Patrolihukum.net // BARABAI, 2 Agustus 2025 – Komando Distrik Militer (Kodim) 1002/Hulu Sungai Tengah (HST) kembali menegaskan komitmennya dalam membina generasi muda melalui kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Pramuka Saka Wira Kartika Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini dilangsungkan di wilayah binaan Kodim dan resmi dibuka oleh Pasiterdim Kapten Inf Subhan.
Mengusung tema “Saka Wira Kartika Membentuk Generasi Muda yang Berkarakter, Berwawasan Kebangsaan dan Peduli Lingkungan,” perkemahan ini tidak hanya menjadi sarana pengembangan fisik, tetapi juga pembentukan karakter, jiwa nasionalisme, serta kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Dandim 1002/HST Letkol Inf Fery Perbawa dalam sambutan yang disampaikan oleh Pasiterdim Kapten Inf Subhan menegaskan, kegiatan Persami merupakan implementasi nyata dari program pembinaan teritorial TNI AD dalam rangka menyiapkan generasi muda sebagai kekuatan pendukung pertahanan negara secara dini.
“Melalui kegiatan Saka Wira Kartika ini, kami menanamkan nilai-nilai bela negara, membentuk karakter kebangsaan, dan menumbuhkan semangat cinta tanah air pada generasi muda, agar mereka siap menghadapi tantangan zaman,” ujar Kapten Subhan.
Wadah Pembinaan Generasi Tangguh
Satuan Karya Pramuka (Saka) Wira Kartika adalah salah satu wadah pembinaan yang berfokus pada Pramuka Penegak dan Pandega. Pembinaan ini dilakukan guna mencegah generasi muda dari pengaruh negatif globalisasi dan pergeseran nilai budaya bangsa, yang saat ini sangat mudah menggerus semangat nasionalisme.
Dengan disiplin militer yang dikolaborasikan dengan metode kepramukaan, peserta didorong untuk menjadi insan yang mandiri, bertanggung jawab, serta mampu menjadi agen perubahan positif di tengah masyarakat.
Lima Krida Praktis, Bekal Generasi Masa Depan
Dalam pelaksanaannya, peserta Persami dibekali dengan keterampilan praktis dalam lima Krida utama Saka Wira Kartika, yaitu:
- Krida Navigasi Darat: Mengajarkan orientasi medan dan penggunaan peta/kompas.
- Krida Mountaineering: Melatih kemampuan panjat tebing dan eksplorasi alam.
- Krida Pioneering: Membangun keterampilan teknik tali-temali dan pioneering.
- Krida Survival: Pembekalan hidup di alam bebas secara mandiri.
- Krida Penanggulangan Bencana: Melatih kesiapsiagaan dan penanganan darurat bencana.
Kelima krida tersebut dirancang agar relevan dengan kebutuhan zaman dan mampu membentuk generasi muda yang siap terjun membantu masyarakat di segala kondisi, termasuk saat terjadi bencana alam maupun kegiatan sosial lainnya.
Jalin Persaudaraan dan Kuatkan Jiwa Kepemimpinan
Selain materi teknis, kegiatan Persami ini menjadi ajang pembentukan karakter dalam aspek sosial, seperti kerja sama, gotong royong, dan kepemimpinan. Peserta diajak untuk hidup dalam tenda, memasak bersama, serta mengikuti berbagai lomba dan diskusi kelompok.
Kegiatan ini turut melibatkan para pembina dari Kodim 1002/HST dan para senior Pramuka yang telah berpengalaman. Mereka membimbing peserta agar tidak hanya menjadi pribadi yang disiplin, tetapi juga peka terhadap lingkungan dan permasalahan sosial.
Dengan suasana yang penuh semangat dan kekeluargaan, kegiatan Persami Saka Wira Kartika 2025 diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang kuat mental, terampil, serta memiliki semangat nasionalisme yang tinggi dalam menjaga kedaulatan dan persatuan bangsa Indonesia.
“Kami ingin adik-adik ini pulang dari perkemahan bukan hanya dengan pengalaman, tapi juga dengan semangat baru untuk mencintai negeri ini dan berkontribusi nyata di lingkungannya masing-masing,” pungkas Kapten Subhan.
Kegiatan ini pun ditutup dengan upacara penurunan bendera yang khidmat, serta penghargaan kepada peserta terbaik dalam setiap krida, sebagai motivasi dan bentuk apresiasi atas semangat mereka dalam mengikuti kegiatan hingga akhir.
(Edi D/pen1002hst)





























