Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Pemerintah

Sinergi Dua Daerah: Probolinggo Pasok Bawang Merah, Malang Buka Akses Pasar UMKM

badge-check


Sinergi Dua Daerah: Probolinggo Pasok Bawang Merah, Malang Buka Akses Pasar UMKM Perbesar

PROBOLINGGO, Patrolihukum.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang resmi memperkuat kerja sama sektor perdagangan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait distribusi komoditas bawang merah dan pemasaran produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Kamis (4/6/2026).

Penandatanganan PKS berlangsung di Kantor Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo. Dokumen kerja sama ditandatangani oleh Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo, Sugeng Wiyanto dan Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi.

Sinergi Dua Daerah: Probolinggo Pasok Bawang Merah, Malang Buka Akses Pasar UMKM

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis kedua daerah dalam menjaga stabilitas pasokan pangan, memperkuat pengendalian inflasi daerah serta memperluas akses pemasaran produk UMKM unggulan dari Kabupaten Probolinggo dan Kota Malang.

Turut hadir mendampingi penandatanganan PKS, Sekretaris DKUPP Kabupaten Probolinggo Saiful Farid Cahyono Bhakti bersama jajaran kepala bidang. Dari pihak Kota Malang hadir Sekretaris Diskopindag Retno Indriyah beserta para kepala bidang, Kepala UPT Pasar dan Kepala UPT Metrologi Legal.

Kerja sama ini dilatarbelakangi oleh posisi Kabupaten Probolinggo sebagai salah satu sentra produksi bawang merah terbesar di Jawa Timur. Sementara Kota Malang memiliki kebutuhan pasar yang cukup besar serta potensi pengembangan produk UMKM yang terus tumbuh.

Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi mengatakan kolaborasi antar daerah merupakan strategi efektif untuk menjaga ketersediaan bahan pokok sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.

Menurutnya, Kota Malang membutuhkan pasokan bawang merah yang stabil, sedangkan Kabupaten Probolinggo memiliki kapasitas produksi yang mampu memenuhi kebutuhan pasar secara berkelanjutan.

“Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat konektivitas perdagangan antar wilayah. Kota Malang membutuhkan pasokan bawang merah yang stabil, sementara Kabupaten Probolinggo memiliki kapasitas produksi yang besar. Sinergi ini tentu akan memberikan keuntungan bagi kedua daerah,” ujar Eko.

Eko menegaskan, upaya pengendalian inflasi tidak cukup dilakukan melalui operasi pasar, tetapi harus dibangun melalui sinergi berkelanjutan antara daerah produsen dan daerah konsumen.

“Ketika daerah saling mendukung, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Harga kebutuhan pokok lebih terkendali, sementara peluang usaha bagi petani dan pelaku UMKM semakin terbuka,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut sebagai bentuk penguatan sinergi antar daerah dalam bidang perdagangan dan ekonomi kerakyatan.

Menurut Sugeng, kerja sama ini tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan, tetapi juga membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi produk UMKM lokal.

“Kami menyambut baik terlaksananya Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan Pemerintah Kota Malang terkait distribusi komoditas bawang merah dan produk UMKM. Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar daerah, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta memperluas akses pemasaran produk UMKM lokal,” katanya.

Sugeng menjelaskan Kabupaten Probolinggo memiliki potensi besar sebagai daerah penghasil bawang merah yang dapat mendukung kebutuhan pasar Kota Malang. Melalui kerja sama ini, sistem distribusi diharapkan menjadi lebih efektif, efisien dan memberikan manfaat ekonomi bagi kedua daerah.

“Melalui PKS ini diharapkan tercipta distribusi yang lebih efektif, efisien dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak, sekaligus memberikan dampak positif terhadap pengendalian inflasi daerah dan peningkatan kesejahteraan pelaku usaha,” jelasnya.

Pemkab Probolinggo berharap implementasi kerja sama tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan. Dengan kolaborasi yang kuat, manfaatnya diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, petani bawang merah dan pelaku UMKM di Kabupaten Probolinggo maupun Kota Malang.

Pewarta: Bambang
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jalan Sumber Rusak Bertahun-Tahun, Warga Minta Perhatian Serius Pemkab

3 Juni 2026 - 16:29 WIB

Jalan Sumber Rusak Bertahun-Tahun, Warga Minta Perhatian Serius Pemkab

22 SPPG di Kabupaten Probolinggo Dihentikan Sementara, BGN Temukan Persoalan IPAL

3 Juni 2026 - 07:03 WIB

22 SPPG di Kabupaten Probolinggo Dihentikan Sementara, BGN Temukan Persoalan IPAL

Cetak SDM Terampil, Disnaker Kabupaten Probolinggo Gelar Pelatihan Kejuruan Batik

2 Juni 2026 - 21:54 WIB

Cetak SDM Terampil, Disnaker Kabupaten Probolinggo Gelar Pelatihan Kejuruan Batik

Dinas PUPR Tulungagung Tingkatkan Ruas Jalan Alternatif Selama Perbaikan Jembatan Gondang 1

2 Juni 2026 - 09:29 WIB

Dinas PUPR Tulungagung Tingkatkan Ruas Jalan Alternatif Selama Perbaikan Jembatan Gondang 1

Kematian Seorang LC di Banggai Picu Pertanyaan Publik, Warga Minta Penjelasan Medis dan Pendalaman Aparat

31 Mei 2026 - 18:24 WIB

Kematian Seorang LC di Banggai Picu Pertanyaan Publik, Warga Minta Penjelasan Medis dan Pendalaman Aparat
Trending di Berita