Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Kabar Viral

Warga Resongo Resah, Kabel Listrik Menjuntai dan Lepas dari Tiang Diduga Belum Ditangani

badge-check


Warga Resongo Resah, Kabel Listrik Menjuntai dan Lepas dari Tiang Diduga Belum Ditangani Perbesar

PROBOLINGGO, Patrolihukum.net – Kondisi instalasi kabel listrik yang menjuntai rendah dan sebagian terlepas dari tiang di Dusun Ronggotali, Desa Resongo, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo, memicu kekhawatiran warga. Mereka menilai kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat yang setiap hari melintas di lokasi.

Berdasarkan pantauan warga pada Sabtu (6/6/2026), sejumlah kabel listrik terlihat tidak berada pada jalur pemasangan yang semestinya. Beberapa kabel bahkan tampak menggantung rendah melintasi jalan desa dan area permukiman penduduk. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya kabel yang terlepas dari pengait atau isolator pada tiang listrik.

Warga Resongo Resah, Kabel Listrik Menjuntai dan Lepas dari Tiang Diduga Belum Ditangani

Warga khawatir kabel yang menjuntai tersebut dapat memicu kecelakaan, terutama saat cuaca buruk seperti hujan deras dan angin kencang. Risiko korsleting, putusnya kabel, hingga potensi sengatan listrik menjadi kekhawatiran utama masyarakat setempat.

Salah seorang warga, Badrus Seman, mengaku resah dengan kondisi tersebut. Menurutnya, persoalan itu sudah beberapa kali dilaporkan kepada pihak terkait, namun hingga kini belum terlihat adanya tindakan perbaikan di lapangan.

“Kami merasa khawatir karena kabel-kabel itu menjuntai sangat rendah dan ada yang sudah lepas dari tiang. Lokasinya berada di jalur yang setiap hari dilalui warga dan anak-anak sekolah. Jika dibiarkan, kami takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Badrus kepada wartawan.

Ia menambahkan, warga berharap pihak PT PLN (Persero) segera melakukan pengecekan dan perbaikan guna menghindari potensi kecelakaan yang dapat membahayakan masyarakat.

Menurut Badrus, kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan lingkungan, tetapi juga menimbulkan ancaman nyata terhadap keselamatan pengguna jalan maupun warga yang bermukim di sekitar lokasi.

“Kami berharap ada tindakan cepat dari PLN. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Jangan sampai menunggu adanya korban baru dilakukan perbaikan,” katanya.

Selain berpotensi menimbulkan sengatan listrik, kabel yang terpasang tidak sesuai standar juga dikhawatirkan dapat memicu gangguan pasokan listrik hingga kebakaran apabila terjadi korsleting.

Hingga berita ini ditulis, kondisi kabel di lokasi masih terlihat menjuntai dan sebagian belum terpasang sebagaimana mestinya. Warga berharap petugas teknis segera turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan serta penanganan sesuai standar keselamatan kelistrikan.

Sementara itu, media ini masih berupaya menghubungi pihak PT PLN (Persero) terkait keluhan warga Desa Resongo guna memperoleh penjelasan dan konfirmasi resmi mengenai kondisi tersebut. Apabila terdapat tanggapan dari pihak PLN, akan dimuat pada pemberitaan selanjutnya sebagai bagian dari prinsip keberimbangan informasi.

(Bbg/Alfath/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerugian Negara Rp306 Juta, Kasus Lampu Hias Kota Probolinggo Memanas

6 Juni 2026 - 16:06 WIB

Kerugian Negara Rp306 Juta, Kasus Lampu Hias Kota Probolinggo Memanas

Bermain Air di Danau, Dua Pelajar Asal Tiris Ditemukan Tak Bernyawa di Ranu Betok

6 Juni 2026 - 13:26 WIB

Bermain Air di Danau, Dua Pelajar Asal Tiris Ditemukan Tak Bernyawa di Ranu Betok

Ironi Pendidikan SLB di Bualemo, Diduga Akibat Arogansi Kepala Sekolah, Tenaga Honorer Pilih Mundur.

6 Juni 2026 - 12:46 WIB

Ironi Pendidikan SLB di Bualemo, Diduga Akibat Arogansi Kepala Sekolah, Tenaga Honorer Pilih Mundur.

Ramai di Media Sosial, Koperasi Merah Putih di Kendal Disorot karena Medan Ekstrem dan Jauh dari Permukiman

6 Juni 2026 - 11:32 WIB

Ramai di Media Sosial, Koperasi Merah Putih di Kendal Disorot karena Medan Ekstrem dan Jauh dari Permukiman

Diduga Alasan Pengunduran Diri Salah Satu Honorer SLB Bualemo, Gegara Kepsek Tidak Profesional.

6 Juni 2026 - 11:10 WIB

Diduga Alasan Pengunduran Diri Salah Satu Honorer SLB Bualemo, Gegara Kepsek Tidak Profesional.
Trending di Daerah