Patrolihukum.net // PROBOLINGGO – Komandan Koramil (Danramil) 0820-01/Kanigaran, Kapten Arh Ari Bonanto, menghadiri peresmian inovasi SIGAP PRO (Sinergi Gerakan ASN dan Masyarakat untuk Penanganan Stunting di Kota Probolinggo) yang digelar di Puri Manggala Bhakti, Kantor Wali Kota Probolinggo.
Peluncuran inovasi tersebut menjadi langkah Pemerintah Kota Probolinggo dalam memperkuat percepatan penanganan stunting melalui kolaborasi lintas sektor, melibatkan aparatur sipil negara (ASN), dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi, komunitas, hingga masyarakat.

Kapten Arh Ari Bonanto menyampaikan apresiasi atas hadirnya SIGAP PRO sebagai inovasi daerah yang dinilai mampu memperkuat sinergi berbagai elemen dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting.
Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan visi Indonesia Emas yang membutuhkan generasi muda sehat, berkualitas, dan berdaya saing sejak usia dini.
“SIGAP PRO merupakan program yang mendukung terwujudnya Indonesia Emas. Hal itu membutuhkan generasi muda yang sehat dan berkualitas sehingga harus dipersiapkan sejak dini,” ujar Kapten Ari Bonanto.
Ia menegaskan bahwa generasi yang sehat, berkarakter, serta mampu merencanakan kehidupan berkeluarga secara matang merupakan fondasi penting bagi kemajuan bangsa.
Karena itu, upaya pencegahan stunting, khususnya pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), menurutnya harus menjadi perhatian bersama dan dilaksanakan melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“Pencegahan stunting, khususnya pada 1.000 HPK, menjadi salah satu prioritas yang harus dilakukan secara bersama-sama,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Aminuddin mengungkapkan bahwa upaya percepatan penurunan stunting di Kota Probolinggo menunjukkan perkembangan positif.
Berdasarkan data Pemerintah Kota Probolinggo, prevalensi stunting pada Desember 2025 tercatat sebesar 9,56 persen atau 1.803 balita, menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 9,88 persen.
Sebagai bentuk penguatan terhadap capaian tersebut, Pemerintah Kota Probolinggo meluncurkan SIGAP PRO sebagai dukungan terhadap program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) yang menjadi salah satu dari lima program prioritas nasional Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Aminuddin mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo agar menjadikan SIGAP PRO bukan sekadar program, melainkan budaya gotong royong dalam mendukung percepatan penanganan stunting.
Selain itu, ia juga mengundang dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi, komunitas, dan masyarakat luas untuk turut berpartisipasi dalam gerakan tersebut.
“Saya mengajak seluruh ASN menjadikan SIGAP PRO bukan sekadar program, tetapi menjadi budaya gotong royong. Saya juga mengajak dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi, komunitas, dan seluruh masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam gerakan mulia ini,” tegasnya.
Melalui peluncuran SIGAP PRO, Pemerintah Kota Probolinggo berharap sinergi antara pemerintah, TNI, dunia usaha, dan masyarakat dapat semakin mempercepat penurunan angka stunting sekaligus mewujudkan generasi yang sehat, unggul, dan siap menyongsong Indonesia Emas.
(Bambang/Dwi H)
Sumber: Pendim 0820/Probolinggo.






























3 Komentar