Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Kabar Viral

Tradisi Bersih Kelurahan Kepatihan Berlangsung Khidmat, Warga Gelar Khotmil Qur’an hingga Selamatan Bersama

badge-check


Tradisi Bersih Kelurahan Kepatihan Berlangsung Khidmat, Warga Gelar Khotmil Qur’an hingga Selamatan Bersama Perbesar

TULUNGAGUNG – Pemerintah Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kota, Kabupaten Tulungagung kembali menggelar tradisi tahunan Bersih Kelurahan Kepatihan yang berlangsung meriah, khidmat, dan penuh nuansa kebersamaan, Rabu (29/04/2026).

Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun pada bulan Selo dalam penanggalan Jawa tersebut menjadi agenda budaya dan keagamaan yang terus dilestarikan warga sebagai bentuk rasa syukur sekaligus doa bersama demi keselamatan lingkungan.

Acara dipusatkan di Balai Kantor Kelurahan Kepatihan dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, serta warga dari berbagai lingkungan RT dan RW. Sejak pagi hari, masyarakat sudah memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti rangkaian acara yang telah dipersiapkan panitia.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Khotmil Qur’an yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB. Sebanyak kurang lebih 100 jamaah dari wilayah Kepatihan mengikuti pembacaan ayat suci Al-Qur’an secara bersama-sama dengan suasana khusyuk dan penuh ketenangan.

Kegiatan religius tersebut menjadi pembuka acara yang sarat makna, sekaligus bentuk permohonan kepada Allah SWT agar wilayah Kepatihan senantiasa diberikan kedamaian, keberkahan, dan keselamatan.

Usai pelaksanaan khotmil Qur’an, kegiatan dilanjutkan pada siang hari dengan pembukaan resmi Bersih Kelurahan Kepatihan. Dalam sambutannya, panitia menyampaikan bahwa tradisi ini merupakan warisan leluhur yang harus dijaga dan diteruskan kepada generasi muda agar nilai budaya lokal tidak hilang ditelan zaman.

Memasuki acara inti, warga mengikuti prosesi selamatan bersama yang dipimpin para kyai sepuh dan tokoh agama setempat. Doa-doa dipanjatkan bersama untuk keselamatan masyarakat, kemajuan daerah, kelancaran rezeki, serta dijauhkan dari berbagai mara bahaya dan bencana.

Suasana kekeluargaan semakin terasa ketika acara ditutup dengan pembagian tumpeng serta nasi takir yang dibawa dan disiapkan warga dari masing-masing lingkungan. Hidangan tradisional tersebut menjadi simbol kebersamaan, gotong royong, dan rasa syukur masyarakat atas nikmat yang telah diberikan.

Lurah Kepatihan Rio Hendrawan Nusantara, S.E. menjelaskan bahwa Bersih Kelurahan merupakan kegiatan rutin tahunan yang memiliki makna spiritual dan sosial bagi masyarakat.

“Acara rutin ini bertujuan untuk kirim doa kepada para leluhur yang telah mendahului kita. Selain itu, kami berharap Kelurahan Kepatihan, Kecamatan maupun Kabupaten Tulungagung selalu dalam lindungan Allah SWT, diberikan ketenteraman, serta dijauhkan dari segala balak,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah kelurahan dengan masyarakat. Melalui momentum seperti ini, warga dapat berkumpul, saling bersilaturahmi, serta memperkuat rasa persaudaraan antar sesama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Camat Tulungagung, Kapolsek, Danramil, para lurah se-Kecamatan Kota, tokoh masyarakat, ketua RT/RW, LPM Kelurahan, kader Posyandu, Poslansia, Posbindu, serta masyarakat umum Kelurahan Kepatihan.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap pelestarian tradisi lokal yang masih hidup di tengah masyarakat modern saat ini. Selain sebagai agenda budaya, kegiatan Bersih Kelurahan juga dinilai mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kerukunan lingkungan.

Warga yang hadir mengaku senang dan antusias mengikuti kegiatan tahunan tersebut. Menurut mereka, tradisi Bersih Kelurahan bukan hanya seremoni biasa, melainkan momentum penting untuk menjaga nilai-nilai leluhur, mempererat persaudaraan, dan memohon keselamatan bersama.

Dengan berlangsungnya kegiatan ini, masyarakat berharap tradisi Bersih Kelurahan Kepatihan dapat terus dilaksanakan setiap tahun serta diwariskan kepada generasi mendatang sebagai bagian dari identitas budaya lokal Kabupaten Tulungagung.

 

Editor : Anwar C

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapolres Morowali Utara letakkan batu pertama pembangunan Polsubsektor Petasia Barat

29 April 2026 - 17:35 WIB

Topeng Resto di Toili Barat,Bisnis “Lendir” Berbalut Izin Makan, Di Mana Nyali Aparat, Proses Semua Yang Terlibat Serta Pemilik Cafe ​

29 April 2026 - 13:30 WIB

Matangkan Basis Massa, Hermanius Burunaung Masifkan Konsolidasi Calon Pengurus PK SBSI se-Banggai Bersaudara ​

29 April 2026 - 13:11 WIB

Teror DINI HARI, Syahwat Pembungkaman Pers di Banggai, Rumah Jurnalis Disatroni diduga kuat Oknum Pengusaha Kafe!

29 April 2026 - 06:55 WIB

Diduga Diintimidasi Usai Bongkar Kafe Berkedok Resto, Rumah Jurnalis di Banggai Didatangi Pria Mabuk Dini Hari

29 April 2026 - 05:19 WIB

Trending di Kabar Viral