*Probolinggo, Sumber* — Kepala Desa Rambakan, Asan, membuka lembaran sejarah baru dalam peringatan HUT RI ke-79 dengan tema “Nusantara Baru, Indonesia Maju.” Pada Selasa (01/10/2024), untuk kedua kalinya Desa Rambakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, menggelar pawai budaya/karnaval yang sebelumnya belum pernah diadakan sebelum Asan menjabat sebagai kepala desa.


Meskipun hujan deras mengguyur, kemeriahan peringatan HUT RI ke-79 tetap terasa. Antusiasme masyarakat tidak surut, bahkan para peserta karnaval, yang terdiri dari pemerintah desa, warga dari lima dusun (Tosari, Rambakan, Darungan, Timur Kebun, dan Mriwong), serta Dinas Pendidikan, turut serta meramaikan acara ini. Para peserta yang basah kuyup tetap semangat mengikuti karnaval dari start di Dusun Darungan hingga finish di Balai Desa Rambakan, Dusun Tosari.

Karnaval ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Polsek Sumber, Koramil Sumber, dewan juri dari luar Desa Rambakan dan Kecamatan Kuripan, serta tokoh-tokoh penting dari pemerintah desa. Kegiatan ini menampilkan beragam budaya, seperti tarian, atraksi, dan kesenian tradisional. Yang paling menarik perhatian penonton dan dewan juri adalah penampilan anak-anak TK/Paud yang penuh semangat meskipun cuaca kurang mendukung.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Rambakan, Asan, mengucapkan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara tersebut. “Meskipun hujan tidak sesuai dengan harapan, semangat masyarakat dan para peserta karnaval tidak berkurang. Saya sangat mengapresiasi antusiasme mereka, terutama dari lima dusun yang terlibat dalam acara ini. Semoga di tahun-tahun mendatang, kegiatan ini bisa lebih meriah lagi,” ujarnya.
Asan juga menyampaikan bahwa kegiatan peringatan HUT RI ini sangat penting untuk menjaga semangat nasionalisme di tengah masyarakat. Selain karnaval, berbagai kegiatan lain seperti lomba voli dan futsal juga turut memeriahkan peringatan kemerdekaan ini. Hadiah senilai total Rp10 juta telah disiapkan untuk para peserta karnaval, dengan juara 1, 2, dan 3 ditentukan berdasarkan penilaian dari dewan juri.

“Dewan juri yang kami hadirkan berasal dari luar desa, termasuk dari dinas, Koramil, dan kepolisian, untuk memastikan penilaian yang adil dan objektif. Kami pastikan tidak ada rekayasa dalam menentukan pemenang,” tambah Asan.

Salah satu peserta karnaval, dari Dusun Darungan, yang berhasil meraih Juara 1 dengan nilai 770, mengungkapkan kebahagiaannya atas kemenangan ini. “Kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya sejak jauh-jauh hari, meski hujan kami tetap berusaha memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Penonton juga turut mengapresiasi acara karnaval ini. Seorang warga Desa Rambakan menyatakan, “Meski hujan deras, acara ini sangat menghibur. Saya senang bisa melihat karnaval yang jarang diadakan di desa kami.”
Setelah penampilan dari seluruh peserta karnaval, acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah. Juara 1 diraih oleh Dusun Darungan dengan nilai 770, disusul oleh Dusun Mriwong sebagai Juara 2 dengan nilai 705, dan Dusun Rambakan sebagai Juara 3 dengan nilai 703. Juara Harapan 1 diraih oleh Dusun Timur Kebun dengan nilai 696, dan Juara Harapan 2 oleh Dusun Tosari dengan nilai 675.

Kemeriahan peringatan HUT RI ke-79 ini menjadi bukti bahwa meskipun Desa Rambakan berada di daerah terpencil yang berbatasan dengan Kecamatan Kuripan dan Kabupaten Lumajang, semangat untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia tidak pernah surut.
**Pewarta: Edi D**




























