Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Hukum dan Kriminal

Breaking News! Kasus Dugaan Penyekapan dan Penyiksaan di Bandung Terungkap, Korban Mengaku Dikurung Selama Tiga Tahun

badge-check


Breaking News! Kasus Dugaan Penyekapan dan Penyiksaan di Bandung Terungkap, Korban Mengaku Dikurung Selama Tiga Tahun Perbesar

Bandung, Patrolihukum.net – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) terus memburu seorang debt collector berinisial Taufik Hidayat yang diduga terlibat dalam kasus penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan berinisial YTT (29). Di tengah proses penyelidikan, informasi mengenai adanya korban lain yang diduga pernah mengalami perlakuan serupa mulai bermunculan dan menyampaikan kesaksiannya kepada publik. Senin (23/6/26)

Kasus ini menjadi perhatian luas setelah YTT ditemukan dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Sebelumnya, keluarga korban disebut menerima informasi bahwa YTT mengalami kecelakaan. Namun, setelah melihat kondisi fisik korban secara langsung, keluarga menduga terdapat unsur kekerasan berat yang menyebabkan luka-luka serius pada tubuh perempuan tersebut.

Breaking News! Kasus Dugaan Penyekapan dan Penyiksaan di Bandung Terungkap, Korban Mengaku Dikurung Selama Tiga Tahun

Berdasarkan keterangan yang beredar, korban mengalami sejumlah cedera berat yang diduga mengakibatkan cacat permanen. Mata kiri korban dilaporkan mengalami kebutaan total, sementara mata kanan mengalami infeksi serius. Selain itu, bagian bibir atas korban juga mengalami kerusakan parah.

Tidak hanya itu, pada tangan dan kaki korban ditemukan banyak bekas luka yang diduga berasal dari benda tajam. Sejumlah luka bakar yang diduga akibat sundutan rokok juga terlihat di berbagai bagian tubuh korban. Sementara itu, kondisi kepala korban mengalami infeksi hingga bernanah dan harus menjalani tindakan operasi medis.

Menurut pengakuan korban kepada keluarganya setelah sadar, dirinya diduga disekap dan mengalami penyiksaan dalam sebuah rumah kos di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Korban mengaku mengalami kekerasan dalam rentang waktu yang cukup panjang.

Ayah korban menyebut putrinya sempat hilang kontak sejak tahun 2023. Upaya keluarga untuk mencari keberadaan korban melalui media sosial disebut beberapa kali mendapat ancaman dari pihak yang tidak dikenal.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar, Jules Abraham Abast, menyatakan bahwa penyidik telah melakukan serangkaian langkah penyelidikan, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan sejumlah saksi.

Menurutnya, aparat kepolisian saat ini masih melakukan pengejaran terhadap Taufik Hidayat yang telah diketahui identitasnya dan diduga melarikan diri setelah mengantar korban ke rumah sakit.

Polisi juga membuka kemungkinan pengembangan perkara apabila ditemukan korban lain yang memiliki pengalaman serupa. Informasi mengenai korban-korban lain yang mulai menyampaikan kesaksian akan menjadi bagian dari pendalaman penyidikan guna mengungkap secara utuh dugaan tindak pidana yang terjadi.

Hingga berita ini ditulis, Taufik Hidayat masih berstatus buron dan dalam pengejaran aparat kepolisian. Polda Jabar mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan terduga pelaku agar segera melapor kepada pihak berwenang untuk mempercepat proses penangkapan.

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan penyidikan. Oleh karena itu, seluruh pihak diminta menghormati asas praduga tak bersalah hingga terdapat putusan hukum yang berkekuatan hukum tetap. (Bbg/**)

📚 Artikel Terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dialog Publik “Pancasila Menjaga Arah Indonesia”, Pemikiran Muh Rayhan Dapat Sorotan Positif

24 Juni 2026 - 20:28 WIB

Dialog Publik “Pancasila Menjaga Arah Indonesia”, Pemikiran Muh Rayhan Dapat Sorotan Positif

Rekaman Telepon Diduga Bongkar Kejanggalan Penyidikan, GRIB Jaya Kediri Desak Pengusutan Transparan

24 Juni 2026 - 17:44 WIB

Rekaman Telepon Diduga Bongkar Kejanggalan Penyidikan, GRIB Jaya Kediri Desak Pengusutan Transparan

Polres Lumajang Amankan Dua Tersangka Perampokan Toko Kelontong Senduro

24 Juni 2026 - 14:41 WIB

Polres Lumajang Amankan Dua Tersangka Perampokan Toko Kelontong Senduro

Kabar Viral! PTSL Dipertanyakan, Tanah Tetangga Diduga Tercaplok dalam Sertifikat yang Terbit di Warongdowo

24 Juni 2026 - 14:26 WIB

Kabar Viral! PTSL Dipertanyakan, Tanah Tetangga Diduga Tercaplok dalam Sertifikat yang Terbit di Warongdowo

Kios Obat Diduga Ilegal di Pondok Aren Tutup dari Luar, Investigasi Temukan Transaksi Lewat Celah Rolling Door

24 Juni 2026 - 14:16 WIB

Kios Obat Diduga Ilegal di Pondok Aren Tutup dari Luar, Investigasi Temukan Transaksi Lewat Celah Rolling Door
Trending di Hukum dan Kriminal