Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Kabar Viral

Jalur Pasuruan–Probolinggo Sempat Lumpuh, Warga Tuntut Kejelasan Dugaan Peluru Nyasar

badge-check

Jalur Pasuruan–Probolinggo Sempat Lumpuh, Warga Tuntut Kejelasan Dugaan Peluru Nyasar Perbesar

Patrolihukum.net // Pasuruan – Sejumlah warga Desa Alastlogo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, menggelar aksi dengan memblokade Jalan Raya Pasuruan–Probolinggo, Kamis (23/7/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes sekaligus tuntutan agar pihak berwenang memberikan penjelasan terkait dugaan insiden peluru nyasar yang disebut kembali mengenai rumah warga.

Akibat aksi pemblokiran jalan yang berlangsung di depan kawasan markas TNI, arus lalu lintas di jalur nasional Pasuruan–Probolinggo sempat mengalami kemacetan. Kendaraan dari kedua arah harus melambat bahkan berhenti sementara hingga situasi berangsur kondusif.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, warga mengaku resah karena insiden dugaan peluru nyasar disebut bukan kali pertama terjadi di kawasan sekitar Desa Alastlogo yang berbatasan dengan wilayah Pusat Latihan Pertempuran (Puslatpur). Mereka meminta adanya kepastian, penjelasan, serta langkah konkret agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Salah seorang warga yang mengikuti aksi menyampaikan bahwa masyarakat menginginkan rasa aman saat beraktivitas di lingkungan tempat tinggalnya.

“Kami hanya meminta kejelasan dan jaminan keamanan agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ujar salah seorang peserta aksi.

Sebelumnya, masyarakat Desa Alastlogo juga dikabarkan dihebohkan dengan dugaan peluru nyasar yang terjadi pada Kamis (2/7/2026). Berdasarkan informasi yang beredar, proyektil tersebut diduga mengenai bagian atap berbahan asbes sebelum masuk ke area dapur salah satu rumah warga. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kejadian itu disebut menimbulkan trauma dan kekhawatiran di kalangan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak TNI maupun instansi terkait mengenai penyebab pasti insiden yang dipersoalkan warga dalam aksi tersebut. Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi guna memenuhi asas keberimbangan sebagaimana diatur dalam Kode Etik Jurnalistik.

Masyarakat berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan di sekitar kawasan latihan, sehingga keamanan warga yang bermukim di sekitar lokasi dapat lebih terjamin.

Pewarta: Bng/**

Narasumber: Warga Desa Alastlogo (peserta aksi) dan keterangan lapangan.

📚 Artikel Terkait:

Baca Lainnya

Mabes TNI Gelar Upacara Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026

23 Juli 2026 - 17:38 WIB

Hotman Paris Mundur dari Tim Hukum Febrie Adriansyah, Ungkap Alasan Mengejutkan

23 Juli 2026 - 17:32 WIB

Puluhan Gerai Koperasi Merah Putih di Bojonegoro Tutup, Upah Dijanjikan Rp 1,4Jt Yang Diterima Rp 76 Rb

23 Juli 2026 - 17:05 WIB

TNI dan ICRC Teguhkan Kemitraan Strategis, Perpanjang Nota Kesepahaman Hukum Humaniter Internasional

23 Juli 2026 - 16:55 WIB

Miris! Dana Pakan Satwa Diduga Dikorup Rp10,2 Miliar, Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Resmi Tersangka

23 Juli 2026 - 16:45 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal