Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Nasional

Kecelakaan Maut Nyaris Terjadi, Bus Sugeng Rahayu Masuk Sungai di Jembatan Paron Setelah Bertabrakan dengan Truk

badge-check


Kecelakaan Maut Nyaris Terjadi, Bus Sugeng Rahayu Masuk Sungai di Jembatan Paron Setelah Bertabrakan dengan Truk Perbesar

Patrolihukum.net // Nganjuk – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah bus antarkota dan truk Fuso terjadi di Jembatan Paron, Desa Paron, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Akibat benturan keras, Bus Sugeng Rahayu kehilangan kendali, terbalik, lalu tercebur ke sungai di bawah jembatan.

Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah masyarakat bersama petugas gabungan dari kepolisian, tenaga kesehatan, serta unsur terkait segera melakukan proses penyelamatan terhadap para penumpang yang berada di dalam bus.

Kecelakaan Maut Nyaris Terjadi, Bus Sugeng Rahayu Masuk Sungai di Jembatan Paron Setelah Bertabrakan dengan Truk

Berdasarkan informasi sementara, sedikitnya 10 penumpang berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Seluruh korban kemudian dilarikan ke RS Bhayangkara Nganjuk dan RSUD Nganjuk guna memperoleh penanganan medis.

Meski seluruh korban dilaporkan selamat, beberapa di antaranya mengalami luka berat sehingga masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kecelakaan bermula saat Bus Sugeng Rahayu melintas di Jembatan Paron. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah truk Fuso. Belum diketahui secara pasti penyebab tabrakan tersebut, namun benturan keras antara kedua kendaraan membuat bus kehilangan keseimbangan.

Bus kemudian terbalik sebelum akhirnya tercebur ke sungai yang berada di bawah jembatan. Sementara truk Fuso mengalami kerusakan cukup parah di badan jalan.

Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, sekaligus mengevakuasi para korban.

Proses evakuasi berlangsung cukup sulit mengingat posisi bus berada di dalam sungai. Petugas gabungan dibantu warga harus bekerja secara hati-hati untuk memastikan seluruh penumpang berhasil dikeluarkan dengan selamat.

Setelah para korban dievakuasi, petugas melanjutkan proses penanganan kendaraan yang terlibat kecelakaan. Truk Fuso berhasil dipindahkan dari badan jalan sekitar pukul 14.30 WIB sehingga arus lalu lintas yang sebelumnya mengalami kemacetan total mulai kembali berangsur normal.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, proses pengangkatan Bus Sugeng Rahayu dari dasar sungai masih terus dilakukan menggunakan alat berat.

Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, sementara olah tempat kejadian perkara (TKP) juga dilakukan guna mengetahui kronologi secara utuh.

Polisi juga akan memeriksa kondisi kedua kendaraan, faktor pengemudi, maupun kemungkinan adanya unsur lain yang menyebabkan kecelakaan di jalur tersebut.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai dugaan penyebab tabrakan maupun identitas lengkap para korban.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama ketika melintasi jalur padat maupun kawasan jembatan.

Pengendara diimbau untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menjaga batas kecepatan, mempertahankan jarak aman dengan kendaraan lain, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan guna meminimalkan risiko terjadinya kecelakaan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab insiden hingga hasil penyelidikan resmi diumumkan. Sementara itu, proses evakuasi kendaraan dan penyelidikan masih terus berlangsung. (Edi D/Bbg/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapolri Pimpin Sertijab Enam Kapolda, Regenerasi Kepemimpinan untuk Perkuat Kinerja Polri

5 Juli 2026 - 17:51 WIB

Kapolri Pimpin Sertijab Enam Kapolda, Regenerasi Kepemimpinan untuk Perkuat Kinerja Polri

Penggerebekan Bandar Narkoba di Desa Tumbang Kelemai Ricuh, Aparat Diserang Massa hingga Menelan Korban Jiwa

5 Juli 2026 - 15:26 WIB

Penggerebekan Bandar Narkoba di Desa Tumbang Kelemai Ricuh, Aparat Diserang Massa hingga Menelan Korban Jiwa

Niat Menolong Pacar Berujung Petaka, Wanita Asal Garut Kehilangan Honda PCX Diduga Digelapkan

5 Juli 2026 - 14:32 WIB

Niat Menolong Pacar Berujung Petaka, Wanita Asal Garut Kehilangan Honda PCX Diduga Digelapkan

Proyek Jalan Aspirasi Fraksi Gerindra di Indramayu Diduga Bermasalah, Dinas PUPR Diminta Turun Tangan

5 Juli 2026 - 14:01 WIB

Proyek Jalan Aspirasi Fraksi Gerindra di Indramayu Diduga Bermasalah, Dinas PUPR Diminta Turun Tangan

Rekonstruksi Kasus Dugaan Penganiayaan dan Penyekapan YTR Digelar, Polda Jabar Cocokkan Keterangan Tersangka dan Saksi

5 Juli 2026 - 13:42 WIB

Rekonstruksi Kasus Dugaan Penganiayaan dan Penyekapan YTR Digelar, Polda Jabar Cocokkan Keterangan Tersangka dan Saksi
Trending di Hukum dan Kriminal