Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Pemerintah

Dorong Daya Saing Produk Lokal, Pemkab Probolinggo Latih 50 Pelaku UMKM Perempuan

badge-check


					Dorong Daya Saing Produk Lokal, Pemkab Probolinggo Latih 50 Pelaku UMKM Perempuan Perbesar

Probolinggo, Patrolihukum.net- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) terus memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro, khususnya perempuan. Hal ini diwujudkan melalui pelatihan industri olahan pisang berstandar Good Manufacturing Practice (GMP) yang digelar di Kampoeng Kita Hotel & Resto Desa Condong Kecamatan Gading, Selasa (4/11/2025).

Sebanyak 50 pengusaha mikro perempuan dari wilayah Kecamatan Gading mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Mereka mendapatkan bimbingan langsung dari dua narasumber yakni pengusaha UMKM Aniki Husnul Latifa dan Evi Maskana dari Strive Indonesia.

Dorong Daya Saing Produk Lokal, Pemkab Probolinggo Latih 50 Pelaku UMKM Perempuan

Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto melalui Kepala Bidang Usaha Mikro Aditia Arya Guntoro menyampaikan pelatihan ini merupakan bagian dari program penguatan ekonomi nasional melalui pemberdayaan pelaku usaha kecil dan mikro, khususnya industri olahan berbasis potensi lokal.

“Pelatihan Good Manufacturing Practice ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah produk lokal, mendorong inovasi berbasis potensi daerah serta menumbuhkan kemandirian dan jiwa wirausaha,” ujarnya.

Lebih lanjut Aditia menjelaskan kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk meningkatkan nilai ekonomi produk lokal, melestarikan kearifan lokal dan memperkuat daya saing produk Kabupaten Probolinggo di pasar yang lebih luas.

“Dalam jangka panjang, pelatihan ini diharapkan membentuk ekosistem UMKM yang mampu naik kelas, berani melakukan ekspor dan memiliki ketahanan ekonomi yang kuat, tangguh serta mandiri,” tambahnya.

Aditia optimistis bahwa melalui pelatihan industri olahan pisang berstandar GMP ini akan lahir UKM-UKM baru yang inovatif dan siap bersaing, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperluas lapangan kerja bagi masyarakat. (Bambang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Integritas Kepala BKSDA Sulteng Dipertanyakan, Apakah Punya Nyali Atau Tidak, Evaluasi Personil Bahkan Mutasi Ke Papua, Guna Pembinaan Jiwa Nasionalisme.

30 Maret 2026 - 17:18 WIB

Integritas Kepala BKSDA Sulteng Dipertanyakan, Apakah Punya Nyali Atau Tidak, Evaluasi Personil Bahkan Mutasi Ke Papua, Guna Pembinaan Jiwa Nasionalisme.

Membuka Fakta dan Data Insiden Ngadisari: Aturan Disepakati Warga Sebelum Kejadian, Kades dan Perangkat Kooperatif Jalani Proses Hukum

29 Maret 2026 - 18:44 WIB

Membuka Fakta dan Data Insiden Ngadisari: Aturan Disepakati Warga Sebelum Kejadian, Kades dan Perangkat Kooperatif Jalani Proses Hukum

Pemerintah Gagal Pemetaan Evaluasi Saluran Air Ke Sungai Babakan, Ketanggungan Darurat Banjir

29 Maret 2026 - 11:03 WIB

Pemerintah Gagal Pemetaan Evaluasi Saluran Air Ke Sungai Babakan, Ketanggungan Darurat Banjir

Tebang Pilih di Hutan Konservasi,Kinerja Personel BKSDA Sulteng di Morowali Utara Disorot Tajam, Ada Apa?

29 Maret 2026 - 10:00 WIB

Tebang Pilih di Hutan Konservasi,Kinerja Personel BKSDA Sulteng di Morowali Utara Disorot Tajam, Ada Apa?

Diminta Kepala BKSDA Sulteng Tinjau Kinerja Personilnya, Di Duga Tidak Profesional (Tidak Adil)

29 Maret 2026 - 08:37 WIB

Diminta Kepala BKSDA Sulteng Tinjau Kinerja Personilnya, Di Duga Tidak Profesional (Tidak Adil)
Trending di Berita