Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Kabar Viral

Kasatgas MBG Kampar Meradang! Dr. Misharti: Jangan Manfaatkan Program Nasional untuk Kepentingan Pribadi, Tindak Tegas SPPG Nakal!

badge-check


Kasatgas MBG Kampar Meradang! Dr. Misharti: Jangan Manfaatkan Program Nasional untuk Kepentingan Pribadi, Tindak Tegas SPPG Nakal! Perbesar

Tapung Hulu, Patrolihukum.net – Gerah dengan mencuatnya skandal nasi goreng berbelatung di SDN 016 Desa Kusau Makmur, kecamatan Tapung Hulu kabupaten Kampar – Riau, Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Kampar, Dr. Misharti, akhirnya angkat bicara dengan nada tinggi. Ia mengecam keras kelalaian oknum pengelola yang dinilai bekerja asal-asalan hingga mengancam keselamatan kesehatan anak didik.(20/04/2026).

Melalui Chat WhatsApp Pribadi miliknya kepada media, Dr. Misharti menyayangkan lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh Satuan Pelayanan Pemakanan Bergizi (SPPG) dan yayasan mitra di lapangan. Menurutnya, standar gizi dan kebersihan adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.

Dr. Misharti menegaskan tidak akan tinggal diam. Ia segera memerintahkan Camat selaku Kasatgas tingkat Kecamatan untuk melakukan inspeksi mendadak (Sidak) dan memeriksa sampel makanan cadangan (*makanan wajib simpan 2 hari*) dari kejadian Sabtu lalu.

“Jika hasil survei membuktikan adanya belatung akibat ketidakhigienisan dan ketidaksesuaian standar keamanan pangan, maka kami akan mengeluarkan rekomendasi resmi agar Korwil MBG Kabupaten Kampar turun tangan dan menghentikan sementara suplai MBG ke sekolah tersebut,”* tegas Dr. Misharti dengan nada tajam.

Tak hanya soal belatung, Kasatgas MBG Kampar ini juga menyoroti aspek manajerial dan infrastruktur SPPG. Ia memberikan peringatan keras bahwa seluruh sarana, fasilitas, hingga sistem sanitasi pengolahan limbah akan diaudit total.

“Semua SPPG wajib memiliki surat izin dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Jika belum sesuai standar, kami rekomendasikan untuk segera diperbaiki dan dilengkapi. Kami tidak ingin ada pihak-pihak, baik kelompok maupun individu, yang mencoba menunggangi atau memanfaatkan program mulia ini demi keuntungan pribadi semata,”* tambahnya lagi.

Dr. Misharti mengingatkan bahwa Program MBG memiliki dampak positif yang luas bagi pemberdayaan masyarakat dan kesehatan publik jika dilakukan sesuai Standard Operating Procedure (SOP). Namun, ia menutup pernyataannya dengan peringatan pedas bagi para pelaksana yang tidak kompeten.

“Banyak yang melakukannya asal-asalan sehingga mengancam keselamatan anak-anak. Kami sebagai Satgas akan bertindak tegas menindak SPPG dan mitra jika didapati tidak sesuai dengan standar dan aturan yang telah ditetapkan. Jangan main-main dengan keselamatan generasi bangsa!”* pungkasnya. (Penulis: Pajar Saragih)

Published : Tim Redaksi PRIMA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dana Desa “Parkir” di BUMDes Belum Sah, Praktik di Bone Subur Disorot LSM

21 April 2026 - 19:55 WIB

Skandal Nasi Berbelatung Viral Jadi Isu Nasional, Pengelola SPPG Akhirnya Minta Maaf di SDN 016 Kusau Makmur

21 April 2026 - 18:34 WIB

Minim Transparansi, Pembangunan Irigasi di Kubangwungu Diduga Tak Sesuai Standar

21 April 2026 - 18:24 WIB

Kartini di Atas Aspal: Ketangguhan dan Pesan Keselamatan dari Jalanan

21 April 2026 - 18:11 WIB

Momentum Hari Kartini 2026, Redaksi Patrolihukum.net dan Investigasi88.com Soroti Peran Strategis Perempuan di Era Digital

21 April 2026 - 16:03 WIB

Trending di Nasional