Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Demo di Balai Kota Among Tani, GRIB JAYA Beri Raport Merah Untuk Pemkot Batu

badge-check

Patrolihukum.net // KOTA BATU – Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) JAYA Malang Raya menggelar aksi unjuk rasa di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Kamis (04/04/2024).

Aksi Unjuk rasa yang diikuti oleh puluhan anggota GRIB JAYA se-Malang Raya ini bertajuk “Raport Merah Untuk Pemkot Batu.

Sebelumnya, Anggota Ormas dibawah pimpinan H. Hercules Rozario Marshal ini sempat melakukan pendampingan dan advokasi terkait adanya perlakuan tidak adil dari Satpol PP Kota Batu yang dialami oleh pedagang di Pasar Alun -Alun Kota Batu yang juga merupakan Anggota GRIB JAYA.

Koordinator GRIB JAYA Malang Raya Damanhury Jab, pada kesempatan ini memberikan kecaman terhadap sikap Arogansi Satpol PP Kota Batu ini yang mengaku bergerak atas perintah PJ Wali Kota Batu Aris Agung Paewai.

“Pelaksanaan eksekusi ini berdalih menjalankan amanah Perda Kota Batu dan menjalankan Instruksi Wali Kota Batu karena Kota Batu ingin mendapatkan Penghargaan Adipura dalam even dalam waktu dekat. Apakah hanya demi mendapatkan Adipura masyarakat harus dibuat sengsara dan kehilangan tempat berjualan ? tentu saja itu adalah kebijakan yang cacat dan kami niali tidak benar,” kata Damanhury kepada awak media.

Menurutnya, pemerintah Kota Batu tidak seharusnya hanya berambisi dalam mengejar pengakuan publik. Akan tetapi perlu membenahi segala sesuatu yang belum berhasil dituntaskan.

Tak hanya itu, Pria yang akrab disapa Jab ini juga sempat mengkritisi kinerja beberapa lembaga Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Kota Batu. Mulai dari Diskoperindag yang diduga melakukan pembiaran terhadap praktik raja-raja kecil di lingkup Pasar Alun-Alun Kota Batu hingga beberapa objek perumahan di Kota Batu yang diduga tak mengantongi perizinan namun tetap didiamkan oleh pemkot Batu.

“Situasi di Pemkot Batu sudah sangat meresahkan. Kami minta agar Pemerintah Provinsi Jatim segera mengganti PJ Walikota Batu yang tidak mampu membawa warna baru dalam perubahan dan kedisiplinan pejabat di Pemkot Batu. Kami minta KPK agar segera melakukan Audit pebat-pejabat Korup di Kota Batu,” terang Wakil Sekretaris GRIB JAYA Jawa Timur ini.

Pantauan media, masa aksi GRIB JAYA juga membawa Poster yang bertuliskan “KPK Audit Pemkot Batu dan Berantas Lawan KKN”. Dalam aksi Demonstrasi GRIB JAYA Malang Raya ini, PJ Wali Kota Batu ataupun Sekda Kota Batu tidak menemui massa hingga aksi damai ini usai. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sadis! Begal Beraksi di Pantai Bentar, Dua Motor Milik Korban dan Penolong Digondol

24 Juli 2026 - 07:18 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi pada Proyek APBA Langsa Mengemuka, Aktivis Minta Penegakan Hukum

24 Juli 2026 - 05:40 WIB

Konfirmasi Belum Dijawab, Kinerja Penyidik Unit PPA Polres Langsa Kembali Disorot Publik

24 Juli 2026 - 05:31 WIB

Putusan Bebas Hakim Janggal, 17 Korban Laporkan HAKIM Ke MA, KY, DPR Komisi 3 dan KPK

23 Juli 2026 - 18:59 WIB

Hotman Paris Mundur dari Tim Hukum Febrie Adriansyah, Ungkap Alasan Mengejutkan

23 Juli 2026 - 17:32 WIB

Trending di Kabar Viral