Patrolihukum.net // Langsa Lama – Menjelang pelaksanaan pemilihan keuchik secara langsung (Pilchiksung) di Gampong Meurandeh Tengah, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh, seorang mantan aktivis mengimbau masyarakat agar menggunakan hak pilih secara bijaksana dengan mengutamakan integritas dan kapasitas calon, serta tidak mudah terpengaruh oleh iming-iming uang.
Imbauan tersebut disampaikan oleh seorang mantan aktivis yang pernah bergabung di bidang Biro Investigasi, Monitoring dan Intelijen (IMI) Lembaga Badan Peserta Hukum Reclasseering Indonesia (LBPH-RI) Komisariat Daerah (Komda) Kota Langsa. Pernyataan itu disampaikan kepada awak media pada Sabtu (4/7/2026) malam.

Menurutnya, jabatan geuchik merupakan amanah masyarakat yang memiliki masa jabatan hingga enam tahun. Karena itu, masyarakat diminta mempertimbangkan secara matang sosok yang akan dipilih untuk memimpin gampong ke depan.
“Saya berharap masyarakat Gampong Meurandeh Tengah tidak menentukan pilihan hanya karena iming-iming uang. Pilihlah calon geuchik yang benar-benar dekat dengan masyarakat, memiliki kepedulian, serta mampu menjalankan amanah demi kemajuan gampong,” ujarnya.
Ia menilai, praktik pemberian uang atau bentuk imbalan lainnya menjelang pemilihan berpotensi memengaruhi kualitas demokrasi di tingkat desa. Oleh sebab itu, masyarakat diminta tidak mudah tergoda oleh nilai materi yang hanya bersifat sesaat.
Menurutnya, apabila masyarakat menentukan pilihan berdasarkan pertimbangan yang objektif, maka peluang terpilihnya pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi pembangunan gampong akan semakin besar.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa masyarakat memiliki tanggung jawab moral <a href="https://patrolihukum.net/dugaan-manipulasi-data-kependudukan-seret-nama-pejabat-dan-guru-di-batang-bkpsdm-didesak-bertindak-transparan/”>dalam menentukan pemimpin desa. Keputusan yang diambil saat pemungutan suara akan berdampak terhadap arah pembangunan dan pelayanan pemerintahan gampong selama enam tahun mendatang.
“Saya juga merupakan warga Gampong Meurandeh Tengah yang memiliki KTP dan KK di desa ini. Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat agar tidak mudah terpengaruh bujuk rayu maupun pemberian uang menjelang Pilchiksung. Carilah calon yang benar-benar merakyat, jujur, dan mampu bekerja untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Imbauan tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat agar menjaga kualitas demokrasi di tingkat gampong dengan menolak segala bentuk praktik yang bertentangan dengan prinsip pemilihan yang jujur, adil, dan demokratis.
Hingga berita ini diterbitkan, tahapan Pilchiksung di Gampong Meurandeh Tengah masih berlangsung. Masyarakat diharapkan dapat menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab dengan mengedepankan kepentingan bersama demi kemajuan gampong di masa mendatang.
(RL/**)
- Mantan Pj Geuchik Akui Belum Serah Terima Administrasi, Transparansi Dana Desa Ternak Dipertanyakan
- <a href="https://patrolihukum.net/status-izin-perkebunan-sawit-dan-dugaan-penggunaan-bbm-bersubsidi-jadi-sorotan-di-birem-bayeun/”>Status Izin Perkebunan Sawit dan Dugaan Penggunaan BBM Bersubsidi Jadi Sorotan di Birem Bayeun
- <a href="https://patrolihukum.net/libas88-nusantara-apresiasi-kinerja-polres-probolinggo-ungkap-kasus-pembunuhan-berencana-kurang-dari-24-jam/”>LIBAS88 Nusantara Apresiasi Kinerja Polres Probolinggo Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana Kurang dari 24 Jam

























6 Komentar