Probolinggo – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-121 tahun anggaran 2024 yang dilaksanakan oleh Kodim 0820 Probolinggo di Desa Kalianan, Kecamatan Krucil, resmi ditutup pada Kamis (22/8/2024). Upacara penutupan tersebut berlangsung di Alun-alun Kota Kraksaan, dipimpin oleh Inspektur Daerah Militer (Irdam) V/Brawijaya, Brigjen TNI Terry Tresna Purnama.
Acara penutupan TMMD ini turut dihadiri Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo H. Ugas Irwanto, S.Sos., M.Si, yang didampingi oleh Pj Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Rita Erik Ugas Irwanto. Selain itu, sejumlah tokoh penting lainnya juga hadir, termasuk Komandan Kodim 0820 Letkol Arm Hery Budiasto, Direktur Utama PT Jasa Marga Probolinggo Adi Prasetyanto, serta anggota Forkopimda dan Kepala OPD terkait.

Penutupan program ini ditandai dengan serah terima hasil TMMD dari Dandim 0820 Probolinggo kepada Pj Bupati Ugas Irwanto, yang disaksikan langsung oleh Brigjen TNI Terry Tresna Purnama. Pada kesempatan tersebut, Irdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Pemerintah Daerah, masyarakat, dan semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD ini.
“Kegiatan TMMD ke-121 berlangsung selama satu bulan, sejak 24 Juli hingga 22 Agustus 2024 di Desa Kalianan, Kecamatan Krucil. Ini adalah bukti nyata TNI dan pemerintah bekerja sama mengatasi berbagai kesulitan rakyat dalam rangka mempercepat pembangunan,” ujar Brigjen TNI Terry Tresna.
Ia berharap, hasil dari program TMMD ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan. “Hasil program ini harus dijaga dan dirawat oleh masyarakat, sehingga bisa dinikmati untuk waktu yang lama. Ini adalah bentuk kepedulian dan bakti yang tulus dari TNI kepada masyarakat,” lanjutnya.
Sementara itu, Pj Bupati Ugas Irwanto menyampaikan rasa terima kasih kepada Dandim 0820 Probolinggo dan seluruh pihak yang terlibat dalam TMMD. “Program ini sangat luar biasa. Tanpa TMMD, mungkin Pemerintah Daerah akan kesulitan menjangkau lokasi-lokasi yang terpencil. Kami siap mendukung program TMMD berikutnya,” ujarnya.
Penutupan TMMD ini juga diwarnai dengan kegiatan sosial, di antaranya penyerahan santunan kepada anak yatim dan bantuan sembako bagi masyarakat kurang mampu. Setelah upacara, para undangan berkesempatan meninjau bazar UMKM serta pelayanan kesehatan gratis yang disediakan untuk masyarakat.
Program TMMD ke-121 ini tidak hanya berhasil memperbaiki infrastruktur di Desa Kalianan, tetapi juga mempererat semangat gotong royong di kalangan masyarakat. Partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara TNI dan warga dalam membangun daerah yang lebih sejahtera.
(Edi D/Red/*)






























3 Komentar