Truck Trailer Bermuatan Pipa Menuju PT Medco Dihadang, Warga Julok-Indra Makmu Resah

banner 468x60

Patrolihukum.net // Aceh Timur – Pada hari rabu 30 september 2026, sekitar pukul.20.30.wib. Di desa ladang baro kecamatan julok kabupaten aceh timur, akibat adanya armada unit truck trailer asal Medan. Memasuki kawasan, di seputaran antara kecamatan julok dan kecamatan indra makmu aceh timur provinsi aceh. Din aceh sumatra bersama security PT nawakara, berhasil hadang truck trailer bermuatan pipa menuju ke PT Medco E & P malaka. Yang kini telah Resahkan warga sekitar, di dua kecamatan tersebut.

Dalam kronologis kejadian, yang telah di sampaikan. Kepada wartawan media online ini, lagi dan lagi din aceh sumatra kembali beraksi. Dengan adanya informasi di lapangan, juga bekerja sama dengan pihak satuan pengamanan (satpam) alias security dari PT nawakara. Sewaktu dii pos cafe apoeng, berhasil menghadang 1 unit mobil trailer dari luar aceh timur. Memasuki datangnya dari arah medan, dengan nomor polisi (no-pol) A 9932 BB. Yang sedang membawa serta bermuatan pipa, menuju ke PT Medco E & P malaka.

Dengan menggunakan, dari jalan umum. Antar di kecamatan julok dan kecamatan indra makmu. Pada hal, dengan secara S.O.P itu. Di dalam aturan, aada unit truck trailer tersebut. Tidak boleh melintasi areal perkampungan, apa lagi. Banyaknya masyarakat di dua kecamatan itu telah resah, di dalam aturan itu juga. Pihak armada unit truck trailer itu, asal medan dari luar aceh timur tersebut. Kini sudah menyalahgunakan aturan, karna PT Medco E & P malaka. Sudah menyiapkan jalan khusus, yaitu. Dari jalan ROW, antar kecamatan julok, ke kecamatan indra makmu.

Din aceh sumatra juga, menyampaikan kepada sejumlah wartawan media online ini. Bertanya, kepada pihak supir truck trailer bermuatan pipa itu. “Ini barang siapa?, langsung dijawab oleh supir truck trailer tersebut. Barang pipa ini, miliknya PT Medco. Tanya lagi, Din aceh sumatra kepada supir truck trailer itu kembali. Dibawa kemana ?, supir truck trailer itu. Dijawabnya, ke PT Medco”. Ujarnya kedua orang itu, lalu. Din aceh sumatra, menyuruh supir trailer putar balik. Mobil trailer putar balik, untuk melapor dan masuk lewat pintu gerbang utama pos security. Di desa julok tunong kecamatan julok, agar masuk sesuai S.O.P yang sudah disediakan oleh PT Medco E & P malaka.

Menurutnya kembali, dan setahu din aceh sumatra itu. Di aceh timur, ada kesatuan transportasi lokal. Yang sering digunakan oleh PT Medco, yaitu. Kesatuan transpor PT Indo Buana, tetapi kenapa terjadi hal seperti ini. Ibarat maling curi-curi masuk, kalau lolos untung. Perkara ini juga, harus tuntas siapa pun oknum dari PT Medco. Yang bermain kucing-kucingan, sebelum terjadi efek yang fatal di lapangan. Sampai saat ini, Din aceh sumatra. Belum ada titik terang dari pemilik dan penerima barang tersebut.

“Jangan sampai nanti berefek juga kepada tenaga kerja luar daerah, yang bekerja di PT Medco. Dan jika terjadi insiden mobil truck trailer itu, dengan warga yang melintas. Di jalan kuta binjei dan alue ie mirah, sampai meninggal. Siapa yang bertanggung jawab ?, apa mau di pertanggung jawabkan oleh PT Medco E & P malaka ?. Dan jika jalan aspal, dari kuta binjei menuju kecamatan indra makmu hancur, apa PT Mddco mau tanggung jawab perbaiki ?. Din aceh sumatra berharap, kepada pihak anggota polsek mau pun polres aceh timur. Jangan tinggal diam saja, juga bersama babinsa di kecamatan julok. Dalam hal ini juga, harus bertindak tegas, jika ada mobil truck trailer alat berat milik PT Medco melintas di jalan. Antar kecamatan julok dan antar kecamatan indra makmu, akan tau sendiri akibatnya. Kami melakukan tindakan ini, demi dan kegunaan untuk terhindar dari laka-lantas masyarakat antara kecamatan julok serta kecamatan indra makmu”. Tandasnya, Din aceh sumatra. Paparkan kepada wartawan media ini, kamis 1/10/2026 sekitar pukul.11.32.wib.

Bukan hanya itu saja, Din aceh sumatra. Juga tergabung dalam kesatuan ketua pemuda di 8 desa lintas row. Dalam hal kejadian tersebut, dirinya sangat mengutuk keras atas mobil alat berat luar daerah aceh. Bertujuan ke PT Medco E & P malaka, melintas di jalan warga antar kecamatan karna beresiko aspal rusak.

(Pasukan Ghoib/Sumber : Din Aceh Sumatra)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60