Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Kabar Viral

Viral! Jalan Kabupaten Dibiarkan Rusak Bertahun-tahun, Warga Sumber Probolinggo Terancam Celaka

badge-check

Viral! Jalan Kabupaten Dibiarkan Rusak Bertahun-tahun, Warga Sumber Probolinggo Terancam Celaka Perbesar

Sumber, Probolinggo // Patrolihukum.net — Jalan rabat beton rusak parah di Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, kian mengancam keselamatan pengguna jalan. Saat hujan gerimis, permukaan jalan berubah licin, memicu kendaraan terselip, antrean panjang, dan kemacetan dari dua arah. Kondisi ini memunculkan desakan kuat dari warga agar Pemerintah Kabupaten Probolinggo segera mengambil langkah konkret sebelum jatuh korban.

Sorotan publik terhadap jalan rusak tersebut menguat setelah sebuah video diunggah akun TikTok @gibrangibransaputra viral di media sosial. Dalam unggahannya, pengunggah menyampaikan harapan kepada Bupati Probolinggo agar segera memperbaiki jalan yang disebut sudah bertahun-tahun dibiarkan rusak.

Unggahan itu memicu respons luas dari warganet dan warga Kecamatan Sumber. Banyak yang mengeluhkan kondisi jalan rabat beton yang sudah aus dan bergelombang, sehingga sangat licin ketika hujan ringan sekalipun. Dampaknya, arus lalu lintas dari arah Sumber menuju Bantaran maupun sebaliknya sering tersendat dan mengalami kemacetan panjang.

“Kalau hujan gerimis saja sudah licin. Banyak mobil selip, macet tidak terhindarkan,” tulis salah satu warganet.

Doc. Terlihat pengendara sepeda motor yang jatuh akibat jalan licin

Keluhan tersebut tidak hanya datang dari pengguna jalan sesaat, tetapi dari masyarakat Kecamatan Sumber yang sehari-hari bergantung pada jalur tersebut. Warga menilai kondisi jalan sudah berada pada tingkat yang membahayakan keselamatan dan seharusnya menjadi prioritas penanganan, mengingat status jalan tersebut berada dalam kewenangan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

Dari sisi ekonomi, jalan tersebut memegang peran vital. Kecamatan Sumber dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil sayur-mayur terbesar di Kabupaten Probolinggo. Hasil pertanian dari kawasan dataran tinggi ini telah dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia, bahkan menembus pasar luar negeri. Infrastruktur jalan yang memadai menjadi faktor kunci kelancaran distribusi hasil panen, stabilitas harga, serta daya saing produk pertanian.

Selain menopang sektor pertanian, jalur tersebut juga merupakan akses wisata strategis menuju kawasan B29 dan P30, sekaligus jalur penghubung antarwilayah menuju Kabupaten Lumajang. Namun hingga kini, ruas jalan itu dinilai belum mendapat perhatian sebanding dengan nilai ekonomi dan strategisnya.

Warga menyoroti bahwa perbaikan jalan hanya bersifat parsial. Tambal sulam aspal disebut baru dilakukan hingga sekitar Kantor Kecamatan Sumber, dari arah Kecamatan Kuripan. Sementara ruas jalan dari atas kantor kecamatan hingga Desa Pandansari dibiarkan dalam kondisi rusak tanpa perbaikan menyeluruh.

Dalam perspektif kebijakan publik, kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai prioritas anggaran infrastruktur daerah. Jalan kabupaten yang berfungsi sebagai penggerak ekonomi, jalur wisata, dan penghubung antarwilayah seharusnya masuk dalam skala prioritas pembangunan. Kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut berpotensi meningkatkan biaya ekonomi, memperbesar risiko kecelakaan, serta menghambat pertumbuhan wilayah.

Di tengah minimnya intervensi pemerintah, warga justru mengambil peran secara swadaya. Sugiyo, warga Desa Sumber, serta Sunam, warga Desa Tukul/Mberas, secara sukarela melakukan perbaikan seadanya pada jalan bekas aspal dan rabat beton di sekitar wilayah Sumber. Upaya tersebut dilakukan demi mengurangi risiko kecelakaan, meski bersifat sementara dan tidak mampu menyelesaikan akar persoalan.

Aksi gotong royong warga ini mendapat apresiasi masyarakat, namun sekaligus menjadi cermin ironi bahwa perbaikan infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan pemerintah harus ditopang oleh inisiatif warga.

Masyarakat Kecamatan Sumber berharap Pemerintah Kabupaten Probolinggo segera merespons aspirasi yang menguat di ruang publik dengan kebijakan nyata, baik melalui alokasi anggaran perbaikan jalan secara menyeluruh maupun percepatan program peningkatan infrastruktur wilayah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo terkait rencana penanganan kerusakan jalan rabat beton di Kecamatan Sumber.

(Edi D/Bbg/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Berita Terkini! Nama Bayi Muhammad MBG Subianto Ditolak Masuk KK, Ini Penjelasan Disdukcapil

19 Juli 2026 - 15:32 WIB

Doa dan Solidaritas Warnai Takziah AWPR di Rumah Duka Almarhum Yasin

19 Juli 2026 - 14:40 WIB

Polemik Balap Kelereng! Warga Jrebeng Kidul Butuh Solusi, Bukan Pengaduan Tanpa Bukti Adanya Perjudian

19 Juli 2026 - 07:36 WIB

Kapolresta Banggai Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pegunungan Batu Hitam

19 Juli 2026 - 05:43 WIB

Sinergi Rutan Kraksaan, Pramuka, dan TNI Perkokoh Wawasan Kebangsaan Generasi Muda dan WBP

18 Juli 2026 - 21:36 WIB

Trending di Nasional