Jakarta Timur – Manager Forsgi U-12, H. Amir Toha, memberikan apresiasi tinggi atas semangat juang yang ditunjukkan oleh Tim Forsgi Wonogiri dalam ajang bergengsi Festival Sepak Bola Piala Menpora II Tahun 2024. Turnamen ini diselenggarakan di Sport Center Minhaajurrosyidiin, Jakarta Timur, dari tanggal 23 hingga 25 Agustus 2024, dan diikuti oleh 33 tim U-12 dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia.
Tim Forsgi Wonogiri berhasil menorehkan prestasi yang patut dibanggakan dengan menempati posisi runner-up di Grup 3. Dalam pertandingan grup, mereka bermain imbang melawan Banten dengan skor 1:1, juga bermain imbang dengan Kalimantan Timur dengan skor 1:1, serta mencatat kemenangan telak 4:0 atas Sulawesi Utara. Hasil ini membawa mereka ke babak 16 besar, di mana mereka menghadapi Forsgi Jawa Timur 1.
Pertandingan di babak 16 besar berlangsung sengit dan harus ditentukan melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol selama waktu normal. Sayangnya, Tim Forsgi Wonogiri harus mengakui keunggulan Forsgi Jawa Timur 1 dengan skor penalti 0:2. Meski gagal melaju ke babak perempat final, H. Amir Toha tetap mengungkapkan rasa bangganya terhadap anak asuhnya. “Anak-anak sudah bermain maksimal dan menunjukkan semangat juang yang tinggi. Ini merupakan modal besar untuk pembinaan dan perkembangan sepak bola di Wonogiri,” kata H. Amir Toha dengan penuh haru.
Pada saat pembukaan festival, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Ario Bimo Nanito Ariotedjo, turut memberikan apresiasi khusus kepada FORSGI dan para orang tua pemain. Menurutnya, penyelenggaraan festival sepak bola nasional yang berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ini menjadi simbol semangat juang dan nasionalisme generasi muda Indonesia. Ia berharap, kegiatan seperti ini bisa terus mendorong perkembangan sepak bola di Tanah Air dan menumbuhkan karakter positif bagi para pemain muda.
Keberhasilan Tim Forsgi Wonogiri di ajang Piala Menpora II ini tak hanya menjadi kebanggaan bagi daerah mereka, tetapi juga menjadi inspirasi bagi tim-tim lain di masa depan. Capaian ini menunjukkan bahwa dengan semangat juang yang tinggi, anak-anak muda Indonesia mampu bersaing dan memberikan kontribusi berarti di kancah sepak bola nasional.
**(ARDI)**















