Kota Langsa – Sungguh sangat lucu, dengan sistem kinerja pihak bidang bina marga kantor dinas PUPR pemerintahan kota (pemko) langsa-aceh. Diduga proyek tender pekerjaan pengerasan dan pengaspalan badan jalan pasar ikan serta pasar daging di kecamatan langsa kota kota langsa, dugaan tak lakukan penyekrapan badan jalan awal. Sebelumnya di lakukan pengerasan badan jalan, yang menggunakan bes A. Bersama tak tampilkan plang papan nama asal usul dana anggaran, berapa pagu nominal proyek pekerjaan itu. Juga tak jelas, siapa dari pihak pelaksana rekanan kontak yang mengerjakan.
Anehnya lagi, dalam pantauan wartawan media online ini. Sewaktu melakukan investigasi ke lokasi tersebut, minggu 13/9/2026 tadi pagi. Dan juga sempat terdengar dari kalangan beberapa sumber masyarakat pedagang ikan, di lokasi itu. Yang enggan namanya mau di sebutkan satu per/satu, sedikit pun tak terlihat plang papan nama kontrak proyek tender itu, dengan tampilan secara sorotan publik. Diduga proyek pekerjaan tender pengerasan dan pengaspalan itu, terkesan berbau proyek tender siluman. Begitu juga, tak jelas dari pihak perusahaan swasta mana yang mengerjakan proyek tender tersebut. Yang lebih serunya lagi, ketika wartawan media ini juga. Sempat mencoba menghubungi salah satu seorang pejabat di kantor dinas PUPR langsa, yaitu kepala bidang bina marga (kabid bm). Yang disebut-sebut sapaan panggilan “umar”, wartawan media ini juga. Melalui hubungan kontak selular whatsappnya itu, di nomor +62 852-61xx-xx10.
Dan terhubung olehnya kabid bina marga dinas PUPR kota langsa itu, dan wartawan media online ini juga. Sempat menyampaikan secara konfirmasi kepadanya, terkait adanya proyek tender pengerasan dan pengaspalan di pasar ikan serta di pasar daging kecamatan langsa kota kota langsa-aceh itu. Yang dugaan tanpa adanya di lakukan penyekrapan awal di badan jalan tersebut, dan langsung di lakukan pengerasan pada badan jalan itu. Bahkan juga, sewaktu setelah di kerjakan pengerasan badan jalan itu. Plang papan nama proyek pekerjaan tanpa adanya di tampilkan secara sorotan publik, menurutnya kabid bina marga dinas PUPR kota langsa tersebut.
Langsung mengomentari kepada wartawan media online ini, “kalau itu saya kurang tau. Kalau plang papan nama kayaknya sudah terpasang lah, apa di cabut mereka lagi. Kalau pihak pelaksana yang mengerjakan, itu namanya nanda. PPK nya rahmat fauzi, PPTK disebut-sebut sapaan panggilan icak. Tapi coba saya tanya dulu ya, sama pihak mereka. Karena saya kurang tau sekali dalam hal itu”. Cetusnya, “umar” mengomentari dengan secara singkat. Minggu 13/9/2026, sekitar pukul.10.50.wib.
(Jihandak Belang/Sumber : Masyarakat Pedagang Dan Sumber : Kabid BM PUPR Langsa)














