Polsek Kawunganten Gerak Cepat Tangani Kebakaran Tempat Penyulingan Kayu Putih

banner 468x60

Polresta Cilacap || Patrolihukum.net – Polsek Kawunganten bersama masyarakat bergerak cepat menangani kebakaran tempat penyulingan kayu putih milik Dadi Makmur Desa Ujungmanik yang berada di Dusun Sokawera Wetan, Desa Kubangkangkung, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Selasa (8/9/2026) sore.

Kebakaran pertama kali diketahui setelah warga sekitar setelah mencium bau asap cukup menyengat. Karena penasaran, salah satu warga berinisiatif mengecek ke lokasi tempat penyulingan. Saat itu, kondisi pawon yang biasa digunakan untuk memasak kayu putih terlihat basah karena sebelumnya memang biasa disiram air setelah proses penyulingan selesai.

Namun, saat mengecek ke bagian atas tempat penyimpanan daun kayu putih, asap terlihat semakin banyak. Saksi kemudian memberitahu warga sekitar hingga tidak lama berselang muncul percikan api yang kemudian membesar. Warga berupaya melakukan penanganan awal sembari menghubungi petugas.

Kapolsek Kawunganten bersama anggota kemudian mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan petugas Damkar, TNI, Satpol PP, pemerintah desa, pihak Perhutani, serta masyarakat sekitar. Sekitar 30 menit setelah kejadian, mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan bersama-sama melakukan pemadaman hingga api berhasil di padamkan sekitar pukul 19.49 WIB kemudian dilanjutkan dengan pendinginan.

Kasi Humas Polresta Cilacap Akp Wendi Andranu, S.T.K., S.I.K., mengatakan penanganan kebakaran dilakukan secara bersama-sama agar api tidak kembali menjalar dan menimbulkan dampak yang lebih luas.

“Begitu mendapat laporan, anggota langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait. Pemadaman dilakukan bersama petugas Damkar, Perhutani, dan warga sampai api benar-benar padam,” ujar AKP Wendi.

Dalam kejadian tersebut, bangunan tempat penyulingan kayu putih mengalami kerusakan akibat terbakar. Kerugian sementara ditaksir sekitar Rp150 juta. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami masih melakukan pengecekan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk mengetahui dari mana sumber api dan bagaimana kebakaran tersebut bisa terjadi,” katanya.

AKP Wendi juga mengingatkan masyarakat, khususnya yang melakukan aktivitas pembakaran atau menggunakan tungku dalam kegiatan pengolahan hasil pertanian, agar memastikan api benar-benar padam setelah pekerjaan selesai. Kondisi lingkungan yang kering dapat membuat api maupun bara dengan cepat kembali membesar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak meninggalkan sumber api dalam kondisi masih menyala atau menyisakan bara. Kalau melihat asap atau titik api, segera lakukan penanganan awal yang aman dan laporkan kepada petugas agar bisa segera ditangani,” pungkasnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60