambat.

Serda Chairul, Babinsa Koramil 0820/11 Sumber, turut memberikan apresiasi terhadap musyawarah yang telah dilakukan. Menurutnya, peran perangkat desa dalam memajukan Desa Pandansari sangat penting, terutama dalam pengelolaan data dan pelaksanaan program-program pembangunan. “Harapan saya, program wisata yang digagas Mahasiswa KKN UNESA yang telah dimulai dapat terus dikawal dan dikembangkan agar bisa memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat,” ungkap Chairul.
Selain itu, Kepala Desa Tiarso juga menyinggung tentang pentingnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu dan PKK, yang merupakan elemen penting dalam pemberdayaan kesehatan dan kesejahteraan keluarga di desa. Dalam rapat tersebut, dibahas juga mengenai kendala yang dihadapi oleh kader Posyandu, khususnya terkait dengan rendahnya tingkat kehadiran balita pada kegiatan Posyandu di beberapa dusun. “Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan memperbaiki sistem yang ada agar program Posyandu berjalan lebih optimal,” ujar Tiarso.
Di sisi lain, Karang Taruna Desa Pandansari juga melaporkan pencapaian mereka selama tahun ini, termasuk keberhasilan meraih juara dalam beberapa turnamen olahraga, seperti turnamen bola voli di Desa Gemito dan Sukapura. Namun, mereka juga menghadapi beberapa kendala, terutama terkait dengan fasilitas olahraga yang masih terbatas. “Kami berharap ada dukungan dari Pemdes untuk menyediakan lapangan olahraga yang lebih representatif, agar generasi muda di sini bisa lebih aktif dalam berolahraga,” ujar perwakilan Karang Taruna.
Rapat koordinasi ini juga menjadi ajang untuk mendiskusikan rencana pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tahun 2025. Pemdes Pandansari berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan infrastruktur, agar kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. “Kami berharap, dengan sinergi yang baik antara semua elemen masyarakat dan pemerintahan, Desa Pandansari dapat menjadi desa yang lebih maju dan sejahtera,” tutup Tiarso.
Rapat koordinasi ini ditutup dengan evaluasi dan rencana tindak lanjut terhadap setiap program yang telah dibahas. Semua peserta rapat sepakat untuk terus bekerja sama demi kemajuan Desa Pandansari ke depannya.
Pewarta: Edi D




























