Tolbar – Pada Kamis 20 Juni 2024, telah terjadi sengketa lahan dengan legalitas masing – masing yang diterbitkan oleh Kepala Desa Dongin, Kecamatan Toili Barat, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, dalam bentuk SKPT.
Bermula selama ini penguasaan, perawatan kebun kelapa sawit oleh pak Zakir dengan dasar legalitas Dongin yang di beli dari masyarakat setempat, namun pada hari ini telah terjadi pemanenan yang dilakukan atas dasar SKPT Dongin pula sehingga persoalan buah sawit, berujung di kantor Polsubsektor Toili Barat,”ucapnya kepada media ini.

Oleh sebab itu Kasubsektor Toili Barat, Ipda Haryadi, yang di dampingi dua Personilnya yang sapaan akrabnya Pak Edi dan Pak Kosim, bergerak cepat mengundang kedua belah pihak guna untuk penyelesaian persoalan ini, demi menjaga hal-hal yang tidak di inginkan dengan melahirkan perdamaian antara kedua belah pihak, sebagai wujud damai itu indah.
Namun yang patut di apresiasi adalah langkah – langkah positif yang di ambil oleh Kasubsektor beserta personilnya, yang mana tampa mengenal waktu demi masyarakat bergerak cepat melakukan mediasi, ini yang patut dijadikan contoh teladan sebagai Abdi Negara sebagai pengayom yang mengayomi,”jelasnya.
Dikesempatan itu pula, dalam mediasi yang di pimpin Kasubsektor Ipda Haryadi, bersama dua Personilnya turut hadir dari kedua belah pihak, yang mewakili pemerintah desa dongin serta awak media ini, guna menyelesaikan persoalan sengketa lahan tersebut, yang pada akhirnya dilanjutkan pada besok hari di Kantor Desa Dongin sampai ke lokasi yang di maksud guna penyelesaian yang rill, agar tidak terulang lagi hal serupa demi mencegah pertikaian antara sesama pembeli,”ungkapnya.
Disini saya selaku awak media memberikan apresiasi yang tinggi terhadap Kasubsektor Toili Barat bersama Personilnya, yang tidak mengenal waktu demi kemaslahatan warga binaannya yang ada di wilayah hukum (Wilkum) Toili Barat, dengan harapan agar apa yang di lakukan Kasubsektor Toili Barat dapat dijadikan contoh bagi para pengayom, yang selalu melayani dengan ikhlas demi kenyamanan hidup bermasyarakat,”pungkasnya.
LP. Kaperwil/Korda Sulteng.




























